Quruli (くるり, "Kururi") adalah grup musik rock asal Jepang yang dibentuk di Kyoto pada tahun 1996. Dikenal dengan aliran musik alternatif rock yang eklektik dan lirik puitis, grup ini telah menjadi salah satu pionir kebangkitan musik rock Jepang di akhir tahun 1990-an. Sepanjang kariernya yang telah berlangsung lebih dari dua dekade, Quruli dikenal karena terus bereksperimen dengan berbagai genre, mulai dari rock klasik, pop, hingga kolaborasi dengan orkestra simfoni. Saat ini, formasi grup ini terdiri dari dua personel inti, yaitu pendiri Shigeru Kishida (vokal dan gitar) dan Masashi Sato (bass) .
Sejarah
Awal Karier dan Kesuksesan Awal (1996–2003)
Cikal bakal terbentuknya Quruli berawal dari pertemuan Shigeru Kishida, Masashi Sato, dan Nobuyuki Mori di klub musik "Rock Commune" Universitas Ritsumeikan, Kyoto. Ketiganya memutuskan untuk membentuk grup pada September 1996. Nama "Quruli" sendiri diambil dari papan rambu di kereta bawah tanah Kyoto yang bertuliskan "Kururi" (sebuah kata onomatope yang mengekspresikan putaran atau lingkaran), yang merepresentasikan kecintaan mereka terhadap hal-hal yang berputar dan siklus .
Pada tahun 1998, Quruli melakukan debut di label utama dengan merilis singel perdana berjudul "Tokyo" melalui Victor Entertainment . Album penuh pertama mereka, Sayonara Stranger, dirilis pada tahun 1999 . Pada tahun 2000, mereka merilis album Zukan, yang diproduseri oleh ikon musik eksperimental indie Jim O'Rourke (yang dikenal dengan karya bersama Sonic Youth), sebuah kolaborasi yang membantu memperluas lanskap sonik mereka .
Pada tahun 2001, Quruli merilis album Team Rock, yang menjadi album pertama mereka yang masuk ke dalam sepuluh besar tangga lagu Jepang. Kesuksesan ini menandai awal dari rangkaian album-album mereka yang secara konsisten menempati posisi papan atas di tangga lagu Oricon .
Perubahan Formasi dan Era Baru (2002–2007)
Tahun 2002 menjadi titik penting dalam sejarah Quruli ketika drummer pendiri, Nobuyuki Mori, memutuskan untuk hengkang. Setelah sempat menggunakan beberapa drummer sesi, mereka secara resmi menambahkan drummer asal Amerika, Christopher McGuire, pada November 2003 . Namun, masa McGuire bersama Quruli relatif singkat, dan ia meninggalkan grup pada tahun 2004 .
Tahun 2004 menjadi tahun komersial tersukses bagi Quruli. Album kelima mereka, Antenna, berhasil menempati posisi ketiga di tangga lagu Oricon dan terjual lebih dari 200.000 kopi. Kesuksesan ini diikuti dengan konser solo pertama mereka di Nippon Budokan, yang tiketnya ludes terjual dan mengukuhkan status mereka sebagai salah satu band rock terkemuka di Jepang . Pada tahun yang sama, singel "Akai Densha" (Kereta Merah) menjadi sangat populer dan digunakan sebagai lagu tema dalam iklan komersial Keikyu .
Kesuksesan berlanjut pada tahun 2005 dengan album Nikki, yang melesat ke posisi kedua di tangga lagu Oricon. Album ini menandai pergeseran gaya menuju rock 60-an dan 70-an yang lebih retro, mencerminkan kecintaan mereka pada band-band klasik seperti The Beatles dan The Who .
