Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 1: Baris 1:
'''''Doraemon: Nobita and the Spiral City''''' (ドラえもん のび太のねじ巻き都市冒険記 ''Doraemon Nobita no Nejimaki Shitī Bōkenki'') adalah bagian kedelapan belas dari [[Daftar Film Doraemon|Film Doraemon]].
'''Doraemon: Nobita and the Spiral City''' (ドラえもん のび太のねじ巻き都市冒険記), yang juga dikenal sebagai Doraemon the Movie 1997: Nobita and the Spiral City, adalah sebuah film petualangan animasi Jepang tahun 1997 yang disutradarai oleh Tsutomu Shibayama. Film ini merupakan seri ke-18 dari film Doraemon dan ke-17 dalam seri Doraemon Long Stories manga. Film ini didasarkan pada volume ke-17 dari seri manga Doraemon Long Stories yang berjudul sama.


Nobita dan gengnya senang mengetahui betapa indahnya salah satu planet Doraemon yang terbuang, tetapi kemudian seorang narapidana menyelinap masuk dan membuat masalah.
==Sinopsis==


Setelah Suneo membanggakan peternakannya, Nobita ditanya apakah ia memilikinya atau tidak, dan mendesaknya untuk menjawab ya. Doraemon memenangkan sejumlah lotere untuk planet-planet tak berguna di sabuk antara Mars dan Jupiter. Ketika Suneo dan yang lainnya datang untuk melihat peternakan, Nobita kebetulan membacakan nomor lotere terakhir ke pintu yang bisa diakses ke mana saja, yang membawa mereka ke area luas bak mimpi. Saat kuda mainan Nobita berjingkrak-jingkrak karena mainan mainan yang berputar, Suneo dan yang lainnya tertarik untuk melakukan hal yang sama pada mainan mereka dan membiarkan mereka tinggal di area tersebut. Maka mereka memutuskan untuk membuat kota jam mereka sendiri.
Cerita dimulai ketika Suneo membual tentang tanah peternakan pribadinya kepada Nobita, Gian, dan Shizuka. Merasa terpancing, Nobita mengatakan bahwa dia akan menunjukkan tanah pertaniannya sendiri kepada mereka. Ketika Doraemon menolak untuk membantunya, Nobita berusaha mencari cara dan menemukan bahwa Doraemon telah memenangkan beberapa lotere yang menghadiahkan "planet", meskipun semuanya tidak lebih dari asteroid yang tidak bisa dihuni.


==Plot==
Suatu hari, Gian, Suneo, dan Shizuka datang ke rumah Nobita untuk melihat tanah pertaniannya. Nobita yang panik lari ke kamar dan secara tidak sengaja membaca nomor tiket lotere terakhir yang dia miliki di depan pintu ajaib 'Pintu Ke Mana Saja'. Akibatnya, mereka tidak menuju ke asteroid kosong, melainkan tiba di sebuah planet yang sangat subur dengan padang rumput yang luas, hutan yang indah, dan danau. Mereka sangat terkejut dengan keindahan planet tersebut.
Suneo membanggakan peternakan pribadinya kepada Nobita, Gian, dan Shizuka. Karena muak, Nobita berkata bahwa ia akan menunjukkan peternakannya sendiri kepada mereka. Ketika Doraemon menolak membantunya, Nobita mencoba mencari cara dan menemukan bahwa Doraemon telah memenangkan beberapa lotere yang menghadiahkan "planet", meskipun semuanya hanyalah asteroid yang dapat dihuni. Ketika teman-temannya datang, Nobita menunjukkan sebuah planet secara acak kepada mereka, tetapi yang mengejutkan mereka tiba di sebuah planet yang layak huni dan subur. Dengan menggunakan sekrup mesin, mereka menghidupkan beberapa mainan dan kemudian membangun kota mainan. Doraemon juga membangun Pabrik Telur yang melahirkan mainan hidup melalui telur mainan dan Cermin Fotokopi. Saat mengambil beberapa foto satelit, mereka melihat zat yang bersinar di dalam kawah. Nobita dan teman-temannya pergi untuk menjelajahi kawah tersebut, tetapi terhalang oleh badai yang menghanyutkan mereka ke pantai. Kembali ke kota, mereka menemukan bahwa Pabrik Telur yang tersambar petir telah menghasilkan mainan yang memiliki kecerdasan seperti manusia.  Sementara itu, seorang narapidana yang melarikan diri, Onigoro Kumatora, menyelinap ke rumah Nobita dan memasuki kota mainan. Ketika Nobita dan teman-temannya teralihkan, Onigoro mencuri peta kota mereka, menyalin dirinya sendiri di Pabrik Telur, dan dengan salinannya pergi ke kawah.


