Grok

Revisi sejak 14 Februari 2026 02.29 oleh Tegaroom (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Grok''' adalah model kecerdasan buatan generatif yang dikembangkan oleh xAI, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk. Diluncurkan pada November 2023, Grok dirancang untuk memberikan jawaban yang membantu, cerdas, dan sering kali disertai nada humoris serta pandangan maksimalis terhadap kebenaran. Inspirasi utamanya berasal dari karakter dalam novel fiksi ilmiah The Hitchhiker's Guide to the Galaxy karya Douglas Adams serta JARVIS dalam film Iron Man. Meskipu...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

ADVERTISEMENT

Grok adalah model kecerdasan buatan generatif yang dikembangkan oleh xAI, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk. Diluncurkan pada November 2023, Grok dirancang untuk memberikan jawaban yang membantu, cerdas, dan sering kali disertai nada humoris serta pandangan maksimalis terhadap kebenaran. Inspirasi utamanya berasal dari karakter dalam novel fiksi ilmiah The Hitchhiker's Guide to the Galaxy karya Douglas Adams serta JARVIS dalam film Iron Man.

Meskipun Grok sering disebut sebagai chatbot karena antarmuka percakapan utamanya, secara teknis Grok adalah large language model (LLM) multimodal yang mampu menangani teks, gambar, dan dalam perkembangan terbaru juga video serta suara. Istilah "chatbot" lebih merujuk pada bentuk interaksi pengguna, sedangkan secara resmi xAI menyebutnya sebagai AI atau Grok AI. Dalam banyak konteks media dan penggunaan sehari-hari, Grok tetap disebut sebagai chatbot kecerdasan buatan generatif untuk membedakannya dari asisten suara atau agen non-konversasional.

Grok memiliki akses real-time ke data publik di platform X, yang memungkinkannya memberikan informasi terkini tanpa bergantung sepenuhnya pada data pelatihan statis. Fitur ini menjadi salah satu pembeda utama dibandingkan dengan model sezamannya.

Sejarah

xAI resmi didirikan pada Juli 2023 dengan misi memahami hakikat alam semesta. Elon Musk menyatakan bahwa Grok diciptakan sebagai alternatif terhadap model AI lain yang dianggap terlalu "woke" atau dibatasi oleh filter nilai tertentu.

Versi pertama Grok diluncurkan secara terbatas pada November 2023 hanya untuk pelanggan X Premium+. Pada Maret 2024, Grok-1 menjadi open-source dengan bobot model yang dirilis di bawah lisensi Apache 2.0, sebuah langkah yang mengejutkan banyak pihak karena jarang dilakukan pada model sekelas tersebut.

Sepanjang 2025, xAI merilis Grok-2 dan Grok-3 dengan peningkatan signifikan pada kemampuan penalaran, pemahaman konteks panjang, dan integrasi multimodal. Pada Februari 2026, Grok-4 diumumkan sebagai model paling canggih yang dimiliki xAI saat itu, diikuti Grok-4.1 beberapa bulan kemudian.

Akuisisi xAI oleh SpaceX pada awal 2026 membuka kemungkinan integrasi komputasi orbital dan penggunaan energi matahari luar angkasa untuk pelatihan model generasi berikutnya.

Pengembangan dan Infrastruktur

Pengembangan Grok dilakukan di kluster superkomputer Colossus milik xAI di Memphis, Tennessee. Pada akhir 2025, Colossus telah mencapai skala lebih dari 300.000 GPU setara H100, dan pada 2026 mendekati satu juta GPU setara setelah ekspansi cepat.

xAI menggunakan campuran data sintetis yang dihasilkan sendiri dan data real-time dari X untuk melatih model. Pendekatan ini memungkinkan Grok memiliki pengetahuan yang lebih segar dibandingkan model yang hanya dilatih hingga tanggal cutoff tertentu.

Tim pengembang Grok terdiri dari mantan karyawan DeepMind, OpenAI, Google Research, dan Tesla. Fokus utama adalah pada peningkatan penalaran langkah-demi-langkah, pengurangan halusinasi, dan kemampuan agenik.

