ADVERTISEMENT

JX Advanced Metals Corporation adalah perusahaan logam non-ferro asal Jepang yang berfokus pada pengembangan, produksi, dan penjualan bahan-bahan canggih berbasis tembaga serta logam minor atau langka. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari ENEOS Holdings dengan kepemilikan mayoritas sekitar 42,4 persen. Dengan sejarah lebih dari satu abad, JX Advanced Metals memainkan peran penting dalam rantai pasok global untuk industri semikonduktor, perangkat elektronik, baterai, dan teknologi informasi. Perusahaan ini dikenal sebagai pemimpin dunia dalam target sputtering dengan pangsa pasar global sekitar 60 persen serta bahan-bahan pendukung era IoT dan kecerdasan buatan.

Perusahaan ini menjalankan operasi secara terintegrasi mulai dari pengembangan sumber daya alam, peleburan dan pemurnian, hingga pembuatan material canggih serta daur ulang logam dari peralatan elektronik bekas pakai. Kantor pusat berlokasi di The Okura Prestige Tower, Toranomon, Minato-ku, Tokyo. Pada Maret 2025, saham perusahaan tercatat di Bursa Efek Tokyo dengan kode 5016. Nama dagang bahasa Inggris diubah menjadi JX Advanced Metals Corporation pada tahun 2024 untuk mencerminkan fokus baru pada material canggih.

Sejarah

Sejarah JX Advanced Metals dimulai pada tahun 1905 ketika Fusanosuke Kuhara mendirikan Tambang Hitachi di Prefektur Ibaraki. Tambang ini menjadi cikal bakal seluruh grup usaha. Pada tahun 1908, operasi peleburan dan pemurnian dimulai di Daioin Smelter & Refinery yang kini dikenal sebagai Hitachi Works. Kuhara Mining didirikan secara resmi pada tahun 1912, diikuti pembangunan cerobong asap raksasa setinggi 155,7 meter di Tambang Hitachi pada tahun 1914 untuk mengatasi masalah polusi.

Pada tahun 1916, Saganoseki Smelter & Refinery mulai beroperasi di Prefektur Oita. Divisi pertambangan dan peleburan Nippon Sangyo dipisahkan pada tahun 1929 menjadi Nippon Mining. Setelah Perang Dunia II, perusahaan kehilangan semua aset luar negeri namun segera membangun kembali fasilitas domestik. Laboratorium Karasuyama didirikan tahun 1949 sebagai cikal bakal pusat riset dan pengembangan.

Tahun 1964 menyaksikan pembukaan Kurami Works, diikuti pembukaan kantor Chile pada tahun 1968. Teknologi flash smelting Nikko Process pertama kali diterapkan di Saganoseki pada tahun 1970. Operasi tambang Musoshi di Zaire dimulai tahun 1972 meski kemudian diserahkan kepada pemerintah setempat pada tahun 1983. Tambang Hitachi ditutup tahun 1981 karena habisnya cadangan.

Pada era 1980-an hingga 1990-an, perusahaan memperluas bisnis material elektronik. Isohara Works dibuka tahun 1985 untuk memproduksi material semikonduktor. Nikko Metals didirikan tahun 1992 sebagai spin-off bisnis logam dan fabrikasi. Nikko Materials menyusul pada tahun 1999. Penggabungan membentuk Nippon Mining Holdings pada tahun 2002.

Tahun 2010 menjadi tonggak penting ketika Nippon Mining Holdings bergabung dengan Nippon Oil membentuk JX Holdings, yang kemudian menjadi ENEOS Holdings. Nama perusahaan berubah menjadi JX Nippon Mining & Metals. Caserones Copper Mine di Chile mulai berproduksi penuh tahun 2014. Akuisisi H.C. Starck Tantalum and Niobium GmbH (kini TANIOBIS GmbH) dilakukan tahun 2018 untuk memperkuat posisi di tantalum dan niobium.

Pada tahun 2023 nama dagang Inggris diubah sementara menjadi JX Metals Corporation, kemudian menjadi JX Advanced Metals Corporation pada Mei 2024. Perusahaan terus berinvestasi dalam kapasitas produksi crystal materials dan daur ulang, sejalan dengan permintaan material untuk kecerdasan buatan dan komunikasi optik.

Struktur Perusahaan dan Operasi Global

Kantor pusat JX Advanced Metals berada di Tokyo dengan modal disetor sebesar 75 miliar yen. Jumlah karyawan konsolidasi mencapai 10.413 orang per Maret 2025, sementara karyawan non-konsolidasi sebanyak 3.267 orang. Perusahaan mengoperasikan fasilitas produksi utama di Jepang seperti Saganoseki Smelter & Refinery yang memiliki kapasitas produksi anode tembaga sekitar 450.000 ton per tahun serta Hitachi Works dan Isohara Works.

Operasi internasional mencakup anak perusahaan di Amerika Serikat (JX Advanced Metals USA), Jerman (TANIOBIS GmbH), Filipina, Taiwan, Korea Selatan, China, serta kantor perwakilan di Frankfurt dan Johannesburg. Perusahaan memiliki hak partisipasi di tambang tembaga terkemuka di Chile seperti Los Pelambres, Escondida, dan Caserones, serta tambang tantalum Mibra di Brasil. Total produksi tembaga setara hak partisipasi mencapai sekitar 170.000 ton per tahun.

