Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 1: Baris 1:
'''''A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon''''' (judul aslinya ''Shaun the Sheep Movie 2'') adalah film komedi fiksi ilmiah animasi stop-motion Inggris tahun 2019 yang diproduksi oleh [[Aardman Animations]] dan berdasarkan serial televisi ''[[Shaun the Sheep]]''. Film ini merupakan sekuel mandiri dari ''[[Shaun the Sheep Movie]]'', dan disutradarai oleh [[Will Becher]] dan Richard Phelan serta diproduseri oleh Paul Kewley.
'''A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon''' adalah film animasi stop-motion bergenre komedi fiksi ilmiah yang dirilis pada tahun 2019. Film ini diproduksi oleh Aardman Animations, studio asal Inggris yang terkenal dengan karya-karya seperti Wallace & Gromit. Sebagai sekuel dari Shaun the Sheep Movie tahun 2015, film ini mengadaptasi serial televisi Shaun the Sheep, yang merupakan spin-off dari film pendek A Close Shave tahun 1995. Cerita berfokus pada petualangan Shaun, seekor domba cerdas, dan kawanan dombanya di Mossy Bottom Farm.


== Sinopsis ==
Film ini disutradarai oleh Will Becher dan Richard Phelan, dengan naskah ditulis oleh Jon Brown dan Mark Burton. Tidak seperti kebanyakan film animasi, Farmageddon tidak menggunakan dialog verbal yang jelas; karakter-karakternya berkomunikasi melalui gerakan, suara binatang, dan bahasa tubuh, yang menjadikannya unik dan mudah diakses oleh penonton internasional. Durasi film sekitar 86 menit, dan ia menampilkan elemen humor fisik yang menjadi ciri khas Aardman.
Cahaya aneh di atas kota Mossingham yang tenang menandakan kedatangan seorang pengunjung misterius dari seberang galaksi.


Ketika pengunjung intergalaksi tersebut – alien nakal dan menggemaskan bernama [[Lu-La]] – mendarat darurat di dekat [[Mossy Bottom Farm]], [[Shaun]] segera melihat peluang untuk bersenang-senang dan berpetualang dengan kekuatan alien dan memulai misi untuk menggembalakan Lu-La pulang. Kekuatan alien magisnya, kenakalan yang tak tertahankan, dan sendawa seukuran galaksinya segera memikat [[Sheep|kawanan domba]]. Shaun mengajak teman alien barunya menuju Hutan Mossingham untuk menemukan pesawat luar angkasanya yang hilang, tanpa menyadari bahwa sebuah badan pemburu alien yang jahat sedang memburu mereka. Mampukah Shaun dan kawanan dombanya mencegah Farmageddon di Peternakan Mossy Bottom sebelum terlambat?
Produksi film ini melibatkan kolaborasi dengan StudioCanal sebagai distributor utama di luar Amerika Serikat. Di AS, film dirilis oleh Netflix pada Februari 2020 setelah debut teatrikalnya di Inggris pada Oktober 2019. Dengan anggaran produksi sekitar 1,5 juta poundsterling, film ini berhasil meraup pendapatan lebih dari 43 juta dolar AS secara global, menunjukkan popularitas waralaba Shaun the Sheep.


== Karakter ==
Hingga tahun 2026, film ini tetap relevan melalui platform streaming seperti Netflix dan Disney+, di mana ia sering direkomendasikan untuk keluarga. Pembaruan terkini termasuk pengumuman sekuel baru, Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom, yang dijadwalkan rilis pada akhir 2026, mempertahankan gaya animasi stop-motion khas Aardman.
*[[Justin Fletcher]] sebagai [[Shaun]] dan [[Timmy]]
*[[Amalia Vitale]] sebagai [[Lu-La]] dan [[Me-Ma]]
*[[John Sparkes]] sebagai [[Bitzer]] dan [[Petani]]
*[[Kate Harbour]] sebagai [[Ibu Timmy]] dan [[Agen Red]]
*[[David Holt]] sebagai [[Mugg-1N5]]
*[[Richard Webber]] sebagai [[Shirley]] dan [[Ub-Do]]
*[[Simon Greenall]] sebagai [[Si Kembar]]
*[[Emma Tate]] sebagai [[Hazel]]
*[[Andy Nyman]] sebagai [[Nuts]]
*[[Chris Morrell]] sebagai [[Petani John]]
*[[Joe Sugg]] sebagai [[Pengantaran Pizza  Boy]]
*Joseph Balderrama, Will Becher, Tim Hands, Naomi McDonald, Richard Phelan, Adam Rhys Dee, Anthony Bayman, Tom Collingwood, dan Adrian Rhodes sebagai Pengisi Suara Tambahan


