ADVERTISEMENT
Cosmic Princess Kaguya! (bahasa Jepang: 超かぐや姫!, Hepburn: Chō Kaguya-hime!) merupakan film animasi musikal fantasi bergenre yuri asal Jepang yang dirilis pada tahun 2026. Film ini disutradarai oleh Shingo Yamashita dalam debut penyutradaraannya yang panjang. Cerita mengadaptasi ulang kisah rakyat klasik Jepang The Tale of the Bamboo Cutter atau Kisah Putri Kaguya dengan latar masa depan dekat yang menggabungkan elemen metaverse, streaming, dan musik virtual.
Film ini mengisahkan seorang siswi SMA bernama Iroha Sakayori yang bertemu dengan Kaguya, seorang gadis misterius yang berasal dari Bulan. Mereka berdua terlibat dalam turnamen streamer di dunia virtual bernama Tsukuyomi. Produksi film ini ditangani oleh Studio Colorido dan Studio Chromato dengan dukungan Twin Engine. Karakter dirancang oleh Akihiro Nagae untuk dunia nyata dan Hechima untuk dunia virtual.
Durasi film mencapai 142 menit dengan bahasa Jepang asli. Film ini dirilis secara eksklusif di Netflix pada 22 Januari 2026 dan mencatat pendapatan box office sebesar ¥793,8 juta di Jepang. Suara pengisi karakter utama meliputi Yūko Natsuyoshi sebagai Kaguya, Anna Nagase sebagai Iroha Sakayori, serta Saori Hayami sebagai Yachiyo Runami. Film ini juga memiliki versi dubbing bahasa Inggris.
Sinopsis
Iroha Sakayori adalah siswi SMA kelas 12 yang hidup mandiri di Tokyo setelah kehilangan ayahnya. Ia menjalani jadwal ketat antara sekolah, les, pekerjaan paruh waktu, dan waktu luang di dunia virtual Tsukuyomi. Suatu malam, Iroha menemukan tiang listrik yang bersinar dan di dalamnya terdapat seorang bayi.
Bayi tersebut tumbuh dengan cepat dalam hitungan hari menjadi seorang gadis seusia Iroha. Gadis itu mengaku berasal dari Bulan dan meminta dinamai Kaguya sesuai dengan kisah rakyat klasik. Kaguya kecewa dengan akhir tragis kisah aslinya dan bertekad menciptakan akhir bahagia bersama Iroha.
Kehadiran Kaguya mengacaukan rutinitas Iroha. Namun, gadis dari Bulan itu memperkenalkan Iroha lebih dalam ke Tsukuyomi, sebuah dunia virtual yang dikelola oleh AI idol bernama Yachiyo Runami. Mereka juga bertemu dengan hewan peliharaan virtual bernama InuDOGE. Kaguya yang energik dan flamboyan segera memutuskan untuk menjadi streamer dan mengajak Iroha berpartisipasi dalam turnamen Yachiyo Cup.
Turnamen tersebut menjanjikan kesempatan tampil langsung bersama Yachiyo. Kaguya dengan cepat meraih popularitas, tetapi mereka harus menghadapi rival kuat bernama Black OnyX yang dipimpin oleh Akira Mikado, kakak Iroha yang hilang kontak. Pertarungan wilayah KASSEN dan dukungan penggemar akhirnya membawa kemenangan bagi Kaguya dan Iroha. Mereka mendapatkan apartemen baru dan sukses menggelar konser.
Namun, ancaman muncul ketika makhluk dari Bulan datang untuk membawa pulang Kaguya sebelum bulan purnama berikutnya. Iroha berusaha mencegah kepergian Kaguya dengan bantuan teman-teman dan Black OnyX. Pada konser wisuda, Kaguya akhirnya harus kembali. Iroha kemudian menyelesaikan lagu yang belum rampung milik ayahnya.
Dalam twist cerita, Iroha mengetahui bahwa Yachiyo Runami sebenarnya adalah Kaguya dari masa depan. Kaguya telah melakukan perjalanan waktu dari 8.000 tahun lalu setelah kapalnya bertabrakan dengan asteroid. Ia terdampar bersama InuDOGE yang kemudian berevolusi menjadi Fushi atau Yachiyo. Setelah Tsukuyomi dibangun, mereka berkomunikasi hingga saat ini.
Iroha memutuskan meninggalkan rencana kuliah hukum dan membangun tubuh android agar kesadaran Kaguya dapat diunggah. Sepuluh tahun kemudian, mereka akhirnya dapat tampil bersama baik di dunia nyata maupun virtual. Cerita berakhir dengan tema persahabatan, rekonsiliasi keluarga, dan batas antara dunia nyata serta virtual.
