ADVERTISEMENT

I Want to Eat Your Pancreas, yang juga dikenal sebagai Kimi no Suizō o Tabetai dalam bahasa Jepang, merupakan sebuah novel karya penulis Jepang Yoru Sumino. Novel ini pertama kali diterbitkan sebagai novel web pada tahun 2014 sebelum dirilis secara resmi oleh Futabasha pada Juni 2015. Kisah ini menggabungkan elemen drama romansa dengan tema-tema mendalam seperti kematian, persahabatan, dan arti hidup. Judul yang unik berasal dari kepercayaan kuno di Jepang bahwa memakan organ sehat dapat menyembuhkan organ yang sakit, yang menjadi metafor dalam cerita. Novel ini telah diadaptasi ke berbagai media, termasuk manga, film live-action, dan film anime, serta diterjemahkan ke berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris dengan judul I Want to Eat Your Pancreas.

Popularitas novel ini melonjak setelah adaptasi filmnya dirilis, menarik perhatian audiens global. Hingga tahun 2026, karya ini masih sering dibahas di komunitas anime dan manga, dengan diskusi tentang pesan emosionalnya yang kuat. Yoru Sumino, penulisnya, dikenal dengan gaya narasi yang sederhana namun menyentuh, yang membuat pembaca merenungkan nilai kehidupan sehari-hari. Cerita ini tidak hanya fokus pada penyakit terminal, tetapi juga pada bagaimana hubungan antarmanusia dapat mengubah perspektif seseorang.

Ringkasan Plot

Cerita dimulai dengan seorang siswa SMA yang tidak disebutkan namanya, seorang pemuda introvert yang lebih suka menghabiskan waktu membaca buku daripada berinteraksi dengan orang lain. Suatu hari, di ruang tunggu rumah sakit, ia menemukan sebuah buku berjudul "Hidup dengan Kematian" atau "Living with Dying". Buku itu ternyata adalah buku harian milik teman sekelasnya, Sakura Yamauchi, seorang gadis ceria dan populer di sekolah.

Sakura mengungkapkan rahasianya: ia menderita penyakit pankreas terminal yang hanya memberinya waktu hidup beberapa bulan lagi. Ia memilih untuk menjaga rahasia ini dari teman-temannya, kecuali keluarganya. Karena protagonis secara tidak sengaja mengetahui rahasianya, Sakura memutuskan untuk melibatkannya dalam kehidupannya yang tersisa. Meskipun kepribadian mereka bertolak belakang—Sakura extrovert dan penuh semangat, sementara protagonis pendiam dan apatis—mereka mulai menghabiskan waktu bersama.

Protagonis, yang akhirnya diketahui bernama Haruki Shiga, awalnya enggan terlibat. Namun, melalui petualangan kecil seperti perjalanan ke luar kota atau makan bersama, ia mulai belajar menghargai momen-momen sederhana. Sakura, di sisi lain, berusaha menjalani hidup sepenuhnya, membuat daftar keinginan yang ingin ia capai sebelum waktunya habis. Judul novel muncul dari percakapan mereka tentang kepercayaan lama, di mana Sakura bercanda bahwa ia ingin "memakan pankreas" Haruki untuk menyembuhkan miliknya.

Hubungan mereka tidak luput dari perhatian orang sekitar, termasuk sahabat Sakura, Kyoko, yang curiga terhadap kedekatan mereka. Cerita berkembang dengan campuran humor ringan dan momen emosional, menuju klimaks yang tak terduga. Alih-alih mati karena penyakitnya, Sakura dibunuh oleh seorang pembunuh acak, menambah lapisan tragedi yang mendalam. Haruki kemudian membaca buku harian Sakura sepenuhnya, yang mengungkapkan betapa ia telah memengaruhi hidupnya.

Tema utama adalah bagaimana kematian yang mendekat dapat mendorong seseorang untuk hidup lebih autentik. Haruki, yang awalnya detached, belajar membuka diri dan menghargai hubungan. Cerita berakhir dengan Haruki yang lebih terbuka, mengirim pesan terakhir yang menjadi judul novel, meskipun Sakura tak pernah membalasnya.

Karakter Utama

Haruki Shiga adalah protagonis utama, seorang siswa SMA yang introvert dan suka membaca. Ia menghindari interaksi sosial karena merasa itu tidak penting, tetapi pertemuannya dengan Sakura mengubah pandangannya secara bertahap. Nama aslinya dirahasiakan hingga akhir cerita, mencerminkan tema anonimitas dan perubahan identitas.

Sakura Yamauchi adalah gadis yang ceria meskipun menghadapi kematian. Ia mewakili semangat hidup, selalu berusaha positif dan menikmati setiap hari. Penyakitnya tidak membuatnya putus asa; sebaliknya, ia menggunakan waktu tersisa untuk membangun kenangan. Karakternya terinspirasi dari kontras antara penampilan luar dan penderitaan dalam.

Kyoko, sahabat Sakura, adalah karakter pendukung yang awalnya membenci Haruki karena curiga. Ia mewakili perspektif orang luar yang tidak tahu rahasia Sakura, dan akhirnya menjadi jembatan bagi Haruki untuk terhubung dengan dunia luar setelah kehilangan.

Keluarga Sakura dan teman-teman sekolah lainnya menambah kedalaman, menunjukkan bagaimana rahasia memengaruhi hubungan sosial. Yoru Sumino menggambarkan karakter-karakter ini dengan nuansa realistis, menghindari stereotip berlebihan.

