Berita

Revisi sejak 10 Mei 2026 18.51 oleh Tegaroom (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''Berita''' merupakan laporan informasi mengenai suatu kejadian atau peristiwa terkini yang disampaikan kepada khalayak umum melalui berbagai media komunikasi. Dalam kehidupan sehari-hari, berita menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas masyarakat karena membantu publik memahami peristiwa yang terjadi di sekitar mereka. Informasi ini dapat diperoleh melalui televisi, radio, surat kabar, hingga berbagai platform digital yang semakin mudah diakses oleh...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

ADVERTISEMENT

Berita merupakan laporan informasi mengenai suatu kejadian atau peristiwa terkini yang disampaikan kepada khalayak umum melalui berbagai media komunikasi. Dalam kehidupan sehari-hari, berita menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas masyarakat karena membantu publik memahami peristiwa yang terjadi di sekitar mereka. Informasi ini dapat diperoleh melalui televisi, radio, surat kabar, hingga berbagai platform digital yang semakin mudah diakses oleh siapa pun dan kapan pun. Berita bukan sekadar cerita, melainkan rekaman peristiwa yang memiliki nilai jurnalistik dan dipublikasikan melalui media massa baik cetak, elektronik, maupun daring.

Etimologi

Secara etimologis, kata “berita” berasal dari bahasa Sanskerta, yakni vrit yang berarti “ada” atau “terjadi”. Dalam bahasa Inggris, berita disebut news, yang berasal dari kata new yang berhubungan dengan hal-hal baru. Akar kata ini menegaskan bahwa esensi utama berita adalah kebaruan dari suatu informasi yang disampaikan.

Pengertian Berita Menurut KBBI dan Para Ahli

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), berita diartikan sebagai cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Selain itu, KBBI juga mendefinisikan berita sebagai kabar, pengumuman, atau pemberitahuan.

Sejumlah pakar komunikasi dan jurnalistik memberikan definisi berita dari sudut pandang yang beragam namun saling melengkapi. Willard C. Bleyer menyatakan bahwa berita adalah segala sesuatu yang terkini (hangat) yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar, karena menarik atau mempunyai makna bagi pembaca. Dean M. Lyle Spencer mendefinisikan berita sebagai setiap fakta atau ide yang akurat dan dapat menarik perhatian bagi sejumlah besar pembaca.

Nasution berpendapat bahwa berita adalah laporan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi yang ingin diketahui oleh umum, dengan sifat aktual, faktual, penting, dan menarik. Sementara itu, Mitchell V. Charnley menyatakan bahwa berita adalah laporan tepat waktu mengenai fakta dan opini yang memiliki daya tarik atau hal penting bagi masyarakat luas.

Wahyudi mendefinisikan berita sebagai uraian tentang peristiwa, fakta, atau pendapat yang mengandung nilai berita dan sudah disajikan melalui media massa periodik. Menurut Wahyudi, semua berita adalah informasi, tetapi tidak semua informasi adalah berita, karena berita adalah informasi yang mengandung nilai berita dan telah diolah sesuai kaidah ilmu jurnalistik.

Doug Newson dan James A. Wollert mengartikan berita sebagai segala sesuatu yang perlu dan ingin diketahui oleh masyarakat. Paul De Maeseneer menambahkan bahwa berita adalah informasi mengenai kejadian baru yang bersifat penting, relevan, dan berpengaruh bagi pendengarnya.

Ciri-Ciri Berita

Sebuah laporan dapat dikategorikan sebagai berita apabila memenuhi karakteristik khusus yang membedakannya dari opini atau karya fiksi. Ciri-ciri utama berita meliputi:

Berita harus bersifat faktual, yaitu didasarkan pada kejadian nyata, bukan rekayasa, imajinasi, atau isu yang belum terverifikasi kebenarannya. Kebenaran merupakan fondasi utama jurnalisme. Berita juga harus aktual atau terkini, artinya peristiwa yang diberitakan adalah kejadian yang baru saja terjadi atau sedang hangat dibicarakan. Unsur kebaruan sangat memengaruhi nilai berita.

Objektivitas menjadi ciri penting lainnya, yakni berita harus disampaikan apa adanya tanpa dicampuri opini pribadi penulis. Wartawan wajib bersikap netral dan berimbang. Selain itu, berita harus menarik dan penting, artinya informasi tersebut menyangkut kepentingan banyak orang atau memiliki daya tarik yang kuat sehingga mendorong masyarakat untuk membacanya. Bahasa yang digunakan dalam berita pun harus jelas, baku, mudah dipahami, singkat, dan tidak bertele-tele.

Unsur-Unsur Berita

Dalam penyusunan teks berita yang lengkap dan informatif, seorang jurnalis wajib menerapkan rumus 5W+1H yang memastikan informasi yang disampaikan utuh dan tidak membingungkan pembaca. Keenam unsur tersebut adalah what (apa peristiwa yang terjadi), who (siapa saja yang terlibat dalam peristiwa), when (kapan peristiwa itu berlangsung), where (di mana lokasi kejadian), why (mengapa peristiwa itu bisa terjadi), dan how (bagaimana proses terjadinya peristiwa tersebut). Kelengkapan unsur-unsur inilah yang membedakan berita yang kredibel dengan sekadar informasi biasa.

Jenis-Jenis Berita

Dalam dunia jurnalistik, berita dikategorikan menjadi beberapa jenis berdasarkan cara penyajian dan kedalaman informasinya. Berita langsung atau straight news adalah berita yang ditulis secara ringkas, lugas, dan langsung pada inti permasalahan. Jenis berita ini umumnya ditemukan di halaman depan surat kabar atau menjadi berita utama di media elektronik.