Segmen Bisnis

Bisnis JX Advanced Metals terbagi menjadi beberapa segmen utama yang saling mendukung. Segmen Semiconductor Materials menyediakan material tipis film dan tantalum-niobium untuk perangkat elektronik canggih serta peralatan IT generasi terbaru. Segmen ini mencakup produksi target sputtering dan bubuk tantalum kemurnian tinggi.

Segmen ICT Materials memasok foil tembaga dan produk gulungan presisi yang menjadi bahan dasar papan sirkuit dan konektor. Segmen ini sangat penting bagi industri elektronik konsumen dan otomotif.

Segmen Metals & Recycling menangani pengembangan sumber daya mineral serta peleburan dan pemurnian tembaga berkualitas tinggi. Fasilitas Saganoseki menggunakan teknologi Green Hybrid Smelting yang menggabungkan konsentrat tembaga dengan bahan daur ulang untuk mengurangi emisi karbon. Segmen ini juga mengelola daur ulang logam mulia dengan pemulihan emas sekitar 7 ton per tahun.

Segmen Mineral Resources memastikan pasokan bijih stabil dari tambang-tambang di Amerika Selatan. Perusahaan terus mengoptimalkan portofolio dengan menjual sebagian besar kepemilikan di Caserones Copper Mine tahun 2024 untuk memfokuskan sumber daya pada bisnis material canggih.

Produk dan Layanan Utama

Produk unggulan meliputi target sputtering untuk semikonduktor yang digunakan dalam proses deposisi lapisan tipis pada wafer silikon. Perusahaan juga memproduksi substrat senyawa semikonduktor seperti indium phosphide (InP) dan cadmium zinc telluride (CdZnTe) yang mendukung komunikasi optik berkecepatan tinggi serta detektor sinar-X.

Foil tembaga gulungan treated dan electrodeposited digunakan pada flexible printed circuit (FPC), baterai lithium-ion, serta graphene. Paduan tembaga khusus seperti Corson alloy dan nickel silver dipasok untuk konektor dan lead frame. Bubuk tantalum dan niobium kemurnian tinggi memiliki pangsa pasar global sekitar 50 persen dan digunakan dalam kapasitor serta aplikasi medis.

Produk lain mencakup serbuk keramik khusus, logam kemurnian tinggi rendah alfa, agen perlakuan permukaan, serta layanan plating electroless UBM. Perusahaan juga mengembangkan material untuk additive manufacturing, shielding elektromagnetik, dan heater MoSi2. Semua produk dirancang untuk mendukung aplikasi di GPU, server AI, memori bandwidth tinggi, serta kendaraan listrik.

Keberlanjutan dan Inisiatif Lingkungan

JX Advanced Metals menerapkan manajemen berbasis keberlanjutan dengan enam isu material ESG. Perusahaan berkomitmen mencapai target 50 persen bahan baku daur ulang pada tahun 2040 melalui teknologi Green Hybrid Smelting di Saganoseki. Inisiatif decarbonization mencakup pemanfaatan energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon dioksida.

Program daur ulang mencakup pemulihan logam dari peralatan elektronik bekas pakai serta kerjasama dengan Panasonic untuk skema sirkular tembaga. Perusahaan juga berinvestasi dalam proyek mineral sands di Australia dan mendukung startup teknologi fusi laser serta material canggih. Sertifikasi ISO 50001 diperoleh oleh anak perusahaan di Filipina, sementara penghargaan dari mitra seperti SK hynix dan Resonac menegaskan komitmen kualitas dan kolaborasi.

Kinerja Keuangan Terkini

Pada Februari 2026, perusahaan merilis hasil keuangan konsolidasi sembilan bulan hingga 31 Desember 2025 berdasarkan IFRS. Pendapatan operasional FY2024 mencapai 112,5 miliar yen. Segmen Metals & Recycling memberikan kontribusi terbesar diikuti Semiconductor Materials dan ICT Materials. Perusahaan terus merevisi proyeksi tahunan dan dividen sesuai kondisi pasar tembaga dan permintaan semikonduktor.

Investasi besar dilakukan untuk peningkatan kapasitas produksi crystal materials dan pemrosesan bahan daur ulang. Kolaborasi dengan Mitsui Kinzoku, Marubeni, serta Mitsubishi Materials untuk integrasi bisnis konsentrat tembaga juga diumumkan pada akhir 2025.

Lihat pula

Referensi

  1. Situs Resmi JX Advanced Metals Corporation - Quick Guide to JX Advanced Metals
  2. Situs Resmi JX Advanced Metals Corporation - Corporate History
  3. Situs Resmi JX Advanced Metals Corporation - Corporate Data
  4. Situs Resmi JX Advanced Metals Corporation - Business Segments
  5. Situs Resmi JX Advanced Metals Corporation - Products and Services
  6. Situs Resmi JX Advanced Metals Corporation - News Release
  7. Situs Resmi JX Advanced Metals Corporation - Sustainability
  8. Wikipedia Bahasa Inggris - JX Advanced Metals
  9. Situs Resmi JX Advanced Metals Corporation - Corporate Profile PDF