==Trivia==
== Alur Cerita==
*Film ini berlatar antara [[Seri 5]] dan [[Shaun the Sheep: Adventures from Mossy Bottom|Seri 6]].
 
*Ini adalah film terakhir yang menggunakan logo Aardman tahun 1998.
Cerita dimulai di kota kecil Mossingham, di mana laporan penampakan UFO menyebabkan kegemparan. Sementara itu, di Mossy Bottom Farm, Shaun dan kawanan dombanya menjalani hari-hari biasa yang penuh kenakalan. Petani pemilik peternakan, yang tidak disebutkan namanya, sibuk dengan rutinitasnya, dibantu oleh anjing gembala Bitzer yang setia tapi sering kewalahan.
*Film ini awalnya berjudul ''Shaun the Sheep Movie 2''.
 
*Judul film ini merupakan plesetan dari film {{wp|Michael Bay}} tahun 1998 ''{{wp|Armageddon (film 1998)|Armageddon}}''.
Kehidupan tenang terganggu ketika sebuah pesawat luar angkasa mendarat darurat di dekat peternakan. Dari dalamnya muncul Lu-La, seorang alien kecil yang lucu dengan kekuatan super seperti telekinesis dan kemampuan berubah bentuk. Lu-La hilang dari rumahnya di galaksi jauh dan mencari cara pulang. Shaun, yang penasaran, bertemu Lu-La dan segera membentuk ikatan persahabatan.
*''A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon'' pertama kali dirilis di Jerman pada 26 September 2019, sementara di Britania Raya, film ini dirilis pada 18 Oktober 2019. Awalnya direncanakan untuk dirilis di bioskop Amerika Serikat pada 13 Desember 2019, Netflix membeli hak distribusi untuk AS, Kanada, dan Amerika Latin dan menunda tanggal rilis di Amerika hingga 14 Februari 2020.
 
*Tidak seperti [[Shaun the Sheep Movie|film sebelumnya]] (yang menerima peringkat PG dari MPA), film ini telah menerima peringkat G dari MPA,[https://www.filmratings.com/Content/Downloads/cara_rating_bulletin.pdf] menjadikannya film Netflix pertama yang menerima peringkat G.
Petualangan dimulai ketika Shaun memutuskan membantu Lu-La mencari pesawatnya yang hilang. Namun, tantangan muncul dari agen pemerintah rahasia bernama Ministry for Alien Detection (MAD), dipimpin oleh Agent Red yang tegas. Agen ini memburu Lu-La untuk tujuan eksperimental, menambahkan elemen ketegangan ke dalam cerita komedi.
*Ini adalah film Aardman Animations pertama yang diberi peringkat G oleh MPAA sejak ''{{wp|Wallace & Gromit: The Curse of the Were-Rabbit}}''. *Film ini diproduksi dengan rasio aspek 2,35:1, tidak seperti film pertama yang diproduksi dengan rasio 1,85:1.
 
*[[Slip]] dan pemiliknya, seorang sopir bus wanita, dari film sebelumnya terlihat mengemudikan bus di Mossingham. Pemiliknya terlihat dalam adegan pembuka Mossingham. Gambar Slip juga terlihat pada poster di luar Supermarket MiliWay.
Petani, melihat peluang bisnis dari demam UFO, membangun taman hiburan bertema alien bernama Farmageddon. Ini menyebabkan kekacauan lebih lanjut, karena kawanan domba harus menyembunyikan Lu-La sambil menghindari perhatian manusia. Bitzer, meski awalnya curiga, akhirnya bergabung dalam misi penyelamatan.
*Seorang gadis kecil terlihat menaiki wahana roket anak-anak yang menyerupai [[w:c:wallaceandgromit:Moon Rocket|Roket Bulan]] dari ''[[w:c:wallaceandgromit:A Grand Day Out|Wallace & Gromit: A Grand Day Out]]''.
 