Nobita dan teman-temannya terus menjalankan kota mainan dan dikejutkan oleh badai lain yang melahirkan mainan-mainan yang lebih cerdas. Karena mereka masih penasaran dengan planet itu, mereka berencana menggunakan roket mainan Suneo yang diperbesar untuk menjelajahi planet itu dari luar angkasa. Sementara itu, Onigoro dan salinannya tiba di kawah, tetapi menemukan bahwa itu bukan emas seperti yang mereka duga, melainkan monster raksasa pengubah bentuk yang menyerang mereka. Mereka melarikan diri dan menyabotase roket Suneo, memojokkan kelompok itu di dekat jurang. Ketika mereka mencoba menyeberanginya, Nobita jatuh ke jurang dan mendarat di semak-semak, pingsan. Saat monster itu mengamuk lagi, anggota kelompok lainnya dan Onigoro melarikan diri menggunakan roket Suneo, tetapi menyadari bahwa roket itu tidak dapat terbang lama karena hanya mainan. Oleh karena itu, Onigoro dan salinannya menjauh dari roket sambil memegang yang lain sebagai bom hidup, meskipun mereka berhasil melarikan diri sebelum ledakan. Sementara itu, Nobita terbangun dan bertemu dengan "Penabur Benih", makhluk pengubah bentuk kuno yang merupakan identitas asli monster itu. Ia menjelaskan bahwa ia telah mencoba berkali-kali untuk memberi kehidupan di planet-planet, termasuk Bumi dan Mars, dan akhirnya memilih planet mainan sebagai pilihannya. Awalnya ia mencoba mencegah manusia memasuki planet tersebut (Nobita dan teman-temannya terungkap telah memasuki planet tersebut secara tidak sengaja), tetapi akhirnya ia memilih untuk menyerahkan tanggung jawabnya kepada manusia, sebelum pergi. Dengan bantuan tanaman, Nobita lolos dari jurang dan berkumpul kembali dengan yang lain.
Dengan menggunakan alat rahasia "Sekrup Kehidupan", mereka memberi kehidupan pada beberapa mainan, seperti boneka kuda milik Nobita. Melihat itu, Suneo dan yang lain juga ikut melakukannya dengan mainan mereka sendiri. Doraemon membangun "Pabrik Telur" yang melahirkan mainan hidup melalui telur mainan dan "Cermin Pengganda". Dengan alat ini, populasi mainan hidup di planet itu berkembang pesat, dan mereka memutuskan untuk bersama-sama membangun sebuah kota mainan yang diberi nama "Kota Berpilin". Sebuah sambaran petir yang tidak disengaja menghasilkan boneka babi yang sangat cerdas bernama Peevbo. Sejak saat itu, Kota Berpilin berkembang pesat menjadi kota metropolitan yang ramah lingkungan.


Setelah mengetahui bahwa Onigoro telah menguasai kota mainan, Nobita dan teman-temannya merencanakan serangan untuk merebut kembali kota tersebut. Mereka berhasil mengusir Onigoro dan salinannya dari kota, tetapi mereka berencana untuk menyerang mereka keesokan harinya. Namun, Nobita dan teman-temannya meminta bantuan para mainan, dan bersama mereka, mereka menangkap Onigoro dan salinannya, lalu menyerahkan mereka kepada satu makhluk, yang ternyata adalah Onigoro si wajah tikus (yang paling tidak bermusuhan di antara mereka), dan berencana untuk menyerahkan diri kepada polisi dengan baik hati. Nobita dan teman-temannya kemudian menyerahkan tanggung jawab planet ini kepada para mainan hidup sebelum kembali ke Bumi.
Sementara mereka asyik membangun kota mereka, seorang penjahat buronan bernama Kumatora Onigoro, yang merupakan penjahat dengan seratus catatan kriminal, masuk ke Kota Berpilin secara diam-diam. Dia secara tidak sengaja menemukan Pabrik Telur dan menggunakan Cermin Pengganda untuk menggandakan dirinya dalam jumlah besar. Kejahatan berganda ini mengancam perdamaian kota mainan tersebut. Nobita, Doraemon, dan teman-teman lainnya, bersama dengan para mainan, harus bekerja sama untuk menghentikan rencana jahat Onigoro dan para klonnya. Mereka juga harus mengungkap misteri planet tersebut, termasuk rahasia tentang monster emas yang misterius dan rahasia di dalam kawah besar itu.


