Starbucks
ADVERTISEMENT
Starbucks Corporation adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berbasis di Seattle, Washington, dan merupakan rantai kedai kopi terbesar di dunia. Didirikan pada tahun 1971, perusahaan ini awalnya berfokus pada penjualan biji kopi dan peralatan pembuat kopi sebelum berkembang menjadi jaringan kedai kopi yang menekankan pengalaman "tempat ketiga" antara rumah dan kantor. Pada akhir kuartal pertama tahun fiskal 2026, Starbucks mengoperasikan lebih dari 41.000 kedai di lebih dari 80 negara, dengan sekitar 52% dioperasikan langsung oleh perusahaan dan sisanya melalui lisensi. Produk utamanya mencakup minuman kopi panas dan dingin, teh, makanan ringan, dan barang kemasan seperti biji kopi. Starbucks dikenal karena komitmennya terhadap sumber kopi berkualitas tinggi dan etis, meskipun sering menghadapi kritik terkait praktik bisnisnya. Pada tahun 2026, perusahaan ini melaporkan pertumbuhan penjualan yang kuat di bawah kepemimpinan CEO Brian Niccol, dengan fokus pada transformasi "Back to Starbucks" untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Nama "Starbucks" diambil dari nama karakter dalam novel Moby-Dick karya Herman Melville, yang mencerminkan tradisi maritim perdagangan kopi. Logo perusahaan menampilkan siren, makhluk mitologi yang telah berevolusi sejak desain asli pada tahun 1971. Starbucks berada di peringkat tinggi dalam daftar perusahaan global, seperti Fortune 500, dan memiliki nilai merek yang kuat berkat loyalitas pelanggan. Pada tahun 2025, pendapatan perusahaan mencapai sekitar US$37 miliar, dengan karyawan sekitar 381.000 orang. Di tengah tantangan ekonomi global, Starbucks terus berinovasi untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar kopi spesial.
Sejarah
Starbucks didirikan pada 30 Maret 1971 di Pike Place Market, Seattle, oleh Jerry Baldwin, Zev Siegl, dan Gordon Bowker. Awalnya, toko ini hanya menjual biji kopi panggang segar, teh, dan rempah-rempah, terinspirasi dari Alfred Peet, pemilik Peet's Coffee. Para pendiri bertemu saat kuliah di Universitas San Francisco dan memilih nama yang mencerminkan petualangan laut. Toko pertama berada di 2000 Western Avenue sebelum pindah ke 1912 Pike Place pada 1976.
Pada 1982, Howard Schultz bergabung sebagai direktur operasi ritel. Terinspirasi dari kunjungan ke Milan, Italia, pada 1983, Schultz mendorong perusahaan untuk menjual minuman espresso. Namun, para pendiri menolak, sehingga Schultz mendirikan Il Giornale pada 1985. Pada 1987, Schultz membeli Starbucks seharga US$3,8 juta dan menggabungkannya dengan Il Giornale, mengubah fokus menjadi kedai kopi. Ekspansi dimulai dengan toko di Vancouver dan Chicago pada tahun yang sama.
Pada 1990-an, Starbucks berkembang pesat. Penawaran saham perdana pada 1992 menghasilkan dana untuk ekspansi, mencapai 140 toko dengan pendapatan US$73,5 juta. Perusahaan memasuki pasar internasional dengan toko pertama di Jepang pada 1996, diikuti Eropa pada 1998 dan China pada 1999. Akuisisi seperti The Coffee Connection pada 1994 membawa resep Frappuccino, yang menjadi produk ikonik.
Pada 2000-an, Starbucks terus tumbuh. Akuisisi Seattle's Best Coffee dan Torrefazione Italia pada 2003 memperkuat portofolio. Namun, resesi 2008 memaksa penutupan 600 toko di AS dan pemotongan ribuan pekerjaan. Schultz kembali sebagai CEO pada 2008 untuk memimpin pemulihan, termasuk peluncuran program ide pelanggan "My Starbucks Idea".
Pada 2010-an, inovasi menjadi kunci. Penjualan Frappuccino melebihi US$2 miliar pada 2012. Perusahaan memperkenalkan minuman rendah kalori dan susu alternatif seperti kedelai pada 1997, kelapa pada 2015, almond pada 2016, dan oat pada 2020. Ekspansi ke pasar baru seperti Vietnam pada 2013 dan akuisisi penuh mitra China pada 2017 seharga US$1,3 miliar. Pada 2018, insiden rasisme di Philadelphia memicu pelatihan bias untuk 8.000 toko.
Pada 2020-an, pandemi COVID-19 menyebabkan penutupan sementara toko di AS pada 2020, dengan penurunan penjualan 10% secara global. Perusahaan beralih ke format drive-thru dan pengiriman. Pada 2022, Starbucks menutup operasi di Rusia karena invasi Ukraina. Kepemimpinan berganti: Kevin Johnson digantikan Laxman Narasimhan pada 2023, kemudian Brian Niccol pada 2024. Pada 2025, perusahaan memangkas menu 30% dan mewajibkan karyawan kembali ke kantor.
Pada 2026, Starbucks melaporkan momentum positif di kuartal pertama tahun fiskal, dengan peningkatan penjualan sebanding 4% secara global, didorong oleh transaksi 3% lebih tinggi. Strategi "Back to Starbucks" diumumkan pada Investor Day 2026, menekankan inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan.
Operasi
Starbucks mengoperasikan model bisnis campuran antara toko milik perusahaan dan lisensi. Pada akhir 2025, sekitar 52% toko dioperasikan langsung, sisanya melalui mitra lisensi. Pendapatan utama berasal dari Amerika Utara (74%), internasional (21%), dan pengembangan saluran (5%). Karyawan disebut "mitra" dan diberi manfaat seperti asuransi kesehatan dan bantuan pendidikan melalui kemitraan dengan Arizona State University sejak 2014.
