How to Train Your Dragon

Revisi sejak 23 Mei 2026 23.44 oleh Tegaroom (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi ''''How to Train Your Dragon''' adalah waralaba media Inggris-Amerika yang diproduksi oleh DreamWorks Animation. Waralaba ini secara longgar diadaptasi dari seri buku berjudul sama karya penulis asal Inggris, Cressida Cowell . Waralaba ini dimulai dengan film animasi pertama yang dirilis pada tahun 2010 dan telah berkembang mencakup trilogi film bioskop, berbagai film pendek, beberapa seri televisi, permainan video, serta taman hiburan. Dikenal karena kualitas an...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

ADVERTISEMENT

How to Train Your Dragon adalah waralaba media Inggris-Amerika yang diproduksi oleh DreamWorks Animation. Waralaba ini secara longgar diadaptasi dari seri buku berjudul sama karya penulis asal Inggris, Cressida Cowell . Waralaba ini dimulai dengan film animasi pertama yang dirilis pada tahun 2010 dan telah berkembang mencakup trilogi film bioskop, berbagai film pendek, beberapa seri televisi, permainan video, serta taman hiburan.

Dikenal karena kualitas animasinya yang tinggi dan kedalaman emosional ceritanya, waralaba ini berfokus pada persahabatan antara seorang pemuda Viking bernama Hiccup Horrendous Haddock III dan naganya yang langka, Toothless. Kesuksesan waralaba ini tidak hanya diraih dari sisi box office, tetapi juga dari pujian kritis, dengan setiap film animasinya meraih nominasi Academy Award untuk Film Animasi Terbaik .

Pada tahun 2025, waralaba ini memasuki era baru dengan perilisan film live-action pertama yang disutradarai oleh Dean DeBlois, menandai babak segar bagi waralaba yang telah berusia lebih dari satu dekade ini . Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai aspek dari waralaba How to Train Your Dragon, mulai dari film, televisi, hingga ekspansinya ke berbagai media lain berdasarkan informasi terkini.

Latar Belakang dan Buku Sumber

Akar dari waralaba How to Train Your Dragon terletak pada seri buku anak-anak yang ditulis oleh Cressida Cowell. Buku pertama yang juga berjudul How to Train Your Dragon diterbitkan pada tahun 2003 dan disusul oleh sebelas sekuel lainnya, dengan buku terakhir, How to Fight a Dragon's Fury, dirilis pada tahun 2015 . Seri buku ini berlatar di dunia fiksi Viking dan berfokus pada petualangan Hiccup Horrendous Haddock III, seorang pangeran Viking yang canggung namun cerdas.

Meskipun film-filmnya mengambil inspirasi dari karakter dan premis dasar buku tersebut, alur cerita di film memiliki perbedaan signifikan. Buku-buku Cressida Cowell memiliki nada yang lebih jenaka dan petualangan, dengan Hiccup yang digambarkan sebagai seorang anak yang sering diremehkan namun memiliki hati emas. Sementara itu, film-film arahan Dean DeBlois lebih menekankan pada tema pencarian jati diri, kepemimpinan, dan konsekuensi perang, dengan karakter yang lebih dewasa dan konflik yang lebih kompleks. Hingga tahun 2015, seri buku ini telah terjual lebih dari tujuh juta kopi di seluruh dunia .

Film Animasi

Trilogi film animasi merupakan inti dari waralaba How to Train Your Dragon. Ketiga filmnya disutradarai oleh Dean DeBlois, kecuali film pertama yang disutradarai bersama oleh Chris Sanders dan Dean DeBlois . Ketiganya secara kolektif diakui sebagai salah satu trilogi terbaik dalam sejarah film animasi.

How to Train Your Dragon (2010) adalah film pertama yang dirilis pada 26 Maret 2010 di Amerika Serikat, sementara di Indonesia telah tayang lebih awal pada 20 Maret 2010 . Film ini memperkenalkan Hiccup, seorang remaja Viking yang tidak terampil dari pulau Berk, yang secara tidak sengaja menembak jatuh seekor naga Night Fury yang misterius, yang kemudian dinamainya Toothless. Daripada membunuhnya, Hiccup memulai persahabatan rahasia dengannya. Film ini sukses besar secara kritis dan komersial, meraup hampir 500 juta dolar di seluruh dunia dari anggaran 165 juta dolar .