==Trivia==
==Pemeran Suara==
*Ini adalah film terakhir yang ditulis oleh [[Fujiko F. Fujio]] sebelum wafatnya, sekaligus film terakhir yang digarap oleh [[Shunsuke Kikuchi]].
 
**Ini juga merupakan volume terakhir ''Doraemon Long Tales'' yang dirilis resmi dalam bahasa [[Doraemon di Amerika Utara|Inggris Amerika.]]
Berikut adalah para pengisi suara utama dalam film ini:
*Sebelum film ini dirilis, ''Coro Coro Comics'' pernah menyatakan bahwa antagonis terakhir film ini adalah Raksasa Gunung (鉱石人間 ''Kōseki Ningen''). Namun, karakter ini tidak pernah muncul dalam film.
 
[[Category:Film]]
Pengisi suara untuk karakter Doraemon adalah Nobuyo Ōyama; Nobita Nobi oleh Noriko Ohara; Shizuka Minamoto oleh Michiko Nomura; Takeshi "Gian" Goda oleh Kazuya Tatekabe; Suneo Honekawa oleh Kaneta Kimotsuki. Bintang tamu dalam film ini termasuk Mamiko Noto sebagai Peevbo; Wataru Takagi sebagai Kumatora Onigoro; dan Keiichi Nanba sebagai Doraemon the Kid yang muncul dalam film pendamping The Doraemons: The Mysterious Thief Thief Dora-pan!.
[[Category:Film Fitur 1979]]
 
==Produksi & Rilis==
 
Sama seperti film Doraemon sebelumnya, film ini disutradarai oleh Tsutomu Shibayama. Skenario film ini ditulis langsung oleh pencipta seri, Fujiko F. Fujio, yang juga menjabat sebagai pengawas utama. Ini adalah film terakhir Doraemon yang mendapat pengawasan langsung dari Fujiko F. Fujio, karena beliau meninggal dunia pada September 1996 saat manga dari cerita ini masih dalam proses pengerjaan. Beliau meninggal saat sedang menintal dan mengilustrasikan manga tersebut. Manga versi panjangnya kemudian diselesaikan oleh murid-muridnya dan dirilis dalam bentuk serialisasi setelah kematiannya. Film ini sendiri dirilis beberapa bulan setelahnya, pada bulan Maret 1997.
 
Film ini dirilis di Jepang pada tanggal 8 Maret 1997, bertepatan dengan peringatan 20 tahun majalah CoroCoro Comic. Film ini didistribusikan oleh Toho dan memiliki durasi 99 menit. Musik untuk film ini digubah oleh Shunsuke Kikuchi, yang telah lama menjadi komposer untuk seri Doraemon.
 
==Penerimaan dan Box Office==
 
Nobita and the Spiral City sukses besar di box office Jepang. Film ini meraup pendapatan kotor sebesar 2,00 miliar yen (sekitar 20 juta dolar AS) di Jepang, dengan total pendapatan box office di seluruh dunia mencapai 31,2 juta dolar AS. Film ini juga dinominasikan untuk Penghargaan Film Akademi Jepang ke-21 dalam kategori Film Animasi Terbaik.
 
==Warisan==
 
Film ini menandai berakhirnya sebuah era di mana Fujiko F. Fujio memiliki keterlibatan langsung dalam proses kreatif pembuatan film Doraemon. Meskipun beliau telah tiada, warisan cerita dan pesan moral yang disampaikan melalui film ini terus dikenang. Film ini sering dipuji karena eksplorasinya yang mendalam tentang tema kreasi dan tanggung jawab, serta penggambaran persahabatan yang kuat.
 
