Fujoshi, Ukkari Gei ni Kokuru

Revisi sejak 1 Februari 2026 17.11 oleh Tegaroom (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Fujoshi, Ukkari Gei ni Kokuru''' (腐女子、うっかりゲイに告る) adalah serial drama televisi Jepang yang tayang pada tahun 2019. Serial ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Kanojo ga Suki na Mono wa Homo de Atte Boku de wa Nai karya Naoto Asahara. Cerita ini mengangkat tema Boys' Love (BL) dengan pendekatan yang lebih realistis, fokus pada perjuangan identitas seksual seorang remaja gay di masyarakat Jepang yang konservatif. Drama ini disiark...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

ADVERTISEMENT

Fujoshi, Ukkari Gei ni Kokuru (腐女子、うっかりゲイに告る) adalah serial drama televisi Jepang yang tayang pada tahun 2019. Serial ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Kanojo ga Suki na Mono wa Homo de Atte Boku de wa Nai karya Naoto Asahara. Cerita ini mengangkat tema Boys' Love (BL) dengan pendekatan yang lebih realistis, fokus pada perjuangan identitas seksual seorang remaja gay di masyarakat Jepang yang konservatif.

Drama ini disiarkan oleh NHK dalam slot YoruDra, mulai dari 20 April hingga 8 Juni 2019. Setiap episode berdurasi sekitar 30 menit, dan judul episode diambil dari lagu-lagu band rock legendaris Queen. Serial ini disutradarai oleh Makoto Bonkobara, Akiko Ueda, dan Yusuke Noda, dengan skenario ditulis oleh Naoyuki Miura berdasarkan novel asli.

Cerita ini menyoroti isu-isu sensitif seperti homofobia internal, tekanan sosial, dan penerimaan diri. Tidak seperti BL konvensional yang sering romantisasi hubungan sesama jenis, serial ini mengeksplorasi sisi gelap kehidupan gay, termasuk hubungan dengan pasangan yang sudah menikah dan dampak HIV/AIDS.

Serial ini menerima pujian atas keberaniannya membahas topik LGBT di televisi nasional Jepang. Ia memenangkan beberapa penghargaan, termasuk Galaxy Award Monthly Prize pada Juli 2019. Penonton internasional juga menghargai pendekatan emosional yang mendalam, meskipun ada kritik terhadap stereotip tertentu.

Ringkasan Cerita

Cerita dimulai dengan Andou Jun, seorang siswa SMA berusia 18 tahun yang menyembunyikan identitas gaynya dari ibu dan orang sekitar. Jun adalah penggemar berat Queen, dan ia menjalin hubungan rahasia dengan Sasaki Makoto, seorang pria yang sudah menikah dan memiliki anak.

Suatu hari, Jun bertemu dengan teman sekelasnya, Miura Sae, saat Sae sedang membeli manga yaoi di toko buku. Jun mengejutkan Sae, dan keduanya saling berjanji untuk menjaga rahasia masing-masing. Jun mengkritik yaoi sebagai fantasi yang tidak realistis, sementara Sae membela genre itu sebagai bentuk ekspresi.

Hubungan mereka semakin dekat. Jun mulai tertarik pada Sae sebagai teman, meskipun ia sadar ketertarikannya pada pria. Sae, sebagai fujoshi (penggemar BL), mulai jatuh cinta pada Jun dan akhirnya mengungkapkan perasaannya.

Jun berusaha menanggapi perasaan Sae dengan berpura-pura menjadi straight. Ia mencoba berkencan dengan Sae, tapi gagal secara fisik karena orientasi seksualnya. Ini menyebabkan konflik internal yang dalam bagi Jun.

Sementara itu, Jun memiliki teman online bernama Mr. Fahrenheit, seorang gay yang hidup dengan HIV. Mr. Fahrenheit berbagi cerita tentang pasangannya yang meninggal karena AIDS, yang membuat Jun semakin takut akan masa depannya.

Jun juga berteman dengan Takaoka Ryohei, sahabat masa kecilnya yang diam-diam mencintai Sae. Ryohei menjadi pendukung setia Jun saat identitasnya terungkap.

Konflik memuncak ketika rahasia Jun bocor di sekolah. Ia mengalami bullying dan tekanan emosional yang ekstrem, hingga mencoba bunuh diri. Untungnya, Jun selamat dan mendapat dukungan dari Sae serta ibunya.

Di akhir cerita, Jun pindah ke Osaka bersama ibunya. Ia putus dengan Sae, tapi keduanya tetap berteman dekat. Jun mulai menerima dirinya sendiri, dan ada indikasi ia akan coming out di universitas.

Cerita ini menekankan bahwa penerimaan diri bukanlah akhir yang bahagia secara instan, tapi proses panjang. Tema HIV/AIDS diangkat melalui Mr. Fahrenheit, yang akhirnya bunuh diri, meninggalkan pesan tentang pentingnya hidup autentik.

Epilog menunjukkan Jun mengunjungi makam Mr. Fahrenheit, yang ternyata adalah seorang remaja yang berpura-pura dewasa online. Ini menambah lapisan emosional tentang kesepian di komunitas LGBT.

Serial ini menggunakan lagu Queen seperti "I Want to Break Free" untuk menggambarkan perjuangan Jun. Musik menjadi metafor kebebasan yang dicari karakter utama.

Karakter

Andou Jun adalah protagonis utama, diperankan oleh Daichi Kaneko. Ia adalah remaja gay yang penuh konflik internal. Jun mencintai musik Queen sebagai pelarian dari realitasnya.

Miura Sae, diperankan oleh Ryoko Fujino, adalah fujoshi yang polos tapi supportive. Sae mewakili perspektif heteroseksual yang belajar tentang realitas gay melalui persahabatannya dengan Jun.

