ADVERTISEMENT

Dangerous Drugs of Sex (性の劇薬 Sei no Gekiyaku), adalah seri manga Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Yuki Mizuta. Manga ini diserialkan dalam majalah manga digital Boys Fan dari Juni hingga Desember 2018. Kisahnya berfokus pada tema cinta sesama jenis yang gelap, melibatkan elemen sadomasokisme dan pemulihan psikologis. Adaptasi film live-action dirilis pada tahun 2020, menjadikannya salah satu film boys' love pertama dengan rating R18 di Jepang. Manga ini telah terjual lebih dari satu juta salinan digital pada tahun 2019, menunjukkan popularitasnya di kalangan pembaca genre yaoi.

Cerita Sei no Gekiyaku menggabungkan elemen thriller psikologis dengan romansa yang intens. Protagonis utama mengalami kejatuhan hidup yang drastis, yang membawanya ke situasi penuh konflik emosional. Adaptasi filmnya mempertahankan nada gelap dari manga asli, dengan penekanan pada penggambaran eksplisit yang menantang batas sensor di Jepang. Film ini disutradarai oleh Hideo Jojo, yang juga menulis skenarionya, dan menampilkan aktor seperti Sho Watanabe dan Takashi Kitadai dalam peran utama.

Sejak dirilis, Sei no Gekiyaku telah menjadi topik diskusi di komunitas boys' love internasional. Filmnya diputar di berbagai festival film, termasuk Bucheon International Fantastic Film Festival pada Juli 2020. Versi manga lanjutannya, berjudul Sei no Gekiyaku Re:life, dirilis pada tahun 2022, memperluas cerita asli dengan elemen baru. Karya ini sering dibandingkan dengan manga BL lain yang mengeksplorasi tema trauma dan penyembuhan melalui hubungan intim.

Ringkasan Plot

Makoto Katsuragi adalah seorang pekerja kantor elit yang hidupnya sempurna tiba-tiba runtuh. Ia kehilangan orang tuanya secara mendadak, dipaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya, dan ditinggalkan oleh pacarnya. Dalam keadaan mabuk, Katsuragi impulsif memutuskan untuk bunuh diri dengan melompat dari gedung tinggi. Namun, sebelum ia melompat, seorang pria misterius bernama Ryūji Yoden menyelamatkannya.

Yoden, yang ternyata adalah seorang dokter yang sedang berduka atas kehilangan kekasihnya, membawa Katsuragi ke tempat rahasia. Di sana, Yoden memaksa Katsuragi menyerahkan hidupnya kepadanya. Katsuragi dibelenggu di ruang bawah tanah dan menjalani pelatihan sadomasokisme yang brutal. Awalnya, Katsuragi merasa tersiksa dan ingin mati, tetapi melalui rasa sakit dan kenikmatan yang ekstrem, ia mulai menyadari nilai hidupnya.

Hubungan antara Katsuragi dan Yoden berkembang menjadi sesuatu yang lebih dalam. Yoden mengungkapkan bahwa ia menyelamatkan Katsuragi karena kemiripan wajahnya dengan kekasih almarhumnya. Namun, seiring waktu, keduanya saling jatuh cinta. Cerita mencapai klimaks ketika Katsuragi memilih untuk hidup dan membangun hubungan baru dengan Yoden, meninggalkan masa lalu yang menyakitkan.

Dalam manga, plot ini dikembangkan melalui bab-bab pendek yang fokus pada perkembangan emosional karakter. Adaptasi film memperpendek beberapa elemen untuk menyesuaikan durasi 89 menit, tetapi mempertahankan inti konflik psikologis. Elemen BDSM digambarkan secara eksplisit, membuatnya kontroversial bagi sebagian penonton.

Pemeran dan Karakter

Sho Watanabe memerankan Makoto Katsuragi, protagonis yang mengalami transformasi dari pria putus asa menjadi seseorang yang menemukan makna hidup melalui pengalaman ekstrem. Watanabe, aktor Jepang yang dikenal dalam genre boys' love, membawa kedalaman emosional ke peran ini, terutama dalam adegan-adegan yang menuntut kerentanan fisik dan mental.

Takashi Kitadai berperan sebagai Ryūji Yoden, pria misterius yang menyelamatkan Katsuragi tetapi kemudian menyiksanya. Kitadai, yang juga berpengalaman dalam film independen, menggambarkan Yoden sebagai karakter kompleks yang didorong oleh duka dan hasrat. Penampilannya dipuji karena berhasil menyeimbangkan elemen sadis dengan momen kerapuhan.

Pemeran pendukung termasuk Kouhei Nagano sebagai Endo, teman Katsuragi yang muncul dalam kilas balik kehidupan sosialnya. Ruri Shinato memerankan Ayaka, mantan pacar Katsuragi yang meninggalkannya di awal cerita. Seiki Chiba berperan sebagai karakter pendukung dalam adegan medis, sementara Sousuke Yamamoto muncul sebagai bartender yang berinteraksi dengan Katsuragi sebelum insiden bunuh diri.

