BUMP OF CHICKEN

BUMP OF CHICKEN (バンプ・オブ・チキン, Banpu Obu Chikin) adalah grup musik rock asal Jepang yang dibentuk pada tahun 1994 di Sakura, Prefektur Chiba. Grup ini terdiri dari empat orang anggota yang semuanya lahir pada tahun 1979: Motoo Fujiwara (vokal, gitar ritme), Hiroaki Masukawa (gitar), Yoshifumi Naoi (bass), dan Hideo Masu (drum) . Dikenal karena konsistensi musik mereka yang berkualitas dan sikap yang rendah hati, BUMP OF CHICKEN telah menjadi salah satu grup musik paling dihormati dan sukses di Jepang selama lebih dari tiga dekade. Nama grup ini secara harfiah berarti "serangan balik dari orang lemah", yang mencerminkan semangat untuk tetap teguh dan melawan kesulitan yang mereka usung dalam banyak karya mereka . Mereka bernaung di bawah label rekaman Toy's Factory sejak debut mayor mereka pada tahun 2000 .

Sejarah dan Perjalanan Karier

Awal Terbentuk dan Masa Indie

Sejarah BUMP OF CHICKEN dimulai dari sebuah persahabatan masa kecil. Keempat anggota grup ini pertama kali bertemu di taman kanak-kanak dan bersekolah bersama sejak pendidikan dasar hingga menengah . Pertunjukan pertama mereka dilakukan pada tahun 1994 saat masih duduk di bangku kelas sembilan, memainkan lagu "Twist and Shout" milik The Beatles dalam sebuah festival budaya sekolah . Pada tahun 1996, lagu mereka yang berjudul "Danny" berhasil memenangkan penghargaan di stasiun radio 96TFM, sebuah pencapaian awal yang signifikan bagi mereka . Secara resmi, grup ini terbentuk pada 11 Februari 1996, yang kemudian dianggap sebagai hari jadi mereka .

Pada tahun 1999, BUMP OF CHICKEN merilis album independen pertama mereka, Flame Vein, di bawah label High Line Records, yang kemudian diikuti oleh album kedua, The Living Dead, pada tahun 2000 . Di tahun yang sama, mereka mengadakan tur langsung pertama mereka yang diberi nama "Tsuaa Pokiiru" .

Lonjakan Popularitas di Era Mayor

Pada bulan September 2000, BUMP OF CHICKEN menandai debut mayor mereka dengan merilis single "Diamond" di bawah label Toy's Factory . Kesuksesan besar pertama mereka datang pada tahun 2001 dengan single "Tentai Kansoku" (Pengamatan Bintang), yang berhasil masuk ke dalam tangga lagu mingguan Oricon dan menjadi titik balik karier mereka . Album mayor pertama mereka, Jupiter, yang dirilis pada Februari 2002, langsung menempati posisi pertama di tangga album Oricon, menegaskan posisi mereka di industri musik Jepang . Pada saat yang sama, lagu-lagu mereka mulai digunakan sebagai lagu tema untuk berbagai drama televisi, film, dan anime, yang semakin memperluas popularitas mereka .

Sepanjang tahun 2000-an, BUMP OF CHICKEN terus merilis serangkaian single dan album yang sukses. Single "Only Lonely Glory" (2004) menjadi single pertama mereka yang menduduki puncak tangga lagu Oricon . Album keempat, Yggdrasil (2004), juga mencapai kesuksesan yang sama. Mereka dikenal karena kemampuan mereka untuk menciptakan lagu-lagu yang bertahan lama di tangga lagu dan menjadi favorit di kalangan berbagai kalangan, sebuah ciri khas yang membuat mereka dijuluki sebagai grup dengan penjualan "long-seller" . Tahun 2010 menjadi tahun yang istimewa ketika mereka merilis dua single, "Happy" dan "Mahō no Ryōri (Kimi kara Kimi e)", yang secara berturut-turut berhasil mencapai posisi pertama di tangga lagu Oricon selama dua minggu berturut-turut, sebuah prestasi yang terakhir kali dicapai oleh Orange Range pada tahun 2005 .

Aktivitas Terkini dan Proyek Kolaborasi

Memasuki dekade 2020, BUMP OF CHICKEN tetap produktif dan terus berkolaborasi dengan berbagai proyek besar. Pada tahun 2021, mereka tampil dalam acara bergengsi NHK Kōhaku Uta Gassen, menyanyikan lagu "Nanairo" yang juga digunakan sebagai lagu tema untuk drama pagi NHK . Pada tahun 2022, mereka menyumbangkan lagu "Chronostasis" sebagai lagu tema untuk film Detective Conan: The Bride of Halloween . Pada tahun 2024, mereka merilis album studio kesepuluh mereka yang berjudul Iris, yang kemudian diikuti oleh tur besar-besaran yang mencakup pertunjukan di arena dan dome dengan total penonton mencapai 500.000 orang . Single terbaru mereka, "I", dirilis pada Oktober 2025 .

