YouTube
ADVERTISEMENT
YouTube adalah platform berbagi video daring asal Amerika Serikat yang dimiliki oleh Alphabet Inc. melalui anak perusahaannya, Google LLC. Didirikan pada 14 Februari 2005 oleh Chad Hurley, Jawed Karim, dan Steve Chen, yang merupakan mantan karyawan PayPal, YouTube berkantor pusat di San Bruno, California. Platform ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah, menonton, dan berbagi video, dengan pendaftaran opsional untuk fitur seperti mengunggah atau berkomentar.
Pada Januari 2024, YouTube memiliki 2,7 miliar pengguna aktif bulanan yang menonton lebih dari satu miliar jam konten setiap hari. Video diunggah dengan kecepatan lebih dari 500 jam per menit, dan terdapat sekitar 14,8 miliar video pada pertengahan 2024. Konten mencakup video buatan pengguna, musik, berita, siaran langsung, dan lainnya, dengan sebagian besar materi dilindungi hak cipta oleh pengunggah atau di bawah lisensi Creative Commons.
YouTube telah menjadi kekuatan dominan dalam video daring, memengaruhi budaya populer, pendidikan, dan politik global. Pada 2025, platform ini merayakan ulang tahun ke-20 dengan memperkenalkan fitur dubbing AI dan mendukung undang-undang NO FAKES Act untuk deteksi konten AI. Hingga 2026, YouTube terus berkembang dengan pembaruan kebijakan yang memengaruhi monetisasi dan keamanan pengguna.
Sejarah
YouTube lahir dari kesulitan para pendirinya dalam berbagi video dari pesta makan malam pada awal 2005. Awalnya direncanakan sebagai situs kencan video, konsep ini berubah menjadi platform berbagi video umum. Video pertama, "Me at the zoo" oleh Jawed Karim, diunggah pada 23 April 2005, dan situs keluar dari beta pada Desember 2005 dengan 8 juta tampilan harian.
Pertumbuhan cepat terjadi, dengan 65.000 unggahan harian dan 100 juta tampilan per hari pada Juli 2006. Google mengakuisisi YouTube pada 13 November 2006 seharga 1,65 miliar dolar AS, mengadopsi slogan "Broadcast Yourself". Pada 2010, YouTube menguasai 43% pangsa pasar dengan 14 miliar tampilan.
Perubahan antarmuka dilakukan pada 2011 dan 2013. Susan Wojcicki menjadi CEO pada 2014, memperluas kantor pusat pada 2016. Pengembangan kunci termasuk YouTube Red pada 2015, Shorts pada 2020, dan Playables pada 2023. Neal Mohan menggantikan Wojcicki sebagai CEO pada 16 Februari 2023; Wojcicki meninggal pada 9 Agustus 2024 karena kanker paru-paru non-sel kecil.
Pada 2025, YouTube merayakan 20 tahun, memperkenalkan dubbing AI, dan mendukung undang-undang untuk deteksi konten AI. Inspirasi awal termasuk insiden Super Bowl 2004 dengan Janet Jackson. Pada 2012, platform menghadapi tuntutan hukum dari kompetitor seperti Utube.
Google mengumumkan akuisisi pada 9 Oktober 2006, menyelesaikannya pada November. Tonggak sejarah mencakup 3 miliar tampilan harian pada 2011, 4 miliar pada 2012, dan 1 miliar jam waktu tonton harian pada 2017. Pada 2022, YouTube memblokir media negara Rusia di Eropa karena ketegangan geopolitik.
Pada 2024, pengguna Rusia melaporkan penurunan kecepatan pemuatan. Pada November 2025, YouTube menghapus lebih dari 700 video yang mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia Israel, menghapus akun tiga kelompok hak asasi Palestina, terkait sanksi AS di bawah administrasi Trump.
Fitur
YouTube mendukung unggahan video hingga panjang tak terbatas setelah pembaruan Content ID pada 2010, termasuk siaran langsung, daftar putar, dan penyematan. Fitur bervariasi berdasarkan verifikasi: dasar untuk unggahan dan daftar putar, menengah untuk video panjang dan thumbnail kustom, lanjutan untuk monetisasi dan bab.
Layanan termasuk YouTube Premium untuk pengalaman bebas iklan dan akses offline, YouTube Music untuk streaming, YouTube TV untuk TV langsung seharga 65 dolar AS per bulan dengan tambahan, dan YouTube Kids untuk konten yang dikuratori anak-anak. Shorts memungkinkan video pendek hingga 3 menit pada Oktober 2024, Stories dihentikan pada Juni 2023, VR untuk video 360 derajat, dan Playables dengan lebih dari 130 game pada Desember 2024.
Dubbing AI otomatis ditambahkan pada Desember 2024. Content ID mendeteksi materi berhak cipta, memungkinkan pemblokiran, pelacakan, atau iklan. Program Partner YouTube diluncurkan pada 2007 untuk monetisasi melalui iklan, dengan YouTube mengambil 45% dan kreator 55%.