Fumio Moriya memainkan peran kecil sebagai figur otoritas dalam latar belakang Yoden. Para aktor ini dipilih karena kemampuan mereka menangani tema dewasa, dan chemistry antara Watanabe dan Kitadai menjadi sorotan utama dalam ulasan film.

Produksi

Manga Sei no Gekiyaku diserialkan di majalah digital Boys Fan mulai 21 Juni 2018 hingga 20 Desember 2018. Yuki Mizuta, penulis dan ilustrator, dikenal dengan gaya seni yang detail dalam menggambarkan emosi dan adegan intim. Manga ini diterbitkan dalam dua volume: volume pertama pada 19 Februari 2019 dengan ISBN 978-4-9094-6076-9, dan volume kedua berjudul Sei no Gekiyaku Re:life pada 16 September 2022 dengan ISBN 978-4-910582-10-8.

Adaptasi film diumumkan pada April 2019. Hideo Jojo, sutradara yang berpengalaman dalam film erotis dan thriller, menulis skenario dan menyutradarai film ini. Jojo menyatakan bahwa film ini adalah yang pertama dalam genre boys' love dengan rating R18, bertujuan untuk mengeksplorasi tema seks dan kehidupan secara mendalam. Musik disusun oleh Guido Hayashi, yang menciptakan skor yang mendukung suasana gelap dan intens.

Produksi dilakukan oleh Future Comics, perusahaan yang juga menerbitkan manga asli. Film diproduksi dengan anggaran independen, fokus pada lokasi terbatas seperti ruang bawah tanah untuk menekankan elemen klaustrofobia. Syuting utama berlangsung di Jepang, dengan penekanan pada adegan intim yang memerlukan koordinasi khusus untuk keselamatan aktor.

Film pertama kali diputar pada 14 Februari 2020 di Ikebukuro Cinema Rosa, diikuti pemutaran nasional pada 6 Maret 2020. Karena respons positif, pemutaran tambahan diumumkan di bioskop yang sama. Secara internasional, film diputar di Bucheon International Fantastic Film Festival pada 11 dan 14 Juli 2020, serta masuk ke Taiwan International Queer Film Festival dan Wicked Queer pada tahun yang sama.

Pada 14 Juli 2020, film dirilis di Netflix Jepang, memperluas jangkauan audiensnya. Versi digital manga terus tersedia melalui platform seperti Boys Fan, dengan unduhan melebihi satu juta pada 2019.

Penerimaan

Sei no Gekiyaku menerima pujian atas keberaniannya menangani tema gelap seperti depresi, bunuh diri, dan pemulihan melalui hubungan toksik. Penulis gay Mochigi memuji film karena menampilkan kedalaman karakter di luar elemen erotis, terutama dalam adegan kehidupan sosial Katsuragi. Kee Chang dari Anthem menyatakan bahwa film "menuntut banyak dari audiensnya" karena kontennya yang intens.

Di komunitas boys' love, film ini dianggap sebagai permata tersembunyi. Ulasan di IMDb memberikan rating rata-rata 6.3 dari lebih dari 800 penilaian, dengan pujian atas plot yang tidak hanya fokus pada BDSM tetapi juga eksplorasi depresi dan masyarakat Jepang. Beberapa penonton menangis di akhir film, menunjukkan dampak emosionalnya.

Kritik datang dari konten yang mengandung pemerkosaan dan penyiksaan, yang mungkin memicu bagi sebagian orang. Namun, sutradara Jojo menyatakan bahwa tujuannya adalah memberikan kepuasan bagi audiens yang mencari cerita dewasa. Film ini sering direkomendasikan bagi penggemar genre dark romance, dengan peringatan konten sensitif.

Pada 2022, volume manga kedua memperbarui minat, dengan diskusi di Reddit dan YouTube tentang apakah cerita lanjutan akan diadaptasi. Secara keseluruhan, Sei no Gekiyaku diakui sebagai karya yang menantang definisi film R-rated di Jepang.

Lihat Pula

  • Hideo Jojo, sutradara film Sei no Gekiyaku yang dikenal dengan karya-karyanya dalam genre erotis.
  • Boys' love, genre manga dan film yang berfokus pada romansa sesama pria.
  • Pornographer, seri BL Jepang lain yang mengeksplorasi tema dewasa dan emosional.

Referensi

  1. Wikipedia - Dangerous Drugs of Sex.
  2. IMDb - Dangerous Drugs of Sex (2020).
  3. MyDramaList - Dangerous Drugs of Sex.
  4. The BL Xpress - “Dangerous Drugs of Sex (Sei no Gekiyaku)” Movie Review.
  5. AniSearch - Dangerous Drugs of Sex (2020).
  6. JFDB - Dangerous Drugs of Sex.