Nobita and the Spiral City juga merupakan bagian dari proyek peringatan 45 tahun seri Doraemon pada tahun 2025, dan film ini sering ditayangkan ulang di berbagai platform streaming, menunjukkan popularitasnya yang abadi di kalangan penggemar. Cerita ini menonjol karena pendekatannya yang unik, menggabungkan petualangan luar angkasa dengan elemen fantasi dan kota mekanik yang imajinatif.
 
==Lihat pula==
*[[Doraemon: Nobita's Great Adventure in the Antarctic]]
*[[Doraemon: Nobita's Great Adventure in the South Seas]]
*[[Doraemon: Nobita's Secret Gadget Museum]]
 
==Referensi==
 
# Wikipedia Bahasa Inggris. "Doraemon: Nobita and the Spiral City"
# Wikipedia Bahasa Indonesia. "Doraemon: Petualangan Nobita di Negeri Mainan"
# Wikipedia Bahasa Jepang. "ドラえもん のび太のねじ巻き都市冒険記"
# 小学館. "大長編ドラえもん17 のび太のねじ巻き都市冒険記"
# Doraemon Wiki. "Doraemon: Nobita and the Spiral City"
# Doraeiga.com. "映画ドラえもんのび太の ねじ巻き都市冒険記"
 
[[Kategori:Film anime 1997]]
[[Kategori:Film Doraemon]]
[[Kategori:Film yang disutradarai oleh Tsutomu Shibayama]]
[[Kategori:Film yang berlatar di planet fiksi]]
[[Kategori:Film fantasi Jepang]]

Revisi terkini sejak 11 Mei 2026 18.50

Doraemon: Nobita and the Spiral City (ドラえもん のび太のねじ巻き都市冒険記), yang juga dikenal sebagai Doraemon the Movie 1997: Nobita and the Spiral City, adalah sebuah film petualangan animasi Jepang tahun 1997 yang disutradarai oleh Tsutomu Shibayama. Film ini merupakan seri ke-18 dari film Doraemon dan ke-17 dalam seri Doraemon Long Stories manga. Film ini didasarkan pada volume ke-17 dari seri manga Doraemon Long Stories yang berjudul sama.

Sinopsis

Cerita dimulai ketika Suneo membual tentang tanah peternakan pribadinya kepada Nobita, Gian, dan Shizuka. Merasa terpancing, Nobita mengatakan bahwa dia akan menunjukkan tanah pertaniannya sendiri kepada mereka. Ketika Doraemon menolak untuk membantunya, Nobita berusaha mencari cara dan menemukan bahwa Doraemon telah memenangkan beberapa lotere yang menghadiahkan "planet", meskipun semuanya tidak lebih dari asteroid yang tidak bisa dihuni.

Suatu hari, Gian, Suneo, dan Shizuka datang ke rumah Nobita untuk melihat tanah pertaniannya. Nobita yang panik lari ke kamar dan secara tidak sengaja membaca nomor tiket lotere terakhir yang dia miliki di depan pintu ajaib 'Pintu Ke Mana Saja'. Akibatnya, mereka tidak menuju ke asteroid kosong, melainkan tiba di sebuah planet yang sangat subur dengan padang rumput yang luas, hutan yang indah, dan danau. Mereka sangat terkejut dengan keindahan planet tersebut.

Dengan menggunakan alat rahasia "Sekrup Kehidupan", mereka memberi kehidupan pada beberapa mainan, seperti boneka kuda milik Nobita. Melihat itu, Suneo dan yang lain juga ikut melakukannya dengan mainan mereka sendiri. Doraemon membangun "Pabrik Telur" yang melahirkan mainan hidup melalui telur mainan dan "Cermin Pengganda". Dengan alat ini, populasi mainan hidup di planet itu berkembang pesat, dan mereka memutuskan untuk bersama-sama membangun sebuah kota mainan yang diberi nama "Kota Berpilin". Sebuah sambaran petir yang tidak disengaja menghasilkan boneka babi yang sangat cerdas bernama Peevbo. Sejak saat itu, Kota Berpilin berkembang pesat menjadi kota metropolitan yang ramah lingkungan.