How to Train Your Dragon 2 (2014) dirilis pada 13 Juni 2014 dan mengambil setting lima tahun setelah peristiwa film pertama. Hiccup dan Toothless menjelajahi wilayah baru dan menemukan gua es yang dihuni oleh seorang pemburu naga misterius yang sebenarnya adalah ibunya yang telah lama hilang, Valka, yang diperankan oleh Cate Blanchett . Film ini memperluas cakupan cerita, memperkenalkan ancaman baru melalui Drago Bludvist, dan mengangkat tema tanggung jawab serta kehilangan.

How to Train Your Dragon: The Hidden World (2019) dirilis pada 22 Februari 2019 sebagai penutup trilogi. Film ini mengikuti Hiccup yang sekarang menjadi kepala suku Berk yang harus melindungi rakyatnya dan para naga dari ancaman pemburu naga yang dipimpin oleh Grimmel the Grisly. Pencarian akan "Dunia Tersembunyi" menjadi fokus utama, di mana Hiccup harus belajar melepaskan Toothless demi kebaikannya. Film ini ditayangkan perdana di Toronto International Film Festival dengan cuplikan emosional yang menggambarkan Hiccup dewasa merenungkan masa lalunya .

Film Live-Action

Pada tahun 2025, waralaba How to Train Your Dragon mengambil langkah besar dengan merilis adaptasi live-action dari film pertamanya. Film ini disutradarai, ditulis, dan diproduksi oleh Dean DeBlois, yang kembali setelah sukses dengan trilogi animasinya . Langkah ini mengikuti tren studio besar yang mengadaptasi film animasi populer ke dalam bentuk live-action.

Film live-action How to Train Your Dragon dirilis pada 13 Juni 2025 oleh Universal Pictures . Film ini dibintangi oleh Mason Thames sebagai Hiccup, Nico Parker sebagai Astrid, dan Gerard Butler yang kembali mengisi suara Stoick the Vast, kali ini dalam peran live-action . Film ini berdurasi 125 menit dan disertifikasi oleh Lembaga Sensor Film Indonesia untuk penonton usia 13 tahun ke atas .

Film ini meraih kesuksesan box office yang fenomenal. Dibuat dengan anggaran 150 juta dolar, film ini mengumpulkan lebih dari 200 juta dolar di seluruh dunia pada akhir pekan pembukaannya, dengan 117,7 juta dolar berasal dari pasar internasional . Secara keseluruhan, film ini meraup lebih dari 636 juta dolar di seluruh dunia, menjadikannya film dengan performa box office domestik tertinggi dalam sejarah waralaba ini . Kesuksesan ini didorong oleh nostalgia Generasi Z yang tumbuh dengan film animasinya, serta penerimaan positif dari penonton baru .

Menyusul kesuksesan ini, sekuel live-action telah dijadwalkan akan dirilis pada 11 Juni 2027 . Dean DeBlois akan kembali menyutradarai, dengan Cate Blanchett dikonfirmasi akan kembali memerankan Valka, bergabung dengan Gerard Butler serta para pemeran muda lainnya .

Serial Televisi

Waralaba How to Train Your Dragon juga meluas ke layar kaca melalui beberapa serial televisi yang mengisi celah antara film-film dan memperluas alam semestanya . Serial pertama, DreamWorks Dragons, memulai penayangannya di Cartoon Network pada September 2012. Musim pertamanya diberi judul Dragons: Riders of Berk dan musim keduanya Dragons: Defenders of Berk. Serial ini kemudian pindah ke Netflix dengan judul baru Dragons: Race to the Edge yang tayang dari Juni 2015 hingga Februari 2018. Serial ini berfungsi sebagai prekuel untuk How to Train Your Dragon 2, menampilkan karakter yang lebih dewasa dan petualangan mereka di kepulauan yang lebih luas.

