Detective Conan: Zero the Enforcer

Revisi sejak 1 Maret 2026 20.38 oleh Tegaroom (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Detektif Conan: Zero the Enforcer''' (bahasa Jepang: 名探偵コナン ゼロの執行人, Hepburn: Meitantei Konan: Zero no Shikkōnin) adalah sebuah film anime Jepang yang dirilis pada tahun 2018. Film ini disutradarai oleh Yuzuru Tachikawa dan ditulis oleh Takeharu Sakurai. Ini merupakan film ke-22 dalam seri film Detektif Conan, yang didasarkan pada manga berjudul sama karya Gosho Aoyama. Film ini mengikuti petualangan detektif cilik Conan Edogawa dalam m...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

ADVERTISEMENT

Detektif Conan: Zero the Enforcer (bahasa Jepang: 名探偵コナン ゼロの執行人, Hepburn: Meitantei Konan: Zero no Shikkōnin) adalah sebuah film anime Jepang yang dirilis pada tahun 2018. Film ini disutradarai oleh Yuzuru Tachikawa dan ditulis oleh Takeharu Sakurai. Ini merupakan film ke-22 dalam seri film Detektif Conan, yang didasarkan pada manga berjudul sama karya Gosho Aoyama. Film ini mengikuti petualangan detektif cilik Conan Edogawa dalam memecahkan misteri ledakan di sebuah pusat konvensi di Tokyo.

Film ini dikenal juga dengan judul internasional Case Closed: Zero the Enforcer. Ceritanya melibatkan elemen spionase, konspirasi hukum, dan aksi teknologi tinggi. Karakter utama seperti Conan Edogawa, Ran Mouri, dan Kogoro Mouri kembali muncul, dengan penekanan pada karakter Rei Furuya alias Toru Amuro. Film ini diproduksi oleh TMS Entertainment dan didistribusikan oleh Toho. Durasi film mencapai 110 menit, dengan tema lagu "Zero" yang dinyanyikan oleh Masaharu Fukuyama.

Secara keseluruhan, film ini mengeksplorasi tema keadilan versus hukum, dengan konflik antara polisi rahasia dan sistem peradilan. Ini menjadi salah satu film Detektif Conan yang paling sukses secara komersial. Cerita dimulai dari persiapan sebuah konferensi internasional di Tokyo. Ledakan misterius terjadi di Edge of Ocean, sebuah resor dan pusat konvensi baru. Insiden ini menewaskan dan melukai beberapa personel Biro Keamanan Publik.

Alur Cerita

Cerita berlatar di Teluk Tokyo, di Edge of Ocean, sebuah pusat resor dan konvensi terintegrasi yang akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak. Sebuah ledakan terjadi di salah satu gedung, menewaskan dan melukai personel Biro Keamanan Publik, termasuk Toru Amuro dan Yuya Kazami. Investigasi awal menemukan sidik jari yang cocok dengan Kogoro Mouri, serta bukti di komputernya. Hal ini menyebabkan penangkapan Kogoro atas tuduhan terorisme.

Ran Mouri, Eri Kisaki, dan Conan berusaha mencari pengacara untuk membela Kogoro. Mereka bertemu dengan pengacara lepas Kyoko Tachibana, yang setuju untuk mewakili Kogoro. Di sisi lain, Kantor Kejaksaan Agung, dipimpin oleh Sayoko Iwai, memerintahkan Makoto Kusakabe untuk menuntut Kogoro. Investigasi polisi mengungkap bahwa ledakan disebabkan oleh katup gas yang diakses jarak jauh dan pressure cooker yang terhubung melalui Internet of Things (IoT).

Akses dilakukan melalui perangkat Kogoro menggunakan jaringan mirip Tor. Pada hari konferensi, kerusakan IoT menyebabkan korsleting listrik dan kebakaran di seluruh Tokyo. Kogoro ditahan di Penjara Tokyo, sehingga ia tidak mungkin menjadi pelaku. Kasus terhadapnya dibatalkan. Pada hari pendaratan pesawat luar angkasa tak berawak "Hakucho", Conan mengidentifikasi jaksa Makoto Kusakabe sebagai pelaku di balik pemboman dan serangan IoT.

Asisten Kusakabe, Fumikazu Haba, yang sebelumnya bekerja dengan dan jatuh cinta pada Kyoko Tachibana, menemukan peretas terkait perusahaan game. Haba ditangkap karena membobol dan dianggap mati setelah diinterogasi oleh Amuro. Hal ini memicu balas dendam Kusakabe terhadap Biro Keamanan Publik. Amuro mengungkap bahwa kematian Haba dipalsukan untuk mencegah penggunaan asisten serupa di masa depan.

Kusakabe meretas sistem mirip NASA (NAZU) untuk mengarahkan kapsul "Hakucho" ke gedung Kepolisian Metropolitan Tokyo. Hal ini menyebabkan pemadaman listrik dan serangan IoT untuk mengevakuasi orang ke Edge of Ocean. Meskipun Kusakabe akhirnya menyerah dan memberikan kode akses, sudah terlambat. Conan dan Amuro, dengan bantuan Dr. Agasa, Haibara, dan Detective Boys, menggunakan drone buatan Dr. Agasa untuk meledakkan bom di dekat kapsul.

Ledakan itu mengubah jalur kapsul. Amuro dan Conan berpacu melawan waktu dan lalu lintas, dengan Conan menembak kapsul untuk mengalihkannya ke air di menara kasino. Aksi ini menyelamatkan banyak nyawa. Konflik berakhir dengan penangkapan Kusakabe. Conan merenungkan tentang keadilan sejati di luar hukum formal.