BUMP OF CHICKEN juga dikenal luas karena kontribusi mereka pada dunia anime dan video game. Beberapa lagu mereka yang terkenal antara lain "Karma" untuk game Tales of the Abyss, "Zero" untuk Final Fantasy Type-0, "Sailing Day" untuk film One Piece: Dead End Adventure, "Answer" dan "Fighter" untuk anime March Comes in Like a Lion, "Hello, World!" untuk Blood Blockade Battlefront, serta "Acacia" untuk kolaborasi dengan waralaba Pokémon .

Pada tahun 2026, BUMP OF CHICKEN merayakan ulang tahun ke-30 mereka dan mengumumkan tur besar bertajuk "BUMP OF CHICKEN TOUR 2026-2027 Ratio Clavis" yang akan mengunjungi sepuluh lokasi dengan total 20 pertunjukan, termasuk di Kyocera Dome Osaka dan Tokyo Dome . Mereka juga dijadwalkan untuk tampil di berbagai festival musik besar seperti ROCK IN JAPAN FESTIVAL 2026, JOIN ALIVE 2026, dan SUMMER SONIC 2026 .

Gaya Musik dan Filosofi

Gaya musik BUMP OF CHICKEN secara umum dikategorikan sebagai rock alternatif dan pop rock . Musik mereka sering kali dibangun di atas melodi yang kuat, permainan gitar yang dinamis, dan vokal khas Motoo Fujiwara yang emosional dan ekspresif. Lirik-lirik yang ditulis oleh Fujiwara sangat dihargai karena kedalaman dan kemampuannya untuk menyentuh berbagai aspek kehidupan manusia, mulai dari kegembiraan dan persahabatan hingga kesedihan dan keraguan diri . Banyak penggemar yang merasa terhubung dengan cerita-cerita yang mereka sampaikan melalui lagu-lagu mereka.

Salah satu keunikan BUMP OF CHICKEN adalah prinsip mereka untuk tidak tampil di televisi. Keputusan ini bukan berarti mereka anti-media, tetapi lebih merupakan pilihan strategis untuk memastikan bahwa musik mereka dapat dinikmati tanpa distraksi visual dan tetap menjaga fokus pada kualitas artistik . Mereka juga dikenal dengan tingkat produksi yang "rendah" namun "long-seller"; mereka merilis single dengan frekuensi yang tidak terlalu sering, namun setiap rilisan selalu dinantikan dan memiliki umur panjang di tangga lagu . Filosofi ini justru membangun kredibilitas dan rasa hormat yang mendalam dari para penggemar dan kritikus musik, sehingga mereka dianggap sebagai salah satu pelopor tren band rock Jepang yang tidak bergantung pada penampilan televisi .

Anggota Band

Keempat anggota BUMP OF CHICKEN semuanya berasal dari Sakura, Chiba, dan lahir pada tahun 1979, yang menciptakan ikatan persahabatan yang sangat kuat sejak kecil. Grup ini secara unik tidak memiliki seorang pemimpin (leader), karena mereka menjunjung tinggi prinsip kesetaraan di antara semua anggota . Berikut adalah profil singkat masing-masing anggota:

Motoo Fujiwara (藤原基央), lahir 12 April 1979, adalah vokalis utama, gitaris ritme, serta penulis lirik dan komposer utama untuk hampir seluruh lagu BUMP OF CHICKEN . Ia dikenal sebagai sosok yang misterius dan jarang terlihat di depan publik, namun melalui musiknya, ia mampu menyampaikan emosi yang sangat mendalam. Selain bermusik, ia juga berbakat dalam seni rupa dan pernah membuat ilustrasi untuk sampul album The Living Dead dan Yggdrasil . Pada Agustus 2020, Fujiwara melangsungkan pernikahan .

Hiroaki Masukawa (増川弘明), lahir 20 Desember 1979, adalah gitaris utama dan sering mengisi bagian vokal latar . Di dalam band, ia dikenal dengan julukan "Hiro" dan memiliki peran dalam menciptakan lagu-lagu lucu tersembunyi yang menjadi "inside jokes" dalam album-album mereka .