Serial kedua, Dragons: Rescue Riders, mulai ditayangkan di Netflix pada tahun 2019. Berbeda dengan pendahulunya, serial ini menampilkan setting dan karakter yang sama sekali baru, meskipun masih berada di alam semesta yang sama. Serial ini menyasar audiens yang lebih muda dengan tone yang lebih ringan. Serial ketiga, Dragons: The Nine Realms, mulai streaming di Hulu dan Peacock pada Desember 2021. Serial ini mengambil lompatan waktu yang signifikan, yaitu 1.300 tahun setelah peristiwa The Hidden World, dan berlatar di abad ke-21, di mana sekelompok anak-anak menemukan rahasia naga di dunia modern .

Media Lain dan Ekspansi

Di luar film dan televisi, waralaba How to Train Your Dragon telah berekspansi ke berbagai media lain, termasuk film pendek. Beberapa film pendek yang dirilis antara lain Legend of the Boneknapper Dragon (2010), Book of Dragons (2011), Gift of the Night Fury (2011), Dawn of the Dragon Racers (2014), dan How to Train Your Dragon: Homecoming (2019) .

Dalam industri permainan video, waralaba ini juga memiliki jejak yang kuat. Beberapa judul yang dirilis antara lain How to Train Your Dragon (2010), Dragons: Rise of Berk (2014), School of Dragons (2013), dan Dragons: Legends of the Nine Realms (2022) . Dragons: Rise of Berk adalah permainan mobile yang populer di mana pemain membangun pulau Berk dan mengoleksi berbagai jenis naga. School of Dragons adalah Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (MMORPG) yang memungkinkan pemain menjelajahi dunia How to Train Your Dragon secara daring .

Salah satu ekspansi paling ambisius dari waralaba ini adalah kehadirannya di taman hiburan. How to Train Your Dragon – Isle of Berk adalah kawasan bertema yang dibuka di Universal Epic Universe, taman hiburan baru Universal Orlando Resort . Kawasan ini menawarkan pengalaman imersif di mana pengunjung dapat merasakan sensasi hidup bersama naga, menaiki wahana seperti Hiccup's Wing Gliders dan Dragon Racer's Rally, serta menonton pertunjukan langsung berjudul The Untrainable Dragon. Ekspansi ini menunjukkan komitmen Universal untuk menjadikan How to Train Your Dragon sebagai waralaba abadi yang dapat dinikmati lintas generasi .

Lihat pula

  • DreamWorks Animation: Studio produksi di balik waralaba How to Train Your Dragon yang juga menghasilkan film-film animasi sukses lainnya seperti Shrek, Kung Fu Panda, dan Madagascar.
  • Cressida Cowell: Penulis asli Inggris yang menciptakan seri buku How to Train Your Dragon yang menjadi fondasi dari seluruh waralaba ini.
  • Dean DeBlois: Sutradara visioner di balik trilogi film How to Train Your Dragon dan film live-action 2025, yang dikenal karena pendekatan sinematik dan penceritaan emosionalnya.

Referensi

  1. Wikipedia, "How to Train Your Dragon - Wikipedia"
  2. Wikipedia, "How to Train Your Dragon (novel series) - Wikipedia"
  3. Wikipedia bahasa Indonesia, "How to Train Your Dragon - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas"
  4. IMDb, "Toronto: Dwa Unveils Emotional New 'How to Train Your Dragon: The Hidden World' Footage - IMDb"
  5. Radar Madiun, "How to Train Your Dragon Rajai Box Office, Raih Pendapatan Awal USD 200 Juta di Seluruh Dunia - Radar Madiun"
  6. News of Bahrain, "Cate Blanchett will return as Valka in the live-action sequel of ‘How to Train Your Dragon’"
  7. Lembaga Sensor Film, "How To Train Your Dragon - Lembaga Sensor Film"
  8. Total Licensing, "Universal Products & Experiences to Bring live-action reimagining of How to Train Your Dragon to Vegas"
  9. detikcom, "Film How to Train Your Dragon 2025 Tayang Mulai Hari Ini, Simak Sinopsisnya!"
  10. Moegirl, "驯龙高手系列"