Persyaratan monetisasi termasuk 4.000 jam tonton dalam 12 bulan terakhir dan 1.000 pelanggan, diperbarui pada Januari 2018. Langganan berbayar untuk saluran diperkenalkan pada 2013 tetapi dihentikan pada 2018. Fitur lain mencakup penyewaan film melalui kemitraan dengan studio seperti Sony, Universal, dan Warner Brothers, dimulai di Inggris pada 2011.
Pedoman ramah iklan memengaruhi monetisasi. Pada 2020, iklan ditempatkan pada video non-mitra tanpa pembayaran kepada kreator. Pembaruan 2025-2026 termasuk tautan langsung ke produk di Shorts, balasan komentar dengan suara sendiri, dan kontrol orang tua baru untuk Shorts guna melindungi remaja.
Pada Januari 2026, YouTube merelaksasi pedoman monetisasi untuk topik kontroversial seperti luka diri, aborsi, bunuh diri, dan pelecehan domestik serta seksual, selama konteks non-grafis dan dramatik. Konten tentang pelecehan anak atau gangguan makan tetap tidak memenuhi syarat untuk monetisasi penuh.
Kepemilikan dan Kepemimpinan
YouTube dimiliki oleh Alphabet Inc. melalui Google LLC sejak 2006. CEO berturut-turut: Chad Hurley (2005–2010), Salar Kamangar (2010–2014), Susan Wojcicki (2014–2023), Neal Mohan (2023–sekarang, dengan Chad Hurley sebagai penasihat). Operasi di bawah ekosistem Google, dengan integrasi seperti Google Ads dan kemitraan distribusi konten.
Pada 2025, YouTube memperluas deteksi kemiripan AI untuk kreator top pada April dan memulihkan saluran yang diblokir pada September. Tidak ada perubahan kepemilikan signifikan pasca-2025, tetapi integrasi teknologi terus berlanjut.
Statistik
Pendapatan iklan YouTube mencapai 31,5 miliar dolar AS pada 2023, naik dari 31,1 miliar pada 2022; gabungan iklan dan langganan melebihi 50 miliar dolar AS dari Q4 2023 hingga Q3 2024. Pada 2024, pendapatan iklan naik 13% menjadi 8,66 miliar dolar AS pada Q2, melampaui Netflix.
Lebih dari 2 juta saluran dalam Program Partner pada 2023. Pada 2025, YouTube menyumbang 16% lalu lintas internet global. Statistik pengguna: 3 miliar tampilan harian pada 2011, 100 jam unggahan per menit pada 2013, 1 miliar jam tonton harian pada 2017.
Pada Januari 2024, 2,7 miliar pengguna aktif bulanan. Tampilan lebih dari 1 miliar jam harian; 500+ jam diunggah per menit; 14,8 miliar video pada pertengahan 2024, dengan 85% di bawah 1.000 tampilan. Pada 2017, 400 jam diunggah per menit, naik menjadi 500 pada 2019; 16% lalu lintas internet pada 2024, naik dari 11% pada 2018.
Pendapatan iklan mencapai 8,6 miliar dolar AS per kuartal pada 2022. Pada 2019, pendapatan iklan melebihi 15 miliar dolar AS, dengan YouTube Premium dan Music memiliki 20 juta pelanggan. Ekonomi kreator mencakup penghasilan tinggi, seperti PewDiePie dengan 12 juta dolar AS pada 2015.
Pada 2026, YouTube berhenti mengirimkan data ke chart Billboard AS mulai bulan depan karena perselisihan tentang penghitungan stream.
Kontroversi
YouTube menghadapi masalah misinformasi, hak cipta, privasi, dan sensor. Content ID menyebabkan penghapusan tidak adil, termasuk kasus penggunaan wajar. Pada 2018, denda FTC 170 juta dolar AS karena pelanggaran COPPA (pengumpulan data anak); video "dibuat untuk anak" dibatasi sejak 2020.
Jumlah dislike disembunyikan sejak November 2021 untuk mengurangi bullying. Boikot iklan pada 2017 karena konten ekstremis dekat iklan. Pemblokiran: Media negara Rusia pada 2022, saluran pro-Rusia pada 2022–2023; denda di Rusia pada 2023–2024 karena tidak menghapus "berita palsu".
Pada 2025, memulihkan kreator yang diblokir karena misinformasi COVID-19/pemilu di tengah debat kebijakan AS; menghapus video hak asasi Palestina sesuai sanksi. Laporan privasi September 2024 menyoroti risiko seperti pencurian identitas. Diblokir di negara seperti China, Iran sejak 2018.