Sementara mereka asyik membangun kota mereka, seorang penjahat buronan bernama Kumatora Onigoro, yang merupakan penjahat dengan seratus catatan kriminal, masuk ke Kota Berpilin secara diam-diam. Dia secara tidak sengaja menemukan Pabrik Telur dan menggunakan Cermin Pengganda untuk menggandakan dirinya dalam jumlah besar. Kejahatan berganda ini mengancam perdamaian kota mainan tersebut. Nobita, Doraemon, dan teman-teman lainnya, bersama dengan para mainan, harus bekerja sama untuk menghentikan rencana jahat Onigoro dan para klonnya. Mereka juga harus mengungkap misteri planet tersebut, termasuk rahasia tentang monster emas yang misterius dan rahasia di dalam kawah besar itu.

Pemeran Suara

Berikut adalah para pengisi suara utama dalam film ini:

Pengisi suara untuk karakter Doraemon adalah Nobuyo Ōyama; Nobita Nobi oleh Noriko Ohara; Shizuka Minamoto oleh Michiko Nomura; Takeshi "Gian" Goda oleh Kazuya Tatekabe; Suneo Honekawa oleh Kaneta Kimotsuki. Bintang tamu dalam film ini termasuk Mamiko Noto sebagai Peevbo; Wataru Takagi sebagai Kumatora Onigoro; dan Keiichi Nanba sebagai Doraemon the Kid yang muncul dalam film pendamping The Doraemons: The Mysterious Thief Thief Dora-pan!.

Produksi & Rilis

Sama seperti film Doraemon sebelumnya, film ini disutradarai oleh Tsutomu Shibayama. Skenario film ini ditulis langsung oleh pencipta seri, Fujiko F. Fujio, yang juga menjabat sebagai pengawas utama. Ini adalah film terakhir Doraemon yang mendapat pengawasan langsung dari Fujiko F. Fujio, karena beliau meninggal dunia pada September 1996 saat manga dari cerita ini masih dalam proses pengerjaan. Beliau meninggal saat sedang menintal dan mengilustrasikan manga tersebut. Manga versi panjangnya kemudian diselesaikan oleh murid-muridnya dan dirilis dalam bentuk serialisasi setelah kematiannya. Film ini sendiri dirilis beberapa bulan setelahnya, pada bulan Maret 1997.

Film ini dirilis di Jepang pada tanggal 8 Maret 1997, bertepatan dengan peringatan 20 tahun majalah CoroCoro Comic. Film ini didistribusikan oleh Toho dan memiliki durasi 99 menit. Musik untuk film ini digubah oleh Shunsuke Kikuchi, yang telah lama menjadi komposer untuk seri Doraemon.

Penerimaan dan Box Office

Nobita and the Spiral City sukses besar di box office Jepang. Film ini meraup pendapatan kotor sebesar 2,00 miliar yen (sekitar 20 juta dolar AS) di Jepang, dengan total pendapatan box office di seluruh dunia mencapai 31,2 juta dolar AS. Film ini juga dinominasikan untuk Penghargaan Film Akademi Jepang ke-21 dalam kategori Film Animasi Terbaik.

Warisan

Film ini menandai berakhirnya sebuah era di mana Fujiko F. Fujio memiliki keterlibatan langsung dalam proses kreatif pembuatan film Doraemon. Meskipun beliau telah tiada, warisan cerita dan pesan moral yang disampaikan melalui film ini terus dikenang. Film ini sering dipuji karena eksplorasinya yang mendalam tentang tema kreasi dan tanggung jawab, serta penggambaran persahabatan yang kuat.

Nobita and the Spiral City juga merupakan bagian dari proyek peringatan 45 tahun seri Doraemon pada tahun 2025, dan film ini sering ditayangkan ulang di berbagai platform streaming, menunjukkan popularitasnya yang abadi di kalangan penggemar. Cerita ini menonjol karena pendekatannya yang unik, menggabungkan petualangan luar angkasa dengan elemen fantasi dan kota mekanik yang imajinatif.

Lihat pula

Referensi

  1. Wikipedia Bahasa Inggris. "Doraemon: Nobita and the Spiral City"
  2. Wikipedia Bahasa Indonesia. "Doraemon: Petualangan Nobita di Negeri Mainan"
  3. Wikipedia Bahasa Jepang. "ドラえもん のび太のねじ巻き都市冒険記"
  4. 小学館. "大長編ドラえもん17 のび太のねじ巻き都市冒険記"
  5. Doraemon Wiki. "Doraemon: Nobita and the Spiral City"
  6. Doraeiga.com. "映画ドラえもんのび太の ねじ巻き都市冒険記"