Yoshifumi Naoi (直井由文), lahir 9 Oktober 1979, adalah pemain bass yang juga menyumbang vokal latar . Ia memiliki julukan "Chama" yang diambil dari permainan kata "Obotchama" (anak orang kaya) . Naoi sempat menjadi sorotan media pada September 2020 karena pemberitaan mengenai kehidupan pribadinya, yang kemudian membuatnya mengeluarkan permintaan maaf dan mengambil jeda dari aktivitas bermusik. Ia secara resmi kembali bergabung dengan band pada Juni 2021 .

Hideo Masu (升秀夫), lahir 10 Agustus 1979, adalah drumer yang andal dan menjadi tulang punggung ritme band . Dibandingkan anggota lainnya, ia adalah sosok yang paling jarang berbicara di depan publik, namun permainan drumnya sangat vital dalam membangun dinamika lagu-lagu BUMP OF CHICKEN.

Diskografi

Sepanjang kariernya, BUMP OF CHICKEN telah merilis 10 album studio, 28 single, dan beberapa album kompilasi . Beberapa album studio utama mereka antara lain: Flame Vein (1999), The Living Dead (2000), Jupiter (2002), Yggdrasil (2004), Orbital Period (2007), Cosmonaut (2010), RAY (2014), dan Iris (2024) .

Mereka juga merilis album kompilasi present from you pada tahun 2008, yang berisi lagu-lagu sisi-B dari single-single mereka .

Referensi

· Wikipedia bahasa Inggris – Bump of Chicken

· Wikipedia bahasa Indonesia – Bump of Chicken

· Situs web resmi BUMP OF CHICKEN – Berita

[Baca selengkapnya →]

Quruli

Quruli (くるり, "Kururi") adalah grup musik rock asal Jepang yang dibentuk di Kyoto pada tahun 1996. Dikenal dengan aliran musik alternatif rock yang eklektik dan lirik puitis, grup ini telah menjadi salah satu pionir kebangkitan musik rock Jepang di akhir tahun 1990-an. Sepanjang kariernya yang telah berlangsung lebih dari dua dekade, Quruli dikenal karena terus bereksperimen dengan berbagai genre, mulai dari rock klasik, pop, hingga kolaborasi dengan orkestra simfoni. Saat ini, formasi grup ini terdiri dari dua personel inti, yaitu pendiri Shigeru Kishida (vokal dan gitar) dan Masashi Sato (bass) .

Sejarah

Awal Karier dan Kesuksesan Awal (1996–2003)

Cikal bakal terbentuknya Quruli berawal dari pertemuan Shigeru Kishida, Masashi Sato, dan Nobuyuki Mori di klub musik "Rock Commune" Universitas Ritsumeikan, Kyoto. Ketiganya memutuskan untuk membentuk grup pada September 1996. Nama "Quruli" sendiri diambil dari papan rambu di kereta bawah tanah Kyoto yang bertuliskan "Kururi" (sebuah kata onomatope yang mengekspresikan putaran atau lingkaran), yang merepresentasikan kecintaan mereka terhadap hal-hal yang berputar dan siklus .

Pada tahun 1998, Quruli melakukan debut di label utama dengan merilis singel perdana berjudul "Tokyo" melalui Victor Entertainment . Album penuh pertama mereka, Sayonara Stranger, dirilis pada tahun 1999 . Pada tahun 2000, mereka merilis album Zukan, yang diproduseri oleh ikon musik eksperimental indie Jim O'Rourke (yang dikenal dengan karya bersama Sonic Youth), sebuah kolaborasi yang membantu memperluas lanskap sonik mereka .

Pada tahun 2001, Quruli merilis album Team Rock, yang menjadi album pertama mereka yang masuk ke dalam sepuluh besar tangga lagu Jepang. Kesuksesan ini menandai awal dari rangkaian album-album mereka yang secara konsisten menempati posisi papan atas di tangga lagu Oricon .

Perubahan Formasi dan Era Baru (2002–2007)

Tahun 2002 menjadi titik penting dalam sejarah Quruli ketika drummer pendiri, Nobuyuki Mori, memutuskan untuk hengkang. Setelah sempat menggunakan beberapa drummer sesi, mereka secara resmi menambahkan drummer asal Amerika, Christopher McGuire, pada November 2003 . Namun, masa McGuire bersama Quruli relatif singkat, dan ia meninggalkan grup pada tahun 2004 .

Tahun 2004 menjadi tahun komersial tersukses bagi Quruli. Album kelima mereka, Antenna, berhasil menempati posisi ketiga di tangga lagu Oricon dan terjual lebih dari 200.000 kopi. Kesuksesan ini diikuti dengan konser solo pertama mereka di Nippon Budokan, yang tiketnya ludes terjual dan mengukuhkan status mereka sebagai salah satu band rock terkemuka di Jepang . Pada tahun yang sama, singel "Akai Densha" (Kereta Merah) menjadi sangat populer dan digunakan sebagai lagu tema dalam iklan komersial Keikyu .