Sasaki Makoto, diperankan oleh Shosuke Tanihara, adalah pasangan rahasia Jun. Makoto adalah pria closeted yang sudah menikah, menambah kompleksitas tema perselingkuhan dan tanggung jawab keluarga.

Takaoka Ryohei, diperankan oleh Yuki Ogoe, adalah sahabat Jun yang setia. Ryohei mencintai Sae, menciptakan segitiga emosional yang rumit.

Kate, pemilik kafe lesbian yang diperankan oleh Sarah Alainn, menjadi mentor Jun. Ia memperkenalkan Jun pada komunitas LGBT dan musik Queen secara lebih dalam.

Mr. Fahrenheit adalah karakter online yang misterius. Ia mewakili generasi gay yang lebih tua, menghadapi stigma HIV/AIDS.

Yoko Ando, ibu Jun yang diperankan oleh Tamae Ando, adalah figur ibu tunggal yang supportive. Ia belajar menerima anaknya setelah krisis.

Yusuke Ono adalah teman sekelas yang awalnya mem-bully Jun, tapi kemudian menunjukkan perkembangan karakter.

Mai Imamiya adalah teman Sae yang terlibat dalam dinamika kelompok sekolah.

Karakter pendukung seperti Nao Sakura dan Hayato Kondo menambah nuansa homofobia dan dukungan di lingkungan sekolah.

Sejarah Publikasi dan Adaptasi

Novel asli, Kanojo ga Suki na Mono wa Homo de Atte Boku de wa Nai, ditulis oleh Naoto Asahara. Novel ini diserialisasi di situs Kakuyomu dari 12 hingga 28 Oktober 2016.

Versi cetak diterbitkan oleh Kadokawa pada 21 Februari 2018, dengan ilustrasi sampul oleh Yojiro Arai. Novel ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Asahara tentang self-loathing sebagai gay muda.

Adaptasi manga dibuat oleh Akira Hirahara, diserialisasi di ComicWalker dari 1 Februari 2019 hingga 3 Maret 2020. Manga ini dikumpulkan dalam tiga volume oleh Kadokawa Bridge Comics.

Volume pertama manga dirilis pada 2 Mei 2019, volume kedua pada 8 November 2019, dan volume ketiga pada 6 Maret 2020.

Drama televisi Fujoshi, Ukkari Gei ni Kokuru adalah adaptasi pertama, tayang di NHK pada 2019. Ini adalah bagian dari tren drama LGBT di Jepang pasca kesuksesan Ossan's Love.

Adaptasi film berjudul Kanojo ga Suki na Mono wa dirilis pada akhir 2021. Film ini disutradarai oleh Kusano So, dengan pemeran berbeda seperti Fuju Kamio sebagai Jun dan Anna Yamada sebagai Sae.

Film ini mengubah fokus sedikit lebih ke perspektif Sae, tapi tetap setia pada tema novel.

Hingga 2026, tidak ada adaptasi baru yang diumumkan, meskipun serial ini tetap populer di kalangan penggemar BL internasional.

Novel dan adaptasinya diterjemahkan ke beberapa bahasa, termasuk Inggris dengan judul She Likes Homos, Not Me.

Publikasi ini berkontribusi pada diskusi lebih luas tentang representasi LGBT di media Jepang, di mana hak seperti pernikahan sesama jenis masih belum diakui secara nasional.

Penerimaan

Serial ini mendapat rating 7.8/10 di MyDramaList dari ribuan pengguna. Banyak yang memuji akting Daichi Kaneko sebagai Jun, yang memenangkan Newcomer Award di Confidence Award Drama Prize ke-16.

Ryoko Fujino memenangkan Best Supporting Actress di penghargaan yang sama, sementara skenario Naoyuki Miura dinobatkan sebagai Best Script.

Galaxy Award Monthly Prize pada Juli 2019 diberikan atas keberaniannya membahas isu gay di televisi publik.

Kritikus seperti Nao Kawamoto dari majalah Da Vinci memuji novel asli sebagai "heart-wrenching" dan segar, karena menggambarkan perjuangan gay secara realistis.

Miho Suzuki dari Mainichi Shimbun mencatat bahwa serial ini mengikuti tren drama LGBT seperti Ossan's Love, tapi dengan pendekatan lebih serius.

Jin Kitamura dari ITMedia memberikan ulasan positif, tapi mengkritik stereotip HIV/AIDS melalui karakter Mr. Fahrenheit.

Penonton internasional, terutama dari komunitas LGBT, merasa terwakili oleh cerita Jun. Banyak review di Reddit dan Letterboxd menyebutnya "underrated" dan emosional.

Beberapa kritik datang dari komunitas BL yang merasa cerita terlalu gelap, tidak seperti fantasi romantis yaoi biasa.

Secara keseluruhan, serial ini dianggap sebagai langkah maju dalam representasi gay di Jepang, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan.

Popularitasnya bertahan hingga 2026, dengan diskusi online yang terus aktif tentang tema penerimaan diri.

Lihat Pula

  • Ossan's Love adalah serial drama Jepang lain yang populer dengan tema BL, membahas hubungan sesama jenis di tempat kerja.

Referensi

  1. Wikipedia - Kanojo ga Suki na Mono wa Homo de Atte Boku de wa Nai
  2. MyDramaList - Fujoshi, Ukkari Gei ni Kokuru
  3. AsianWiki - Fujoshi, Ukkari Gei ni Kokuru
  4. IMDb - Fujoshi, Ukkari Gei ni Kokuru (TV Series 2019)
  5. Letterboxd - Fujoshi, Ukkari Gei ni Kokuru (2019)
  6. BL Bliss - FUJOSHI, UKKARI GEI NI KOKURU – 2019 – Japan