*Di awal film, sebuah TV memutar adegan dari ''[[w:c:wallaceandgromit:A Grand Day Out|A Grand Day Out]]'' di mana [[w:c:wallaceandgromit:Wallace|Wallace]] bermain dengan bolanya. *Ini adalah sekuel animasi kesembilan yang diproduksi dalam rasio aspek 2,35:1 setelah ''[[w:c:rugrats:Rugrats Go Wild|Rugrats Go Wild]]'', ''[[w:c:dreamworks:Shrek Forever After|Shrek Forever After]]'', ''[[w:c:bstudios:Ice Age: Continental Drift|Ice Age: Continental Drift]]'', ''[[w:c:disney:Planes: Fire & Rescuse|Planes: Fire & Rescue]]'', ''[[w:c:bstudios:Ice Age: Collision Course|Ice Age: Collision Course]]'', ''[[wikipedia:Despicable Me 3|Despicable Me 3]]'', ''[[wikipedia:Sherlock Gnomes|Sherlock Gnomes]]'' dan ''[[w:c:pixar:Toy Story  4|Toy Story 4]]''.
Sepanjang film, ada banyak adegan slapstick di mana Lu-La menggunakan kekuatannya secara tidak sengaja, menyebabkan kekacauan seperti mobil terbang atau makanan beterbangan. Shaun dan teman-temannya harus bekerja sama untuk mengatasi rintangan, termasuk perjalanan ke hutan Mossingham di mana pesawat Lu-La disembunyikan.
*Selain itu, tidak seperti [[Shaun the Sheep Movie|film sebelumnya]] (yang tidak memiliki dialog sama sekali, kecuali lagu), film ini memiliki dialog yang sangat terbatas di bagian awal, yang muncul saat adegan seorang pria mengejar anjingnya.
 
[[Category:Film]]
Konflik memuncak ketika MAD hampir menangkap Lu-La, memaksa Shaun untuk merencanakan pelarian cerdik. Cerita menyentuh tema persahabatan, penerimaan perbedaan, dan pentingnya rumah, semuanya disajikan tanpa kata-kata yang rumit.
 
Akhir cerita memberikan resolusi hangat, di mana Lu-La berhasil pulang, tapi tidak tanpa meninggalkan kenangan indah bagi Shaun dan kawanan. Film ini penuh referensi ke film klasik seperti E.T. the Extra-Terrestrial dan Close Encounters of the Third Kind, yang ditampilkan melalui parodi visual.
 
== Produksi==
 
Proses produksi Farmageddon dimulai pada tahun 2017, setelah kesuksesan Shaun the Sheep Movie. Aardman Animations, berbasis di Bristol, Inggris, menggunakan teknik stop-motion tradisional dengan model tanah liat. Setiap detik film memerlukan 24 frame, dan animator harus menggerakkan model secara manual untuk setiap frame.
 
Will Becher, yang sebelumnya bekerja sebagai animator di proyek Aardman seperti Early Man, naik pangkat menjadi sutradara bersama Richard Phelan. Mereka fokus pada pengembangan karakter Lu-La, yang dirancang untuk terlihat menggemaskan tapi juga memiliki elemen alien yang unik, seperti telinga besar dan kulit biru.
 
Naskah awalnya ditulis oleh Mark Burton, yang terlibat di film pertama, dan direvisi oleh Jon Brown untuk menambahkan elemen sci-fi. Inspirasi datang dari film-film Spielberg, tapi disesuaikan untuk audiens anak-anak dengan humor nonverbal.
 
