ADVERTISEMENT

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba (鬼滅の刃 Kimetsu no Yaiba, harfiah "Pisau Pembasmi Iblis"), adalah seri manga dan anime Jepang yang dibuat oleh Koyoharu Gotouge. Cerita ini mengikuti perjalanan Tanjiro Kamado, seorang remaja yang bergabung dengan Korps Pembasmi Iblis setelah keluarganya dibantai oleh iblis dan adik perempuannya, Nezuko, berubah menjadi iblis. Seri ini menggabungkan elemen aksi, fantasi gelap, dan drama emosional dengan latar belakang Jepang era Taisho.

Manga asli diserialkan di majalah Weekly Shōnen Jump milik Shueisha dari Februari 2016 hingga Mei 2020, dengan total 23 volume tankōbon. Karya ini mencapai kesuksesan besar, terutama setelah adaptasi anime-nya tayang pada 2019, menjadikannya salah satu seri shōnen paling populer di era modern.

Sinopsis

Cerita berpusat pada Tanjiro Kamado, anak tertua dari keluarga penjual arang yang tinggal di pegunungan. Suatu hari, ia kembali ke rumah dan menemukan seluruh keluarganya tewas dibunuh oleh iblis, sementara Nezuko satu-satunya yang selamat namun telah berubah menjadi iblis. Bertekad mencari obat untuk menyembuhkan adiknya dan membalas dendam, Tanjiro bertemu dengan mantan anggota Korps Pembasmi Iblis bernama Giyu Tomioka, yang mengarahkan mereka ke pelatihannya.

Tanjiro kemudian bergabung dengan Korps Pembasmi Iblis, sebuah organisasi rahasia yang bertugas membasmi iblis yang mengancam umat manusia. Ia belajar teknik pernapasan air dan menggunakan pedang Nichirin untuk melawan musuh-musuhnya, termasuk para Kizuki Atas yang merupakan iblis terkuat di bawah kendali Muzan Kibutsuji, raja iblis yang menjadi akar dari semua tragedi.

Sepanjang perjalanan, Tanjiro berteman dengan Zenitsu Agatsuma, Inosuke Hashibira, dan berbagai Hashira (pilar) Korps, sambil menghadapi berbagai arc cerita yang semakin intens, mulai dari Asakusa hingga pertarungan klimaks di Infinity Castle.

Produksi dan Adaptasi

Manga Kimetsu no Yaiba diadaptasi menjadi anime oleh studio ufotable, yang dikenal dengan animasi berkualitas tinggi. Musim pertama tayang pada April hingga September 2019, diikuti oleh film layar lebar Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Mugen Train pada Oktober 2020. Film ini menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa di Jepang dan secara global, melampaui rekor sebelumnya.

Musim kedua, yang mencakup arc Entertainment District, tayang pada 2021–2022. Kemudian, adaptasi arc Swordsmith Village dan Hashira Training dirilis sebagai musim ketiga (2023) dan musim keempat (2024), meskipun sebagian besar berupa kompilasi dengan episode baru. Musim keempat berakhir pada Juni 2024.

Puncak adaptasi adalah trilogi film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Infinity Castle, yang mengadaptasi arc akhir manga. Bagian pertama (Part 1: Akaza Returns) tayang perdana di Jepang pada 18 Juli 2025, disusul rilis internasional pada September 2025 di berbagai negara termasuk Amerika Utara. Film ini mencatat rekor pendapatan hari pertama tertinggi dalam sejarah bioskop Jepang dan menjadi film anime dengan performa box office luar biasa.

Pada awal 2026, film tersebut masih tayang ulang di bioskop dengan format khusus seperti IMAX ratio (pertama kali untuk film anime), ScreenX, dan 4DX. Bagian kedua trilogi dijadwalkan sekitar 2027, sementara bagian ketiga sekitar 2029, menandakan proyek ini akan berlangsung hingga akhir dekade.

Karakter Utama

Tanjiro Kamado adalah protagonis utama yang dikenal dengan sifat baik hati, tekad kuat, dan kemampuan penciuman tajam. Nezuko Kamado, adiknya, menjadi iblis unik yang tetap mempertahankan sisi kemanusiaannya dan membantu kakaknya dalam pertarungan.

Zenitsu Agatsuma adalah teman Tanjiro yang penakut namun sangat kuat saat tidur, menguasai teknik pernapasan petir. Inosuke Hashibira, dengan topeng babi hutan, menggunakan dua pedang dan gaya bertarung liar berbasis pernapasan binatang.

Para Hashira seperti Giyu Tomioka (Air), Shinobu Kocho (Serangga), Kyojuro Rengoku (Api), dan lainnya memainkan peran penting sebagai pilar kekuatan Korps. Antagonis utama adalah Muzan Kibutsuji, pencipta semua iblis, serta Upper Moons seperti Akaza, Doma, dan Kokushibo.

Penerimaan dan Dampak

Seri ini mendapat pujian atas animasi ufotable yang memukau, terutama efek air, api, dan pertarungan dinamis. Soundtrack karya Go Shiina dan Yuki Kajiura, serta lagu tema seperti "Gurenge" oleh LiSA, turut mendongkrak popularitas.

Manga terjual lebih dari 150 juta kopi di seluruh dunia hingga akhir serialisasi. Anime dan filmnya memecahkan rekor penonton dan pendapatan, menjadikan Demon Slayer salah satu fenomena budaya pop terbesar pada 2020-an. Dampaknya terlihat pada merchandise, kolaborasi, dan adaptasi panggung teater yang terus berlanjut hingga 2026.

Pada 2026, franchise masih aktif dengan penayangan ulang anime di televisi Jepang mulai April 2026 dan antisipasi berita lebih lanjut tentang trilogi film di acara seperti AnimeJapan.

Tema dan Pengaruh

Kimetsu no Yaiba mengeksplorasi tema keluarga, persahabatan, pengorbanan, dan kemanusiaan di tengah kegelapan. Elemen sejarah era Taisho, mitologi iblis Jepang, serta teknik pernapasan yang terinspirasi dari seni bela diri, memberikan kedalaman pada cerita shōnen standar.

Suksesnya membantu mempopulerkan anime modern secara global, terutama melalui platform streaming seperti Crunchyroll.

Lihat pula

Referensi

  1. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba - Wikipedia
  2. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Infinity Castle - Wikipedia
  3. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba (TV series) - Wikipedia
  4. Kimetsu no Yaiba Wiki | Fandom