Pemeran
Yūko Natsuyoshi mengisi suara Kaguya, gadis hiperaktif dari Bulan yang penuh semangat. Anna Nagase menjadi suara Iroha Sakayori, siswi teladan yang mandiri namun kesepian. Saori Hayami menyuarakan Yachiyo Runami, AI idol yang menjadi idola Iroha sekaligus alter ego Kaguya masa depan.
Rie Kugimiya mengisi suara Fushi atau InuDOGE. Miyu Irino menjadi Akira Mikado, kakak Iroha. Yuma Uchida dan Yoshitsugu Matsuoka masing-masing menyuarai Rai dan Noi Komazawa. Yoshino Aoyama dan Konomi Kohara menjadi Roka Ayatsumugi serta Mami Isayama. Fairouz Ai dan Natsuki Hanae turut serta sebagai karakter pendukung Otako the Loyal Dog dan Koto Okkotteru. Versi dubbing Inggris juga dirilis dengan pengisi suara seperti Jeannie Tirado dan Dawn M. Bennett.
Produksi
Pengembangan film dimulai pada 2022 di bawah kesepakatan Netflix dengan Studio Colorido. Proyek ini menjadi film orisinal ketiga setelah Drifting Home dan My Oni Girl. Shingo Yamashita ditawari kesempatan menyutradarai film orisinal oleh Twin Engine setelah karyanya di Pokémon: Twilight Wings.
Awalnya beberapa proposal ditolak karena kurang menarik publik. Yamashita kemudian merevisinya dengan menggabungkan elemen metaverse, streamer, dan musik Vocaloid. Ia menulis skenario bersama Saeri Natsuo. Cerita terinspirasi dari One Piece Film: Red dan Needy Girl Overdose.
Storyboard selesai pada Juni 2024 dan animasi rampung September 2025. Naoya Nakayama mengarahkan adegan musikal sementara Masaya Machida bertanggung jawab pada CG. Karakter dunia nyata dirancang Akihiro Nagae dan dunia Tsukuyomi oleh Hechima. Pengumuman proyek dilakukan November 2025.
Musik
Musik latar digarap oleh Conisch. Lagu-lagu utama diciptakan oleh produser Vocaloid terkenal seperti ryo (supercell), yuigot, Aqu3ra, HoneyWorks, 40mP, serta kz (livetune). Lagu tema utama "Ex-Otogibanashi" dinyanyikan Saori Hayami. Lagu penutup adalah cover "Ray" milik Bump of Chicken yang dibawakan Yūko Natsuyoshi dan Saori Hayami.
Album kompilasi dirilis 22 Januari 2026 dan mencapai peringkat tinggi di Billboard Japan serta Oricon. Remix versi CPK! juga dirilis dalam bentuk CD single. Musik menjadi elemen sentral yang menyatukan tema persahabatan dan mimpi di dunia virtual.
Rilis
Film tayang perdana di Netflix secara global pada 22 Januari 2026. Tayangan terbatas di bioskop Laemmle Glendale, California, berlangsung hingga 29 Januari. Di Jepang, film masuk bioskop pada 20 Februari 2026 di 19 layar dan kemudian diperluas hingga lebih dari 100 layar mulai Maret. Penonton diizinkan bertepuk tangan dan menggunakan glow stick di bioskop.
Manga adaptasi karya Tarō Yoneda dimuat di Comptiq mulai Januari 2026. Novelisasi oleh Naruto Kiriyama terbit 30 Januari 2026. Buku panduan Happy End no Sono Saki e! juga dirilis bersamaan.
Penerimaan
Film mendapat rating tinggi di Rotten Tomatoes mencapai 92 persen. Kritikus memuji visual Tsukuyomi yang memukau, chemistry antar karakter utama, serta integrasi musik Vocaloid yang seamless. Banyak yang menyebut film ini sebagai ode modern terhadap budaya streaming dan creator economy.
Di Netflix, film debut di peringkat tujuh film non-Inggris global dan langsung nomor satu di Jepang. Pendapatan empat hari pertama di Jepang mencapai ¥291,2 juta dengan 148.067 penonton. Hingga 8 Maret 2026, total box office mencapai ¥793,8 juta. Penonton memuji tema yuri yang halus, pesan tentang kebebasan berekspresi, dan akhir yang mengharukan.
Lihat pula
Referensi
- Wikipedia - Cosmic Princess Kaguya!
- Netflix Official Site - Cosmic Princess Kaguya!
- Rotten Tomatoes - Cosmic Princess Kaguya!
- YouTube Official Trailer - Cosmic Princess Kaguya!