Stand by Me Doraemon 2

Revisi sejak 15 Maret 2026 05.25 oleh Tegaroom (bicara | kontrib)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

ADVERTISEMENT

Stand by Me Doraemon 2 adalah film animasi komputer 3D Jepang bergenre komedi fiksi ilmiah yang dirilis pada tahun 2020. Film ini merupakan sekuel dari Stand by Me Doraemon yang tayang pada 2014. Cerita berfokus pada petualangan Nobita Nobi dan Doraemon melintasi waktu untuk memenuhi keinginan nenek Nobita yang telah meninggal.

Film ini disutradarai oleh Ryuichi Yagi dan Takashi Yamazaki. Skenario ditulis oleh Takashi Yamazaki berdasarkan manga Doraemon karya Fujiko F. Fujio. Inspirasi utama diambil dari film pendek Doraemon: A Grandmother's Recollections tahun 2000 serta The Day When I Was Born tahun 2002.

Sinopsis

Cerita dimulai saat Nobita sedang mempersiapkan pernikahannya dengan Shizuka di masa depan. Namun, Nobita masa depan tiba-tiba merasa putus asa dan melarikan diri. Nobita kecil yang sedang frustrasi karena nilai ujian buruk menemukan boneka teddy bear peninggalan neneknya.

Nobita meminta Doraemon membawanya ke masa lalu untuk bertemu nenek yang telah meninggal saat ia masih kecil. Mereka berhasil bertemu versi muda Nobita dan keluarganya. Nenek Nobita sangat senang bertemu cucunya dan menyampaikan keinginan terbesarnya, yaitu melihat calon pengantin Nobita.

Petualangan semakin rumit ketika mereka mengetahui Nobita dewasa kabur dari pernikahannya. Nobita kecil dan Doraemon harus berusaha menemukan Nobita masa depan yang bersembunyi. Mereka menggunakan berbagai gadget Doraemon seperti mesin waktu jiwa dan tali penukar tubuh untuk menyelesaikan masalah.

Sepanjang perjalanan, Nobita belajar tentang arti nama dirinya dan nilai keluarga. Ia juga menyadari bahwa Doraemon selalu menyelamatkannya. Kisah berakhir dengan pesan harapan tentang masa depan yang lebih baik serta kenangan indah bersama nenek.

Produksi

Produksi film ini melibatkan tim yang sama dengan film pertama. Takashi Yamazaki bertanggung jawab atas skenario sekaligus menyutradarai bersama Ryuichi Yagi. Musik latar dibuat oleh Naoki Satō dengan lagu tema Niji yang dibawakan Masaki Suda.

Film ini menggunakan teknologi animasi komputer 3D untuk menghadirkan karakter Doraemon yang lebih hidup. Pengembangan cerita menggabungkan elemen nostalgia dari manga asli dan film pendek klasik Doraemon. Produksi sempat tertunda karena pandemi COVID-19.

Awalnya dijadwalkan rilis Agustus 2020, film ini akhirnya tayang November 2020. Tim produksi memastikan cerita tetap ringan namun menyentuh, cocok untuk penonton segala usia.

Pemeran dan Pengisi Suara

Pengisi suara Jepang utama mencakup Wasabi Mizuta sebagai Doraemon. Megumi Ōhara mengisi suara Nobita Nobi, sementara Yumi Kakazu sebagai Shizuka Minamoto. Subaru Kimura berperan sebagai Giant atau Takeshi Goda dan Tomokazu Seki sebagai Suneo Honekawa.

Nobuko Miyamoto menyuarakan nenek Nobita, sedangkan Satoshi Tsumabuki menjadi suara Nobita dewasa. Kotono Mitsuishi dan Yasunori Matsumoto mengisi suara orang tua Nobita. Shihoko Hagino menjadi Dekisugi Hidetoshi.

Dalam versi Indonesia yang tayang di Netflix dan bioskop, pengisi suara disesuaikan. Dewi Sartika menjadi Nobita, Ika Zidane sebagai Doraemon, serta Bima Sakti untuk Giant. Versi RCTI juga memiliki pengisi suara berbeda untuk beberapa karakter pendukung.

Rilis

Film tayang perdana di Jepang pada 20 November 2020. Karena pandemi, jadwal sempat bergeser dan digantikan film Doraemon lain sementara. Di Indonesia, film rilis bioskop pada 19 Februari 2021.

Malaysia menyusul pada 5 Maret 2021. Netflix merilis versi dubbing Inggris secara global pada 24 Desember 2021. Film juga tersedia di platform streaming lain di berbagai negara Asia.

Di Indonesia, trailer resmi beredar sejak Januari 2021 dan menarik antusiasme penggemar Doraemon. Versi dubbing Indonesia membantu penonton lokal menikmati cerita tanpa subtitle.

Penerimaan

Stand by Me Doraemon 2 mendapat sambutan positif dari kritikus dan penonton. Skor di MyAnimeList mencapai 8,20 dari ribuan ulasan. Penonton memuji cerita emosional yang menyentuh tema keluarga dan persahabatan.

Di Jepang, film meraup sekitar 65 juta dolar AS meski dibatasi kapasitas bioskop karena pandemi. Di Indonesia, penayangan bioskop sukses menarik keluarga dan anak-anak. Netflix meningkatkan jangkauan film ke penonton internasional.

Banyak ulasan menyebut film ini lebih menyentuh daripada sekuel biasa. Elemen waktu perjalanan dan kenangan nenek menjadi highlight utama. Film dianggap cocok sebagai pengantar seri Doraemon bagi penonton baru.

Lihat pula

Referensi

  1. Stand by Me Doraemon 2. Wikipedia bahasa Indonesia.
  2. Stand by Me Doraemon 2. Wikipedia.
  3. Stand by Me Doraemon 2 (2020). IMDb.
  4. Stand by Me Doraemon 2. Doraemon Fandom Wiki.