Perusahaan menekankan pengalaman pelanggan dengan Wi-Fi gratis sejak 2002 dan pembayaran mobile yang mencapai 10% transaksi pada 2013. Pada 2026, Starbucks meluncurkan program loyalitas yang direimaginasikan untuk personalisasi lebih baik. Inovasi teknologi termasuk sistem AI untuk manajemen pasokan, meskipun menghadapi masalah seperti kekurangan produk pada 2025-2026.
Starbucks memiliki markas besar di Starbucks Center, Seattle, dengan roastery dan toko khusus seperti yang terbesar di Chicago pada 2019. Pada 2026, perusahaan berencana menambah 600-650 toko baru secara global, termasuk 150-175 di AS dan 450-500 internasional.
Produk
Produk utama Starbucks adalah minuman berbasis kopi seperti espresso, latte, dan Frappuccino. Ukuran cangkir mencakup Short, Tall, Grande, Venti, dan Trenta. Perusahaan menawarkan opsi rendah kalori sejak 2008 dan susu non-susu tanpa biaya tambahan sejak 2024. Teh dari Teavana (diakuisisi 2012) dan minuman energi seperti Baya pada 2022 dan Iced Energy pada 2024.
Makanan ringan termasuk sandwich, kue, dan camilan musiman. Starbucks menjual biji kopi kemasan, mesin pembuat kopi seperti Verismo (dihentikan 2020), dan air Ethos sejak 2003, dengan donasi per botol untuk akses air bersih. Inovasi baru pada 2026 termasuk minuman berwarna-warni dan dapat disesuaikan untuk menarik generasi muda, terinspirasi dari kompetitor seperti Dutch Bros.
Program Starbucks Card dan aplikasi mobile memungkinkan pembayaran dan hadiah. Pada 2026, perusahaan memperkenalkan model layanan Green Apron untuk meningkatkan interaksi pelanggan.
Ekspansi Global
Starbucks memasuki pasar internasional pada 1996 dengan Jepang. Pada 2026, toko di China mencapai 8.011, menjadi pasar terbesar kedua setelah AS (16.911 toko). Perusahaan berencana menambah 15.000-20.000 toko di China dan menggandakan jejak internasional menjadi sekitar 40.000 toko luar AS.
Ekspansi ke Eropa dimulai pada 1998 di Inggris, diikuti Asia seperti India melalui Tata Starbucks pada 2012 dan Vietnam pada 2013. Di Amerika Latin, toko pertama di Meksiko pada 2002, dengan masuk ke Ekuador dan Honduras pada 2024. Di Afrika, operasi dimulai di Afrika Selatan pada 2016, meskipun menghadapi tantangan. Perusahaan keluar dari Australia pada 2008-2014 dan Rusia pada 2022.
Pada 2026, Starbucks menargetkan pertumbuhan dua digit di pasar lisensi internasional, lebih cepat dari Amerika Utara. Rencana 2028 mencakup lebih dari 2.000 toko baru secara global, dengan 400 di AS.
Kepemimpinan dan Tata Kelola
Howard Schultz memimpin sebagai CEO pada 1986-2000 dan 2008-2017, kemudian sebagai ketua emeritus. Kevin Johnson menjabat 2017-2022, diikuti Laxman Narasimhan 2023-2024. Brian Niccol, mantan CEO Chipotle, menjadi CEO pada September 2024 dan memimpin transformasi 2026.
Dewan direksi termasuk investor institusional seperti Vanguard. Pada 2026, perusahaan melaporkan kapitalisasi pasar sekitar US$105 miliar, dengan harga saham US$91,95 pada akhir Januari.
Kebijakan Lingkungan dan Sosial
Starbucks berkomitmen pada keberlanjutan melalui C.A.F.E. Practices sejak 1994 untuk sumber kopi etis. Tujuan 2030 termasuk pengurangan 50% emisi, limbah, dan air. Perusahaan menghentikan sedotan plastik pada 2018-2020 dan mendorong cangkir reusable sejak 2013.
Secara sosial, perusahaan mendonasikan makanan melalui FoodShare sejak 2010 dan menggunakan telur bebas kandang sejak 2020. Kemitraan dengan Lyra Health pada 2020 untuk kesehatan mental karyawan. Namun, kritik muncul atas penggunaan air selama kekeringan California pada 2015.
Kontroversi
Starbucks sering dikritik atas praktik buruh. Pada 2021, toko pertama di Buffalo berserikat, diikuti pemecatan dan pemogokan pada 2022-2023 atas upah dan dekorasi Pride. Pada 2023, perusahaan kalah tuntutan US$25 juta atas pemecatan rasial. Pada 2026, mantan direktur Janice Waszak menggugat atas pemecatan setelah melaporkan masalah keamanan mesin, termasuk maggot.
Kontroversi lain termasuk boikot atas posisi Gaza pada 2023 dan penggunaan jet pribadi CEO Niccol pada 2026, yang dianggap bertentangan dengan komitmen lingkungan. Kekurangan pasokan pada 2025-2026 disebabkan AI glitch dan jaringan pemasok terpecah, menyebabkan hilangnya penjualan.
Lihat pula
Referensi
- Starbucks Investor Relations, Starbucks Reports Q1 Fiscal Year 2026 Results
- About Starbucks, Company Profile
- Reuters, Inside Starbucks' supply struggles: AI glitches, scattered suppliers and sandwich shortages
- Chain Store Age, Starbucks to open 150 to 175 U.S. stores in 2026; sees 'big' long-term opportunity
- Wikipedia, Starbucks