Karakter

Conan Edogawa, detektif cilik yang sebenarnya adalah Shinichi Kudo, menjadi pusat cerita. Ia disuarakan oleh Minami Takayama dalam versi Jepang. Ran Mouri, teman masa kecil Shinichi, diperankan oleh Wakana Yamazaki. Kogoro Mouri, detektif swasta yang sering menjadi alat Conan, disuarakan oleh Rikiya Koyama.

Toru Amuro, agen polisi rahasia yang juga dikenal sebagai Rei Furuya, menjadi karakter kunci. Ia disuarakan oleh Toru Furuya. Yuya Kazami, rekan Amuro, diperankan oleh Nobuo Tobita. Kyoko Tachibana, pengacara, disuarakan oleh Aya Ueto. Makoto Kusakabe, jaksa, diperankan oleh Tokuyoshi Kawashima.

Karakter pendukung seperti Ai Haibara (Megumi Hayashibara), Detective Boys, dan Eri Kisaki (Gara Takashima) juga muncul. Dalam dubbing Inggris, Conan disuarakan oleh Wendee Lee, dan Amuro oleh Kyle McCarley. Karakter-karakter ini menambahkan kedalaman pada tema spionase dan hukum.

Produksi

Film ini diproduksi oleh TMS/V1 Studio, dengan sutradara Yuzuru Tachikawa yang sebelumnya mengerjakan proyek anime lain. Naskah ditulis oleh Takeharu Sakurai, yang mengadaptasi elemen dari manga Gosho Aoyama. Produksi dimulai setelah kesuksesan film sebelumnya, The Crimson Love Letter.

Musik disusun oleh Katsuo Ono, dengan kontribusi dari Ken Miyazaki. Sinematografi ditangani oleh Jin Nishiyama, dan penyuntingan oleh Terumitsu Okada. Tema lagu "Zero" oleh Masaharu Fukuyama menjadi ikonik. Film ini menampilkan teknologi animasi canggih untuk adegan aksi.

Lokasi syuting virtual termasuk Urban Dock LaLaport Toyosu di Tokyo. Bagian kredit akhir menampilkan latar Incheon, Korea Selatan. Ini adalah film pertama yang menampilkan Hyoe Kuroda secara signifikan. Produksi melibatkan kolaborasi dengan Toho untuk distribusi.

Dubbing Inggris dilakukan oleh Bang Zoom! Entertainment, menandai dubbing resmi pertama sejak 2010. Nama karakter menggunakan versi Jepang asli. Film ini menekankan elemen IoT dan hacking, mencerminkan isu teknologi kontemporer.

Rilis

Film dirilis di Jepang pada 13 April 2018, di 384 layar. Ini menjadi hit instan, menduduki peringkat satu di box office akhir pekan pertama. Rilis internasional termasuk di Cina, Korea Selatan, Taiwan, Uni Emirat Arab, dan Spanyol.

Dubbing Inggris tayang perdana di Uni Emirat Arab dengan subtitle Arab. Di Amerika, tayang di Anime Expo 2019 dengan teknologi 4DX. Pada 30 Juni 2020, TMS mengumumkan rilis Blu-ray Inggris untuk September, dirilis oleh Discotek Media pada 29 September 2020.

Film tersedia untuk streaming digital di Amazon Prime Video. Di Indonesia, film tayang di bioskop pada 1 Agustus 2018. Rilis ini mencakup subtitle bahasa lokal. Hingga 2022, film tetap populer di platform streaming.

Penerimaan

Film ini menerima ulasan positif atas plot yang kompleks dan aksi mendebarkan. Kritikus memuji pengembangan karakter Amuro dan tema keadilan. Namun, beberapa mengkritik fokus berlebih pada elemen teknologi yang membuat cerita terasa panjang.

Di IMDb, film mendapat rating 6.2 dari lebih dari 2.400 ulasan. Di Rotten Tomatoes, meski ulasan terbatas, penonton memberikan respons positif. Film ini dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam seri, terutama untuk penggemar Amuro.

Di Jepang, film memecahkan rekor seri sebelumnya. Penggemar menghargai integrasi dengan alur manga utama. Secara global, film menarik perhatian atas elemen spionase yang mirip dengan film aksi Hollywood.

Box Office

Film debut dengan pendapatan 12,1 juta dolar AS dari 1,012 juta tiket di akhir pekan pertama di Jepang. Pendapatan domestik mencapai 9,18 miliar yen, atau sekitar 83,1 juta dolar AS. Ini menjadikannya film anime terlaris ke-9 sepanjang masa dan terlaris dalam franchise Detektif Conan.

Di luar Jepang, film meraup 127,3 juta yuan di Cina (19,7 juta dolar AS). Di Korea Selatan, pendapatan 3,2 miliar won (2,8 juta dolar AS). Taiwan menyumbang 149 juta yen, Uni Emirat Arab 63.401 dolar AS, dan Spanyol 75.161 dolar AS.

Total pendapatan dunia mencapai 108,2 juta dolar AS hingga Maret 2022. Kesuksesan ini melampaui film sebelumnya, The Crimson Love Letter, yang meraup 6,87 miliar yen.

Lihat Pula

Referensi

  1. Case Closed: Zero the Enforcer - Wikipedia
  2. Detective Conan: Zero the Enforcer (2018) - IMDb
  3. Zero the Enforcer - Detective Conan Wiki
  4. Detective Conan: Zero the Enforcer - Rotten Tomatoes
  5. Detective Conan Film 22: Zero The Enforcer (Anime) - TV Tropes