Kesuksesan berlanjut pada tahun 2005 dengan album Nikki, yang melesat ke posisi kedua di tangga lagu Oricon. Album ini menandai pergeseran gaya menuju rock 60-an dan 70-an yang lebih retro, mencerminkan kecintaan mereka pada band-band klasik seperti The Beatles dan The Who .

Pada tahun 2007, Quruli mengambil langkah berani dengan merilis album Tanz Walzer, yang direkam di Wina bersama Ambassade Orchester Wien. Kolaborasi dengan orkestra simfoni ini menunjukkan eksperimentasi musik yang berani, memadukan rock dengan aransemen klasik. Kesuksesan kolaborasi ini kemudian diikuti dengan album live Philharmonic or Die pada tahun 2008 . Pada tahun yang sama, gitaris Tasshin Omura, yang telah bergabung sejak 2001, keluar dari grup, meninggalkan Kishida dan Sato sebagai inti duo .

Puncak Tangga Lagu dan Pengakuan Luas (2010–2020)

Pada tanggal 26 Mei 2010, Quruli merilis album kompilasi sisi-B berjudul Boku no Sundeita Machi. Album ini menjadi tonggak sejarah bagi grup karena berhasil mencapai posisi pertama di tangga lagu album mingguan Oricon, menjadi album nomor satu pertama mereka sepanjang karier .

Pada tahun 2010, mereka juga merilis album studio Kotoba Naranai Egao o Misete Kure yo, yang menampilkan kolaborasi dengan penyanyi legendaris Yumi Matsutoya dalam singel "Shatsu o Araeba" . Di tahun yang sama, Quruli juga mulai dikenal sebagai penggubah musik untuk film, dengan menggarap jalur suara untuk film pemenang penghargaan I Wish (2011) karya sutradara Hirokazu Kore-eda . Lagu-lagu mereka juga sering digunakan dalam iklan komersial, termasuk untuk minuman Tiovita .

Perkembangan Terkini (2021–Sekarang)

Memasuki dekade 2020, Quruli mengalami perubahan signifikan baik dari segi formasi maupun label. Pada Maret 2021, duo Kishida dan Sato mengonfirmasi bahwa mereka adalah satu-satunya anggota resmi yang tersisa . Selain itu, setelah lebih dari dua dekade bernaung di bawah Speedstar Records (Victor Entertainment), Quruli memulai babak baru dengan menjadi musisi independen di bawah label rekaman mereka sendiri, NOISE McCARTNEY RECORDS, pada tahun 2024 .

Meskipun telah menjadi duo, Quruli tetap aktif berkarya dan berkolaborasi dengan berbagai musisi. Pada Januari 2025, mereka tampil dalam acara bergengsi Tiny Desk Concerts JAPAN yang diproduksi oleh NHK. Penampilan ini menjadi sorotan karena Quruli berkolaborasi dengan musisi asal Italia yang dipimpin oleh Daniele Sepe, seorang seniman ikonik dari Naples yang telah dikagumi Kishida selama 20 tahun. Penampilan spesial tersebut menampilkan formasi 16 orang yang merupakan formasi terbesar dalam sejarah acara Tiny Desk Concerts JAPAN .

Gaya Musik dan Pengaruh

Gaya musik Quruli sangat sulit untuk dikategorikan, mencakup spektrum yang luas dari rock alternatif, rock klasik, pop elektronik, hingga orkestra simfoni . Mereka sering disebut-sebut memiliki pengaruh besar dari musik rock Inggris serta indie rock Amerika, tetapi selalu menambahkan sentuhan unik berupa lirik yang puitis dan nuansa emosional yang khas Jepang. Banyak kritikus yang menjuluki mereka sebagai "Coldplay-nya Jepang" karena kemiripan dalam penulisan lagu yang melodius, meskipun kompleksitas musikalitas mereka jauh lebih beragam . Mereka juga telah memengaruhi banyak musisi baru, seperti TYINPETS, keisei, dan lunchbreak . Hal ini menjadikan Quruli sebagai salah satu grup musik rock paling dihormati dan inovatif di Jepang, yang terus berkembang dan menantang diri sendiri di setiap karyanya.

Referensi

· Baidu Baike. "quruli".

· NHK WORLD-JAPAN. "QURULI - tiny desk concerts JAPAN".

· Wikiwand. "Quruli".

· Shazam. "Quruli - Songs, Concert tickets & Videos".

· IPFS. "Quruli".

· KKBOX. "QURULI".

· Alchetron. "Quruli - Alchetron, The Free Social Encyclopedia".

[Baca selengkapnya →]