ADVERTISEMENT

Lotre atau lotere merupakan bentuk perjudian yang melibatkan penarikan acak untuk menentukan pemenang hadiah berupa uang atau barang. Peserta biasanya membeli tiket dengan nomor tertentu dan menunggu hasil undian yang dilakukan secara transparan.

Di banyak negara, lotre dikelola oleh pemerintah untuk membiayai proyek publik seperti pendidikan, kesehatan, atau infrastruktur. Meski demikian, lotre sering dikaitkan dengan risiko kecanduan dan masalah sosial.

Probabilitas memenangkan jackpot sangat kecil, tergantung jumlah angka yang dipilih dan total kombinasi yang mungkin. Hal ini membuat lotre populer sebagai hiburan meski peluang menang tipis.

Sejarah

Lotre memiliki akar sejarah yang panjang sejak zaman kuno. Di Tiongkok kuno, permainan serupa lotre digunakan untuk membiayai pembangunan Tembok Besar.

Di Romawi kuno, Kaisar Nero dan penguasa lainnya mengadakan undian untuk menghibur rakyat atau mendanai proyek umum. Bahkan, lotre kadang digunakan untuk menentukan hukuman di kalangan tentara.

Pada abad ke-15 dan ke-16, lotre modern mulai muncul di Eropa. Salah satu catatan awal adalah undian di Inggris pada 11 Januari 1569 yang menjadi tonggak permainan lotre resmi.

Setelah Perang Dunia II, banyak negara melegalkan lotre negara untuk mendukung pemulihan ekonomi. Di Amerika Serikat dan Eropa, lotre berkembang pesat menjadi sumber pendapatan pemerintah.

Di Indonesia, lotre sudah dikenal sejak masa Hindia Belanda. Bentuk undian berhadiah muncul sebagai hiburan malam dan cara mengumpulkan dana.

Pada masa pendudukan Jepang tahun 1942 hingga 1945, lotre digunakan untuk mengatur ekonomi. Pengundian dilakukan dengan hadiah besar mencapai puluhan ribu gulden, meski hanya berlangsung beberapa kali.

Jenis-jenis lotre

Lotre dunia terbagi dalam beberapa kategori utama. Ada lotre undian angka di mana peserta memilih kombinasi angka untuk dicocokkan dengan hasil draw.

Contoh populer adalah Powerball dan Mega Millions di Amerika Serikat yang menawarkan jackpot miliaran dolar. Lotre semacam ini biasanya digelar beberapa kali seminggu dengan pengundian langsung.

Selain itu, terdapat lotre instan atau scratch-off yang memungkinkan pemenang mengetahui hasil segera setelah menggosok tiket. Jenis ini lebih sederhana dan banyak dijual di toko-toko.

Lotre transnasional seperti EuroMillions melibatkan beberapa negara Eropa dengan hadiah yang sangat besar. Peserta dari negara berbeda dapat ikut serta melalui tiket bersama.

Di era digital, lotre online semakin berkembang dengan platform yang memungkinkan pembelian tiket secara virtual. Namun, regulasi ketat diterapkan untuk mencegah penipuan.

Mekanisme lotre

Mekanisme lotre berpusat pada proses acak yang adil. Penyelenggara menggunakan mesin pengundi bola atau generator angka acak yang diaudit secara independen.

Peserta membeli tiket dengan memilih angka atau menggunakan quick pick yang dipilih komputer. Setelah penjualan ditutup, undian dilakukan di depan publik atau disiarkan langsung.

Hadiah dibagi berdasarkan tingkat kecocokan angka. Jackpot utama diberikan kepada yang menebak semua angka dengan benar, sementara hadiah kecil untuk kecocokan sebagian.

Pengelolaan dana melibatkan persentase untuk hadiah, biaya operasional, dan kontribusi ke kas negara. Transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Di lotre modern, teknologi blockchain kadang digunakan untuk memastikan hasil tidak dapat dimanipulasi. Hal ini semakin penting di tengah maraknya lotre daring.

Lotre di Indonesia

Di Indonesia, lotre memiliki sejarah yang dinamis namun berujung pada pelarangan. Pada era kolonial Belanda, lotre legal dan sering diadakan oleh organisasi termasuk Muhammadiyah untuk dana sosial.

Pada masa Orde Baru, pemerintah melegalkan beberapa bentuk lotre seperti Toto, Nalo (Nasional Lotre), dan Lotto untuk membiayai kegiatan olahraga atau bencana. Namun, protes dari kalangan agama semakin kuat.

Pada 1974, melalui Undang-Undang No. 7 Tahun 1974 dan peraturan pendukung, lotre dilarang karena dianggap mengandung unsur maysir atau perjudian. Muhammadiyah dan MUI menentang keras karena dampak negatif seperti kemalasan dan kerugian finansial.

Meski demikian, bentuk undian berhadiah non-komersial masih diizinkan dengan izin pemerintah untuk tujuan amal atau promosi. Sementara itu, togel atau toto gelap tetap populer secara bawah tanah meski ilegal.

Hingga tahun 2025-2026, tidak ada lotre negara resmi di Indonesia. Pemerintah lebih fokus pada larangan perjudian daring yang sering menyamar sebagai lotre.

Dampak ekonomi dan sosial

Lotre memberikan kontribusi ekonomi signifikan di negara-negara yang melegalkannya. Pendapatan dari penjualan tiket digunakan untuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

Di Amerika Serikat, lotre negara menghasilkan miliaran dolar setiap tahun. Namun, di sisi lain, lotre dapat memperburuk kesenjangan karena pemain dari kalangan ekonomi rendah lebih banyak berpartisipasi.

Secara sosial, lotre menciptakan mimpi besar tapi juga risiko kecanduan. Banyak pemenang jackpot mengalami masalah setelah kemenangan karena kurangnya perencanaan keuangan.

Di Indonesia, meski ilegal, aktivitas togel bawah tanah tetap ada dan kadang menimbulkan kerugian bagi keluarga. Kampanye pencegahan perjudian terus dilakukan oleh pemerintah dan organisasi masyarakat.

Kontroversi

Lotre sering menjadi bahan kontroversi karena sifatnya yang mengandalkan keberuntungan daripada kerja keras. Kritikus berpendapat lotre mengeksploitasi harapan orang miskin.

Di Indonesia, penentangan dari organisasi Islam seperti Muhammadiyah menekankan aspek haram dan dampak buruk terhadap moral masyarakat. Banyak kasus penipuan lotre daring juga muncul di era digital.

Meski demikian, pendukung lotre berargumen bahwa jika diatur ketat, lotre dapat menjadi alat dana publik yang efektif tanpa membebani pajak langsung.

Lihat pula

Referensi

  1. Lotre - Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Sejarah Lotre di Indonesia, dari Mulai Legal hingga Menjadi Ilegal - Pontianak Post
  3. Muhammadiyah dan Lotre - Suara Muhammadiyah
  4. Apa Itu Lotre dan Kenapa Tidak Dilarang di Amerika? - Kompas.com
  5. Hari Ini, Hari Lotre Internasional, Bagaimana Sejarahnya? - Pontianak Post
  6. Largest lottery jackpot of 2025 up for grabs - MLive.com