Musik film dikomposisi oleh Tom Howe, dengan lagu-lagu seperti "Lazy" oleh The Vaccines dan Kylie Minogue yang digunakan dalam trailer. Soundtrack mencakup 29 lagu, yang dirilis secara terpisah pada 2019.
 
Pengisi suara termasuk Justin Fletcher sebagai Shaun dan Bitzer, John Sparkes sebagai Petani, dan Amalia Vitale sebagai Lu-La. Meski tanpa dialog, suara mereka menambah ekspresi emosional.
 
Produksi menghadapi tantangan seperti pandemi COVID-19 yang dimulai setelah rilis, tapi film selesai tepat waktu. Kolaborasi dengan StudioCanal memastikan distribusi luas di Eropa.
 
Hingga 2026, teknik produksi ini tetap menjadi standar Aardman, seperti terlihat di proyek terbaru mereka seperti Wallace & Gromit: Vengeance Most Fowl.
 
== Rilis dan Penerimaan==
 
Farmageddon debut di Festival Film London pada Oktober 2019, diikuti rilis teatrikal di Inggris pada 18 Oktober. Di AS, Netflix merilisnya pada 14 Februari 2020, setelah kesepakatan eksklusif.
 
Pendapatan box office mencapai lebih dari 40 juta dolar, meski terpengaruh oleh pandemi. Di platform streaming, film ini populer di kalangan keluarga, dengan rating tinggi di situs seperti IMDb (6.8/10) dan Rotten Tomatoes (96% dari kritikus).
 
Kritikus memuji animasi halus dan humor universal. The Guardian menyebutnya sebagai "sheepquel untuk semua umur" dengan parodi sci-fi yang menawan. Roger Ebert memberikan ulasan positif, menyoroti pengaruh E.T. dan komedi fisik.
 
Di Indonesia, film tersedia di Netflix dan sering ditonton selama liburan keluarga. Pada 2026, popularitasnya meningkat berkat pengumuman sekuel.
 
Penerimaan dari audiens anak-anak sangat baik, karena tidak ada kekerasan berat atau bahasa kasar. Common Sense Media merekomendasikannya untuk usia 5 tahun ke atas.
 
Film ini juga sukses di festival, termasuk nominasi BAFTA untuk Film Animasi Terbaik.
 
== Penghargaan dan Nominasi==
 
Farmageddon menerima nominasi Oscar untuk Film Animasi Terbaik pada 2020, meski kalah dari Toy Story 4. Ini adalah nominasi kedua untuk waralaba Shaun the Sheep setelah film pertama.
 
Di BAFTA 2020, film memenangkan penghargaan Film Keluarga Terbaik dan nominasi untuk Animasi. Pada Annie Awards, ia dinominasikan untuk Produksi Animasi Terbaik.
 
Penghargaan lain termasuk British Animation Awards untuk Skrip Terbaik. Lu-La sebagai karakter baru juga dipuji dalam kategori desain karakter.
 
Hingga 2026, film ini tetap diakui sebagai contoh animasi stop-motion berkualitas tinggi, memengaruhi produksi Aardman selanjutnya.
 
== Warisan dan Dampak==
 
Farmageddon memperkuat posisi Shaun the Sheep sebagai ikon animasi global. Serial TV-nya terus tayang, dan film ini menginspirasi merchandise seperti mainan dan buku cerita.
 
Dampak budaya termasuk parodi sci-fi yang membuat anak-anak tertarik pada genre tersebut. Aardman melanjutkan tradisi ini dengan sekuel The Beast of Mossy Bottom, yang akan rilis pada Halloween 2026, melibatkan elemen horor ringan.
 
Di era streaming 2026, film ini sering direkomendasikan untuk konten keluarga yang mendidik tentang persahabatan dan petualangan. Ia juga mempromosikan teknik animasi tradisional di tengah dominasi CGI.
 
Warisan Farmageddon terlihat dalam kolaborasi Aardman dengan platform seperti Netflix, memastikan aksesibilitas bagi generasi baru.
 
== Lihat Pula==
*[[Shaun the Sheep Movie]] (2015), film pertama dalam seri yang memperkenalkan petualangan Shaun di kota besar.
 