Pada tahun 2007, Quruli mengambil langkah berani dengan merilis album Tanz Walzer, yang direkam di Wina bersama Ambassade Orchester Wien. Kolaborasi dengan orkestra simfoni ini menunjukkan eksperimentasi musik yang berani, memadukan rock dengan aransemen klasik. Kesuksesan kolaborasi ini kemudian diikuti dengan album live Philharmonic or Die pada tahun 2008 . Pada tahun yang sama, gitaris Tasshin Omura, yang telah bergabung sejak 2001, keluar dari grup, meninggalkan Kishida dan Sato sebagai inti duo .
Puncak Tangga Lagu dan Pengakuan Luas (2010–2020)
Pada tanggal 26 Mei 2010, Quruli merilis album kompilasi sisi-B berjudul Boku no Sundeita Machi. Album ini menjadi tonggak sejarah bagi grup karena berhasil mencapai posisi pertama di tangga lagu album mingguan Oricon, menjadi album nomor satu pertama mereka sepanjang karier .
Pada tahun 2010, mereka juga merilis album studio Kotoba Naranai Egao o Misete Kure yo, yang menampilkan kolaborasi dengan penyanyi legendaris Yumi Matsutoya dalam singel "Shatsu o Araeba" . Di tahun yang sama, Quruli juga mulai dikenal sebagai penggubah musik untuk film, dengan menggarap jalur suara untuk film pemenang penghargaan I Wish (2011) karya sutradara Hirokazu Kore-eda . Lagu-lagu mereka juga sering digunakan dalam iklan komersial, termasuk untuk minuman Tiovita .
Perkembangan Terkini (2021–Sekarang)
Memasuki dekade 2020, Quruli mengalami perubahan signifikan baik dari segi formasi maupun label. Pada Maret 2021, duo Kishida dan Sato mengonfirmasi bahwa mereka adalah satu-satunya anggota resmi yang tersisa . Selain itu, setelah lebih dari dua dekade bernaung di bawah Speedstar Records (Victor Entertainment), Quruli memulai babak baru dengan menjadi musisi independen di bawah label rekaman mereka sendiri, NOISE McCARTNEY RECORDS, pada tahun 2024 .
Meskipun telah menjadi duo, Quruli tetap aktif berkarya dan berkolaborasi dengan berbagai musisi. Pada Januari 2025, mereka tampil dalam acara bergengsi Tiny Desk Concerts JAPAN yang diproduksi oleh NHK. Penampilan ini menjadi sorotan karena Quruli berkolaborasi dengan musisi asal Italia yang dipimpin oleh Daniele Sepe, seorang seniman ikonik dari Naples yang telah dikagumi Kishida selama 20 tahun. Penampilan spesial tersebut menampilkan formasi 16 orang yang merupakan formasi terbesar dalam sejarah acara Tiny Desk Concerts JAPAN .
Gaya Musik dan Pengaruh
Gaya musik Quruli sangat sulit untuk dikategorikan, mencakup spektrum yang luas dari rock alternatif, rock klasik, pop elektronik, hingga orkestra simfoni . Mereka sering disebut-sebut memiliki pengaruh besar dari musik rock Inggris serta indie rock Amerika, tetapi selalu menambahkan sentuhan unik berupa lirik yang puitis dan nuansa emosional yang khas Jepang. Banyak kritikus yang menjuluki mereka sebagai "Coldplay-nya Jepang" karena kemiripan dalam penulisan lagu yang melodius, meskipun kompleksitas musikalitas mereka jauh lebih beragam . Mereka juga telah memengaruhi banyak musisi baru, seperti TYINPETS, keisei, dan lunchbreak . Hal ini menjadikan Quruli sebagai salah satu grup musik rock paling dihormati dan inovatif di Jepang, yang terus berkembang dan menantang diri sendiri di setiap karyanya.
Referensi
· Baidu Baike. "quruli".
· NHK WORLD-JAPAN. "QURULI - tiny desk concerts JAPAN".
· Wikiwand. "Quruli".
· Shazam. "Quruli - Songs, Concert tickets & Videos".
· IPFS. "Quruli".
· KKBOX. "QURULI".
· Alchetron. "Quruli - Alchetron, The Free Social Encyclopedia".