Adaptasi

Novel ini pertama kali diadaptasi menjadi manga oleh Idumi Kirihara, yang diterbitkan oleh Futabasha dari Agustus 2016 hingga Mei 2017. Manga ini terdiri dari dua volume dan mempertahankan esensi cerita sambil menambahkan ilustrasi visual yang memperkuat emosi.

Pada tahun 2017, sebuah film live-action berjudul Let Me Eat Your Pancreas dirilis di Jepang. Film ini disutradarai oleh Sho Tsukikawa dan dibintangi oleh Minami Hamabe sebagai Sakura serta Takumi Kitamura sebagai Haruki. Adaptasi ini menambahkan segmen pasca-kematian Sakura, menunjukkan dampak jangka panjangnya terhadap orang-orang di sekitarnya, termasuk 12 tahun kemudian.

Adaptasi anime film dirilis pada September 2018 oleh Studio VOLN, disutradarai oleh Shin'ichirō Ushijima. Film ini menampilkan suara Mahiro Takasugi sebagai Haruki dan Lynn sebagai Sakura. Anime ini menambahkan adegan seperti menonton kembang api, yang tidak ada di novel asli, untuk meningkatkan elemen visual. Film ini dipuji karena animasinya yang indah dan soundtrack yang menyentuh, termasuk lagu tema oleh Sumika.

Hingga 2026, adaptasi ini masih tersedia di platform streaming seperti Netflix dan Crunchyroll, dengan subtitle multibahasa. Ada juga novel sekuel berjudul To My Father and to Someone in My Memories, yang diberikan di bioskop saat pemutaran anime, menceritakan tentang putri Haruki yang menemukan kisah ayahnya dan Sakura.

Penerimaan dan Pengaruh

Novel dan adaptasinya menerima pujian luas atas penanganan tema kematian dan hidup. Kritikus memuji bagaimana cerita menghindari klise film penyakit terminal, seperti fokus pada kematian karena penyakit, dan malah menggunakan twist pembunuhan untuk menekankan ketidakpastian hidup. Di situs seperti Goodreads dan MyAnimeList, novel ini memiliki rating rata-rata di atas 4 bintang, dengan pembaca menghargai narasi yang emosional tanpa berlebihan.

Film anime 2018 menjadi hit di festival film, termasuk di Amerika Serikat melalui distributor seperti Aniplex. Review dari situs seperti Anime News Network dan IGN menyebutnya sebagai eksplorasi indah tentang hidup di hadapan kematian, meskipun beberapa kritik menyebutnya manipulatif secara emosional. Di Jepang, film ini meraup pendapatan signifikan dan memenangkan penghargaan untuk animasi drama.

Pengaruhnya terlihat dalam diskusi online, di mana penggemar sering membandingkannya dengan karya seperti Your Lie in April atau A Silent Voice karena tema serupa. Hingga 2026, postingan di platform seperti X (sebelumnya Twitter) masih menyebutkan novel ini dalam konteks anime yang membuat penonton menangis. Cerita ini juga memengaruhi karya-karya baru tentang penyakit dan persahabatan.

Beberapa kritik datang dari mereka yang merasa cerita terlalu sentimentil atau kurang mendalam dalam menggambarkan penyakit pankreas secara medis. Namun, secara keseluruhan, karya ini dianggap sebagai kontribusi penting dalam genre coming-of-age Jepang.

Lihat Pula

  • Your Lie in April, sebuah cerita tentang musisi muda yang menghadapi kehilangan.
  • A Silent Voice, membahas isu bullying dan penebusan dengan nuansa emosional mirip.
  • Violet Evergarden, fokus pada penyembuhan trauma melalui hubungan interpersonal.

Referensi

  1. Wikipedia - I Want to Eat Your Pancreas.
  2. Wikipedia - I Want to Eat Your Pancreas (film).
  3. SoBrief - I Want to Eat Your Pancreas | Summary, Analysis, FAQ.
  4. Fandom - I Want to Eat Your Pancreas Wiki.
  5. Reddit - Analysis on Kimi no Suizou wo Tabetai (I Want to Eat Your Pancreas).
  6. IMDb - I Want to Eat Your Pancreas (2018).
  7. Yatta-Tachi - I want to eat your pancreas Review [MAJOR SPOILERS].
  8. Mooreviews - I Want to Eat Your Pancreas Review: A fresh coming of age story filled with perfect highs and lows.
  9. Anime News Network - I Want to Eat Your Pancreas - Review.
  10. The Infinite Zenith - Kimi no Suizō o Tabetai (I Want to Eat Your Pancreas): Movie Review, Reflection and Full Recommendation.
  11. The Anime Network Forums - I want to eat your pancreas / Kimi no Suizō o Tabetai.
  12. TV Tropes - I Want to Eat Your Pancreas (Literature).
  13. Vocal Media - I Want to Eat Your Pancreas: Unpacking the Heartbreaking Beauty of a Unique Title.
  14. The Art Archive - Anime Review: I Want to Eat Your Pancreas.
  15. CBR - What is I Want To Eat Your Pancreas about?
  16. IGN - I Want to Eat Your Pancreas Review.
  17. Medium - Shallow, Manipulative and Disappointing: How I Want to Eat Your Pancreas Fails as an Examination of Illness and Grief.
  18. Anime UK News - I Want to Eat Your Pancreas Review.
  19. UMSU - Review: I Want to Eat Your Pancreas.