*[[Shaun the Sheep]] (serial TV), acara asal yang menjadi basis untuk film-film ini, dengan episode pendek penuh humor.
 
*[[Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom]] (2026), sekuel mendatang yang melanjutkan cerita dengan tema Halloween dan monster.
 
== Referensi==
#Wikipedia - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon
#IMDb - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon (2019)
#Rotten Tomatoes - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon
#YouTube - Shaun the Sheep Movie: Farmageddon: OFFICIAL TRAILER 2
#Aardman - New Shaun the Sheep movie announced for 2026
#IMDb - Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom (2026)
#YouTube - SHAUN THE SHEEP: THE BEAST OF MOSSY BOTTOM | Official Teaser - In theatres fall 2026
#Shaun the Sheep - A New Shaun the Sheep Film Releases in 2026!
#Animation Magazine - Teaser: GKIDS Picks Up 'Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom' for U.S. Theaters
#The Guardian - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon review – a sheepquel for all ages
#Roger Ebert - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon movie review (2020)
#Common Sense Media - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon Movie Review
#Netflix - Watch A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon | Netflix Official Site
 
[[Category:Film animasi 2019]]
[[Category:Film komedi fiksi ilmiah]]
[[Category:Film stop-motion]]
[[Category:Film Inggris]]
[[Category:Film untuk anak-anak]]
[[Category:Film Aardman Animations]]

Revisi terkini sejak 1 Februari 2026 06.54

A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon adalah film animasi stop-motion bergenre komedi fiksi ilmiah yang dirilis pada tahun 2019. Film ini diproduksi oleh Aardman Animations, studio asal Inggris yang terkenal dengan karya-karya seperti Wallace & Gromit. Sebagai sekuel dari Shaun the Sheep Movie tahun 2015, film ini mengadaptasi serial televisi Shaun the Sheep, yang merupakan spin-off dari film pendek A Close Shave tahun 1995. Cerita berfokus pada petualangan Shaun, seekor domba cerdas, dan kawanan dombanya di Mossy Bottom Farm.

Film ini disutradarai oleh Will Becher dan Richard Phelan, dengan naskah ditulis oleh Jon Brown dan Mark Burton. Tidak seperti kebanyakan film animasi, Farmageddon tidak menggunakan dialog verbal yang jelas; karakter-karakternya berkomunikasi melalui gerakan, suara binatang, dan bahasa tubuh, yang menjadikannya unik dan mudah diakses oleh penonton internasional. Durasi film sekitar 86 menit, dan ia menampilkan elemen humor fisik yang menjadi ciri khas Aardman.

Produksi film ini melibatkan kolaborasi dengan StudioCanal sebagai distributor utama di luar Amerika Serikat. Di AS, film dirilis oleh Netflix pada Februari 2020 setelah debut teatrikalnya di Inggris pada Oktober 2019. Dengan anggaran produksi sekitar 1,5 juta poundsterling, film ini berhasil meraup pendapatan lebih dari 43 juta dolar AS secara global, menunjukkan popularitas waralaba Shaun the Sheep.

Hingga tahun 2026, film ini tetap relevan melalui platform streaming seperti Netflix dan Disney+, di mana ia sering direkomendasikan untuk keluarga. Pembaruan terkini termasuk pengumuman sekuel baru, Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom, yang dijadwalkan rilis pada akhir 2026, mempertahankan gaya animasi stop-motion khas Aardman.

Alur Cerita

Cerita dimulai di kota kecil Mossingham, di mana laporan penampakan UFO menyebabkan kegemparan. Sementara itu, di Mossy Bottom Farm, Shaun dan kawanan dombanya menjalani hari-hari biasa yang penuh kenakalan. Petani pemilik peternakan, yang tidak disebutkan namanya, sibuk dengan rutinitasnya, dibantu oleh anjing gembala Bitzer yang setia tapi sering kewalahan.

Kehidupan tenang terganggu ketika sebuah pesawat luar angkasa mendarat darurat di dekat peternakan. Dari dalamnya muncul Lu-La, seorang alien kecil yang lucu dengan kekuatan super seperti telekinesis dan kemampuan berubah bentuk. Lu-La hilang dari rumahnya di galaksi jauh dan mencari cara pulang. Shaun, yang penasaran, bertemu Lu-La dan segera membentuk ikatan persahabatan.