Elsagate (konten kekerasan untuk anak) dan radikalisasi melalui algoritma dikritik, dengan studi menunjukkan rekomendasi sayap kanan memuncak pada 2017 tetapi terkonsentrasi pada kelompok kecil pada 2022. Masalah hak cipta berlanjut: Klaim Content ID, demonetisasi untuk kekerasan, bahasa, atau topik sensitif (misalnya, kata kunci LGBT pada 2019).
Denda FTC 170 juta dolar AS pada 2019 karena pelacakan data anak. Kebijakan demonetisasi dikritik pada 2016-2019 karena menyensor kreator. Penghapusan dislike pada 2021 menuai backlash, termasuk dari pendiri Jawed Karim.
Pemblokiran di negara seperti Turkmenistan, Uzbekistan (2018-2019), Pakistan (berulang, 2008-2016), dan Turki (2010, 2014) karena konten atau kebocoran. Pada 2022, memblokir media negara Rusia secara global. Penindakan blocker iklan meningkat pada 2023-2024, membatasi klien pihak ketiga.
Pada 2024, dilarang judul clickbait di India. Pada 2025, sensor konten hak asasi terkait sanksi menuai kritik. Pada Oktober 2025, kesepakatan distribusi YouTube TV dengan Disney berakhir, dengan Disney menuduh YouTube mendominasi pasar. YouTube setuju membayar 24,5 juta dolar AS untuk menyelesaikan gugatan dari mantan Presiden Donald Trump setelah suspensi pada 2021.
Pada 2025-2026, pembaruan kebijakan termasuk perubahan pada "Konten Berulang" untuk mencakup "Konten Tidak Asli", memungkinkan penghentian saluran karena produksi massal. Pembaruan iklan pada Juli 2025 dan Desember 2024 memengaruhi bahasa tidak pantas. Beberapa kreator melaporkan penurunan tampilan tanpa alasan jelas pada 2026.
Bias algoritma terhadap video sayap kanan atau Kristen dilaporkan pada 2024. Promosi misinformasi, seperti mendorong Fox News pada 2020, dan radikalisasi melalui rekomendasi (studi 2018–2022). Pada 2016–2017, kreator memprotes kebijakan "ramah iklan" di bawah #YouTubeIsOverParty.
Penegakan hak cipta, seperti Nintendo pada Let's Plays, memicu backlash. Program Kreator Nintendo pada 2015 dibatasi, ditutup pada 2018. Skandal Logan Paul 2018 menyebabkan perubahan kebijakan yang memengaruhi kreator kecil. Pada 2017, penarikan pengiklan karena kekhawatiran ekstremisme, dan pemerintah Inggris menangguhkan iklan.
Dampak
YouTube merevolusi berbagi video, mendukung inovasi global seperti Khan Academy yang mencapai 10 juta siswa pada 2012. Memengaruhi politik, seperti debat primer presiden Demokrat 2007 dan pertemuan penasihat Obama 2014 dengan YouTuber untuk promosi perawatan kesehatan.
Gerakan sosial seperti Musim Semi Arab 2011, kampanye Kony 2012, dan inisiatif anti-bullying seperti "It Gets Better" mendapat dukungan. Menjadi platform untuk minoritas dan jurnalisme visual, memenangkan Peabody Award pada 2009. Ekonomi kreator muncul, dengan bintang seperti PewDiePie dan acara seperti YouTube Music Awards 2013.
Pada 2025, memupuk kemitraan Hollywood dan industri influencer, meskipun tantangan seperti krisis iklan 2017 dan ekstremisme berlanjut. Fitur seperti NFL Sunday Ticket pada 2023 dan Primetime Channels untuk layanan seperti Max pada 2023. Pada 2025, memperkenalkan verifikasi usia AI di AS untuk anak/remaja, memperluas deteksi kemiripan AI.
Tidak ada pembaruan khusus 2026 yang dicatat, tetapi integrasi teknologi seperti dubbing AI dan Playables menunjukkan perkembangan berkelanjutan. Pendapatan dan pengguna tetap dominan, tanpa pergeseran besar pasca-2025.
Lihat Pula
- Google, perusahaan induk YouTube yang mengintegrasikan platform ini ke dalam ekosistemnya.
- TikTok, platform video pendek saingan yang memengaruhi fitur seperti Shorts di YouTube.
- Netflix, layanan streaming yang bersaing dengan YouTube dalam konten hiburan dan pendapatan.
Referensi
- https://en.wikipedia.org/wiki/YouTube
- https://variety.com/2025/digital/news/youtube-will-stop-submitting-data-to-billboard-charts-1236611347
- https://techcrunch.com/2026/01/16/youtube-relaxes-monetization-guidelines-for-some-controversial-topics
- https://support.google.com/youtube/answer/9725604?hl=en
- https://www.oreateai.com/blog/youtubes-evolving-landscape-key-policy-changes-and-controversies-in-october-2025/d291881f7d8283bc8a6cbe16be1d681f
- https://www.youtube.com/howyoutubeworks/our-policies