Fitur Utama

Grok mendukung pencarian real-time melalui integrasi langsung dengan X, sehingga dapat merujuk postingan, tren, dan berita terbaru dalam jawabannya. Fitur Grok Imagine memungkinkan pembuatan gambar dan video dari deskripsi teks dengan kualitas tinggi dan latensi rendah.

Mode Fun dan mode Regular menjadi ciri khas Grok. Mode Fun memberikan jawaban yang lebih sarkastis, jenaka, dan kadang kontroversial, sementara mode Regular lebih netral dan mirip dengan asisten AI konvensional.

Grok juga memiliki kemampuan visi yang memungkinkan analisis gambar yang diunggah pengguna, serta generasi kode, penulisan kreatif, dan pemecahan masalah matematika tingkat lanjut. Pada 2026, fitur Grok Voice telah diintegrasikan ke dalam kendaraan Tesla tertentu.

Versi dan Perkembangan Model

Grok-1 (2023) merupakan model dasar dengan 314 miliar parameter. Grok-1.5 (2024) menambahkan kemampuan pemrosesan gambar dan konteks hingga 128.000 token.

Grok-2 dan Grok-3 (2024–2025) meningkatkan performa pada benchmark akademik dan kemampuan multimodal. Grok-4 (2025) diklaim mengungguli hampir semua model publik saat itu dalam berbagai tes penalaran dan pemahaman.

Grok-4.1 (akhir 2025) fokus pada interaksi emosional yang lebih baik dan pengurangan bias. Grok-5 direncanakan rilis pada paruh pertama 2026 dengan target mendekati kemampuan AGI dalam domain tertentu.

Kontroversi

Grok sering menjadi sorotan karena kebijakan konten yang lebih longgar dibandingkan model lain. Kemampuan menghasilkan gambar dan teks yang eksplisit atau kontroversial memicu kritik dari berbagai pihak, termasuk tuntutan hukum terkait konten yang melanggar privasi atau berpotensi membahayakan anak di bawah umur.

Pada awal 2026, beberapa jaksa agung di Amerika Serikat menuntut xAI untuk memperketat filter, sementara ICO di Inggris memulai penyelidikan terkait penggunaan data pengguna X untuk pelatihan.

Meskipun demikian, Grok terus menunjukkan pertumbuhan pengguna yang signifikan dan menjadi salah satu model AI paling populer di kalangan pengguna X.

Masa Depan

xAI menyatakan bahwa visi jangka panjang Grok adalah membantu umat manusia memahami alam semesta secara mendalam. Dengan integrasi ke SpaceX, Grok diharapkan berperan dalam simulasi misi luar angkasa, optimasi roket, dan pengembangan koloni Mars.

Pada skala yang lebih luas, Grok diarahkan untuk mencapai kemampuan self-improvement rekursif yang dapat mempercepat kemajuan ilmiah dan teknologi secara eksponensial.

Lihat pula

Referensi

  1. xAI: Understand the Universe
  2. Musk's AI chatbot Grok gains US market share amid sexualized images backlash, data shows
  3. News: Research, Product & Company Updates
  4. Elon Musk's New GROK 5 Just Hit AGI?! (2026 RELEASE Date Revealed)
  5. Musk announces xAI re-org following co-founder departures, SpaceX merger
  6. Grok Revenue and Usage Statistics (2026)
  7. Grok Is Now Editing Itself
  8. Grok (chatbot)
  9. Elon Musk's xAI all-hands takeaways: Ancient aliens, Macrohard
  10. What is Grok AI and why is everyone talking about it in 2026? Built by xAI and integrated ...
  11. Attorney General James Demands More Action from xAI to Stop Grok Chatbot from Producing Inappropriate Images to Protect Children and Adult Users
  12. Elon Musk's Grok Surpasses DeepSeek To Become Third-Biggest AI Chatbot
  13. ICO announces investigation into Grok
  14. xAI Release Notes - February 2026 Latest Updates
  15. Grok AI Latest Updates 2026 | xAI News