Petualangan dimulai ketika Shaun memutuskan membantu Lu-La mencari pesawatnya yang hilang. Namun, tantangan muncul dari agen pemerintah rahasia bernama Ministry for Alien Detection (MAD), dipimpin oleh Agent Red yang tegas. Agen ini memburu Lu-La untuk tujuan eksperimental, menambahkan elemen ketegangan ke dalam cerita komedi.

Petani, melihat peluang bisnis dari demam UFO, membangun taman hiburan bertema alien bernama Farmageddon. Ini menyebabkan kekacauan lebih lanjut, karena kawanan domba harus menyembunyikan Lu-La sambil menghindari perhatian manusia. Bitzer, meski awalnya curiga, akhirnya bergabung dalam misi penyelamatan.

Sepanjang film, ada banyak adegan slapstick di mana Lu-La menggunakan kekuatannya secara tidak sengaja, menyebabkan kekacauan seperti mobil terbang atau makanan beterbangan. Shaun dan teman-temannya harus bekerja sama untuk mengatasi rintangan, termasuk perjalanan ke hutan Mossingham di mana pesawat Lu-La disembunyikan.

Konflik memuncak ketika MAD hampir menangkap Lu-La, memaksa Shaun untuk merencanakan pelarian cerdik. Cerita menyentuh tema persahabatan, penerimaan perbedaan, dan pentingnya rumah, semuanya disajikan tanpa kata-kata yang rumit.

Akhir cerita memberikan resolusi hangat, di mana Lu-La berhasil pulang, tapi tidak tanpa meninggalkan kenangan indah bagi Shaun dan kawanan. Film ini penuh referensi ke film klasik seperti E.T. the Extra-Terrestrial dan Close Encounters of the Third Kind, yang ditampilkan melalui parodi visual.

Produksi

Proses produksi Farmageddon dimulai pada tahun 2017, setelah kesuksesan Shaun the Sheep Movie. Aardman Animations, berbasis di Bristol, Inggris, menggunakan teknik stop-motion tradisional dengan model tanah liat. Setiap detik film memerlukan 24 frame, dan animator harus menggerakkan model secara manual untuk setiap frame.

Will Becher, yang sebelumnya bekerja sebagai animator di proyek Aardman seperti Early Man, naik pangkat menjadi sutradara bersama Richard Phelan. Mereka fokus pada pengembangan karakter Lu-La, yang dirancang untuk terlihat menggemaskan tapi juga memiliki elemen alien yang unik, seperti telinga besar dan kulit biru.

Naskah awalnya ditulis oleh Mark Burton, yang terlibat di film pertama, dan direvisi oleh Jon Brown untuk menambahkan elemen sci-fi. Inspirasi datang dari film-film Spielberg, tapi disesuaikan untuk audiens anak-anak dengan humor nonverbal.

Musik film dikomposisi oleh Tom Howe, dengan lagu-lagu seperti "Lazy" oleh The Vaccines dan Kylie Minogue yang digunakan dalam trailer. Soundtrack mencakup 29 lagu, yang dirilis secara terpisah pada 2019.

Pengisi suara termasuk Justin Fletcher sebagai Shaun dan Bitzer, John Sparkes sebagai Petani, dan Amalia Vitale sebagai Lu-La. Meski tanpa dialog, suara mereka menambah ekspresi emosional.

Produksi menghadapi tantangan seperti pandemi COVID-19 yang dimulai setelah rilis, tapi film selesai tepat waktu. Kolaborasi dengan StudioCanal memastikan distribusi luas di Eropa.

Hingga 2026, teknik produksi ini tetap menjadi standar Aardman, seperti terlihat di proyek terbaru mereka seperti Wallace & Gromit: Vengeance Most Fowl.