Berita mendalam atau depth news merupakan berita yang mengupas suatu peristiwa secara lebih detail dan komprehensif. Jenis berita ini menggali informasi di balik permukaan peristiwa, termasuk latar belakang, penyebab, dan dampaknya. Berita investigasi atau investigation news adalah berita hasil penyelidikan dan penelitian dari berbagai sumber, di mana wartawan melakukan investigasi terhadap suatu isu atau kasus untuk mengungkap fakta yang tersembunyi.

Berita interpretatif atau interpretative news merupakan berita yang dikembangkan melalui interpretasi atau penilaian wartawan terhadap suatu peristiwa. Meskipun berisi sudut pandang wartawan, berita ini tetap harus berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan. Sementara itu, berita opini atau opinion news adalah berita yang berisi pendapat tokoh, ahli, cendekiawan, atau pejabat mengenai suatu isu tertentu, yang menyajikan berbagai sudut pandang dari narasumber yang kompeten.

Evolusi Definisi Berita di Era Digital

Definisi berita terus berkembang seiring perubahan lanskap media dan perilaku konsumsi informasi publik. Sebuah studi yang dilakukan Pew Research Center pada Maret 2025 terhadap 9.482 orang dewasa Amerika Serikat menemukan bahwa apa yang dianggap sebagai berita sangat bervariasi dari satu orang ke orang lain, dan kekuatan untuk menentukan hal tersebut telah bergeser secara signifikan dari penjaga gerbang media (media gatekeepers) kepada masyarakat umum.

Sebelum era digital dan media sosial, para peneliti mendekati pertanyaan tentang apa itu berita dari perspektif jurnalis. Gagasan tentang berita umumnya terikat pada institusi jurnalisme, di mana media sebagai penjaga gerbang menentukan apa yang layak diberitakan, memproduksi dan mengemas informasi dengan nada atau seperangkat nilai tertentu untuk audiens yang pasif. Namun, di era digital saat ini, ketika orang-orang terpapar lebih banyak informasi dari lebih banyak sumber daripada sebelumnya, para peneliti semakin mempelajari berita dari perspektif audiens, di mana audiens sendirilah yang mendefinisikan apa itu “berita”.

Mayoritas responden dalam studi tersebut menyepakati bahwa informasi harus bersifat faktual, terkini, dan penting bagi masyarakat untuk dapat dianggap sebagai berita. Sekitar 85 persen responden menyatakan bahwa keakuratan fakta merupakan faktor utama dalam menentukan apakah suatu informasi layak disebut berita, sementara 78 persen menekankan pentingnya kebaruan informasi, dan 72 persen menganggap pentingnya informasi bagi masyarakat sebagai faktor penentu. Selain itu, responden juga menyatakan bahwa berita seharusnya tidak bias, dengan bias politik menjadi kekhawatiran yang berulang di antara para partisipan.

David Folkenflik, media koresponden NPR News, menyatakan bahwa definisi tentang apa itu berita menjadi kabur. Berita adalah kombinasi antara apa yang perlu diketahui, apa yang ingin diketahui, dan apa yang dianggap menarik meskipun sebelumnya tidak disadari untuk diketahui. Tidak ada jawaban tunggal yang cocok untuk semua orang tentang apa itu berita, karena berita memiliki makna yang berbeda bagi setiap individu.

Peran dan Fungsi Berita dalam Masyarakat

Berita memiliki peran penting sebagai sumber informasi yang dapat dijadikan rujukan, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun peristiwa lainnya yang menarik perhatian publik. Kehadiran berita menjadi jembatan informasi antara peristiwa yang terjadi di lapangan dengan masyarakat luas. Fungsi teks berita mencakup sebagai sumber informasi terkini, alat untuk membangun hubungan antara media massa dan masyarakat, serta alat promosi dan branding dalam dunia bisnis.

Berita yang berkualitas adalah berita yang mampu menyajikan informasi secara lengkap, berimbang, dan tidak memihak. Dengan memahami pengertian dan jenis-jenis berita, masyarakat dapat lebih kritis dalam menerima informasi dan membedakan berita yang kredibel dengan informasi yang menyesatkan. Di era banjir informasi seperti sekarang, kemampuan untuk menyaring dan memverifikasi kebenaran suatu berita menjadi keterampilan yang sangat penting bagi setiap individu.

Lihat pula

Referensi

  1. Media Indonesia Humaniora. “Apa yang Dimaksud dengan Berita? Ini Pengertian dan Unsur Lengkapnya”.
  2. CNN Indonesia. “Pengertian Berita Menurut Para Ahli dan Unsur-unsurnya”.
  3. Pikiran Rakyat. “Unsur Berita: Pengertian, Contoh dan Struktur”.
  4. UMSU.ac.id. “Apa Itu Berita? Ini Pengertian dan Jenis-Jenisnya”.
  5. AcehGround. “Memahami Berita: Pengertian, Unsur 5W+1H, dan Struktur Piramida Terbalik untuk Literasi Digital”.
  6. Nieman Lab. “‘News’ in 2025 is in the eye of the beholder”.
  7. AdNews. “What is news?”.
  8. Pendidikan Kediri Kota. “Kategori: Berita | Halaman 9”.
  9. Sastrawacana.id. “Berikut Ini yang Merupakan Definisi yang Tepat untuk Sebuah Teks Berita Adalah?”.