ADVERTISEMENT

Doraemon (ドラえもん) merupakan franchise media Jepang yang diciptakan oleh Fujiko F. Fujio. Cerita ini berpusat pada seekor kucing robot biru bernama Doraemon yang berasal dari abad ke-22. Ia dikirim kembali ke masa lalu untuk membantu seorang anak laki-laki bernama Nobita Nobi agar masa depannya menjadi lebih baik. Franchise ini mencakup manga, anime, film layar lebar, permainan video, dan berbagai produk turunan lainnya, menjadikannya salah satu karya paling ikonik dalam sejarah hiburan Jepang.

Manga asli Doraemon mulai diserialkan pada tahun 1969 di berbagai majalah anak-anak milik Shogakukan. Serial ini berlangsung hingga 1996 dengan total 45 volume tankōbon. Karakter Doraemon pertama kali muncul sebagai robot kucing tanpa telinga yang memiliki kantong ajaib berisi alat-alat futuristik untuk menyelesaikan masalah sehari-hari Nobita.

Sinopsis

Cerita Doraemon mengikuti kehidupan sehari-hari Nobita Nobi, seorang anak SD yang ceroboh, pemalas, dan sering mendapat nilai buruk di sekolah. Doraemon tiba dari masa depan atas perintah Sewashi, cicit Nobita, untuk memperbaiki nasib keluarga Nobi yang berhutang besar. Dengan alat-alat ajaib seperti Pintu Kemana Saja, Mesin Waktu, dan Helikopter Bambu, Doraemon membantu Nobita menghadapi berbagai masalah, mulai dari bullying oleh Gian dan Suneo hingga petualangan luar biasa.

Tema utama franchise ini adalah persahabatan, pertumbuhan pribadi, dan nilai keluarga. Meskipun sering menggunakan gadget untuk jalan pintas, Nobita akhirnya belajar menghadapi tantangan dengan usaha sendiri setelah alat-alat tersebut mengalami kerusakan atau hilang.

Karakter Utama

Doraemon adalah protagonis utama yang berbentuk kucing robot biru dengan kantong empat dimensi. Ia menyukai dorayaki dan takut tikus karena pernah digigit hingga telinganya rusak. Nobita Nobi adalah anak laki-laki biasa yang bergantung pada Doraemon, namun memiliki hati baik dan bakat tersembunyi seperti bermain biola atau berenang saat terdesak.

Shizuka Minamoto adalah teman perempuan Nobita yang cerdas dan baik hati, sering menjadi objek kekaguman Nobita. Takeshi Goda (Gian) adalah anak kuat yang suka mengganggu, sementara Suneo Honekawa adalah anak kaya yang sombong namun licik. Karakter pendukung lainnya termasuk Dekisugi, yang sempurna dalam segala hal, serta orang tua Nobita, Tamako dan Nobisuke.

Produksi dan Adaptasi Anime

Manga Doraemon diadaptasi menjadi tiga seri anime utama. Seri pertama tayang pada 1973, diikuti seri kedua yang lebih populer pada 1979 hingga 2005. Seri ketiga, yang dikenal sebagai edisi Mizuta, dimulai pada 15 April 2005 oleh studio Shin-Ei Animation dan masih berlangsung hingga saat ini di TV Asahi. Seri 2005 ini menggunakan pengisi suara baru, termasuk Wasabi Mizuta sebagai Doraemon, dan menghadirkan kualitas animasi yang lebih modern.

Anime Doraemon tayang hampir setiap minggu dengan episode pendek yang menggabungkan cerita asli manga dan adaptasi baru. Seri ini telah menayangkan lebih dari 890 episode hingga 2026, ditambah spesial liburan dan crossover.

Film Layar Lebar

Film Doraemon menjadi salah satu pilar utama franchise. Film pertama dirilis pada 1980, dan sejak itu hampir setiap tahun ada film baru. Hingga 2026, terdapat 45 film fitur utama. Film-film ini biasanya berdurasi panjang dengan petualangan epik, sering melibatkan perjalanan waktu, luar angkasa, atau dunia fantasi.

Film terbaru, Doraemon the Movie: New Nobita and the Castle of the Undersea Devil (Eiga Doraemon: Shin Nobita no Kaitei Kiganjō), merupakan remake dari film 1983. Film ini tayang perdana di Jepang pada 27 Februari 2026, disutradarai oleh Tetsuo Yajima. Ini menjadi film pertama dalam franchise yang menggunakan format 4D (MX4D dan 4DX), dengan efek seperti kursi bergerak, semprotan air, getaran, aroma, dan pencahayaan untuk pengalaman imersif bawah laut.

Film sebelumnya pada 2025, Doraemon: Nobita's Art World Tales, sukses tayang pada Maret 2025. Franchise film ini telah meraup pendapatan miliaran yen dan menjadi tradisi tahunan bagi keluarga di Jepang.

Penerimaan dan Dampak Budaya

Doraemon telah menjadi simbol budaya pop Jepang dan Asia. Manga aslinya terjual lebih dari 300 juta kopi di seluruh dunia. Anime dan filmnya disiarkan di lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia, di mana ia menjadi bagian masa kecil banyak generasi selama puluhan tahun.

Pada awal 2026, penayangan Doraemon di stasiun RCTI Indonesia berakhir setelah 37 tahun, memicu gelombang nostalgia di media sosial. Namun franchise secara keseluruhan tetap aktif di Jepang dan platform streaming global seperti Netflix. Doraemon diakui sebagai duta budaya Jepang oleh pemerintah Jepang pada 2008.

Tema edukatif, humor ringan, dan pesan moral membuatnya cocok untuk anak-anak, sementara nostalgia menarik penonton dewasa. Merchandise seperti mainan, pakaian, dan kolaborasi terus berkembang.

Tema dan Pengaruh

Doraemon mengeksplorasi ketergantungan pada teknologi, pentingnya usaha pribadi, dan nilai persahabatan. Gadget futuristik sering menjadi metafora kritik terhadap kemalasan masyarakat modern. Pengaruhnya terlihat pada banyak karya lain, termasuk referensi di anime dan manga kontemporer.

Franchise ini juga mempromosikan nilai positif seperti keberanian, kejujuran, dan kepedulian terhadap lingkungan, terutama dalam film-film petualangan besar.

Lihat pula

Referensi

  1. Doraemon - Wikipedia
  2. Doraemon (2005 TV series) - Wikipedia
  3. List of Doraemon films - Wikipedia
  4. Doraemon: New Nobita and the Castle of the Undersea Devil - Wikipedia
  5. 2026 Doraemon Film Announces Franchise's 1st 4D Screenings - Anime News Network
  6. Doraemon: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil Anime Film Reveals New Screenshots and Ambassadors - Crunchyroll
  7. New Nobita and the Castle of the Undersea Devil | Doraemon Wiki - Fandom