Rilis dan Penerimaan

Farmageddon debut di Festival Film London pada Oktober 2019, diikuti rilis teatrikal di Inggris pada 18 Oktober. Di AS, Netflix merilisnya pada 14 Februari 2020, setelah kesepakatan eksklusif.

Pendapatan box office mencapai lebih dari 40 juta dolar, meski terpengaruh oleh pandemi. Di platform streaming, film ini populer di kalangan keluarga, dengan rating tinggi di situs seperti IMDb (6.8/10) dan Rotten Tomatoes (96% dari kritikus).

Kritikus memuji animasi halus dan humor universal. The Guardian menyebutnya sebagai "sheepquel untuk semua umur" dengan parodi sci-fi yang menawan. Roger Ebert memberikan ulasan positif, menyoroti pengaruh E.T. dan komedi fisik.

Di Indonesia, film tersedia di Netflix dan sering ditonton selama liburan keluarga. Pada 2026, popularitasnya meningkat berkat pengumuman sekuel.

Penerimaan dari audiens anak-anak sangat baik, karena tidak ada kekerasan berat atau bahasa kasar. Common Sense Media merekomendasikannya untuk usia 5 tahun ke atas.

Film ini juga sukses di festival, termasuk nominasi BAFTA untuk Film Animasi Terbaik.

Penghargaan dan Nominasi

Farmageddon menerima nominasi Oscar untuk Film Animasi Terbaik pada 2020, meski kalah dari Toy Story 4. Ini adalah nominasi kedua untuk waralaba Shaun the Sheep setelah film pertama.

Di BAFTA 2020, film memenangkan penghargaan Film Keluarga Terbaik dan nominasi untuk Animasi. Pada Annie Awards, ia dinominasikan untuk Produksi Animasi Terbaik.

Penghargaan lain termasuk British Animation Awards untuk Skrip Terbaik. Lu-La sebagai karakter baru juga dipuji dalam kategori desain karakter.

Hingga 2026, film ini tetap diakui sebagai contoh animasi stop-motion berkualitas tinggi, memengaruhi produksi Aardman selanjutnya.

Warisan dan Dampak

Farmageddon memperkuat posisi Shaun the Sheep sebagai ikon animasi global. Serial TV-nya terus tayang, dan film ini menginspirasi merchandise seperti mainan dan buku cerita.

Dampak budaya termasuk parodi sci-fi yang membuat anak-anak tertarik pada genre tersebut. Aardman melanjutkan tradisi ini dengan sekuel The Beast of Mossy Bottom, yang akan rilis pada Halloween 2026, melibatkan elemen horor ringan.

Di era streaming 2026, film ini sering direkomendasikan untuk konten keluarga yang mendidik tentang persahabatan dan petualangan. Ia juga mempromosikan teknik animasi tradisional di tengah dominasi CGI.

Warisan Farmageddon terlihat dalam kolaborasi Aardman dengan platform seperti Netflix, memastikan aksesibilitas bagi generasi baru.

Lihat Pula

  • Shaun the Sheep Movie (2015), film pertama dalam seri yang memperkenalkan petualangan Shaun di kota besar.
  • Shaun the Sheep (serial TV), acara asal yang menjadi basis untuk film-film ini, dengan episode pendek penuh humor.

Referensi

  1. Wikipedia - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon
  2. IMDb - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon (2019)
  3. Rotten Tomatoes - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon
  4. YouTube - Shaun the Sheep Movie: Farmageddon: OFFICIAL TRAILER 2
  5. Aardman - New Shaun the Sheep movie announced for 2026
  6. IMDb - Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom (2026)
  7. YouTube - SHAUN THE SHEEP: THE BEAST OF MOSSY BOTTOM | Official Teaser - In theatres fall 2026
  8. Shaun the Sheep - A New Shaun the Sheep Film Releases in 2026!
  9. Animation Magazine - Teaser: GKIDS Picks Up 'Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom' for U.S. Theaters
  10. The Guardian - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon review – a sheepquel for all ages
  11. Roger Ebert - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon movie review (2020)
  12. Common Sense Media - A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon Movie Review
  13. Netflix - Watch A Shaun the Sheep Movie: Farmageddon | Netflix Official Site